Serial Di Luar Nurul Tayang di Vidio, Angkat Fenomena Unik Remaja The Nuruls
Di Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
OlehM Altaf JauharDiterbitkan 03 Juni 2026, 19:39 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Liputan6.com, Jakarta – Vidio meluncurkan Original Series terbaru berjudul Di Luar Nurul. Serial bergenre teen comedy drama ini menyoroti dinamika kehidupan remaja yang dekat dengan realitas sosial saat ini. Produser eksekutif, Kristo Damar, menjelaskan, serial ini tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Ia menekankan pentingnya mengangkat tema perjuangan mengejar cita-cita.
“Karena kita melihat manusia dilahirkan dengan hak yang sama, punya mimpi dan mengejarnya,” ujar Kristo Damar saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).
Produser kreatif Screenplay Films, Keke Mayang, mengatakan, ingin memotret kehidupan remaja secara jujur dan apa adanya. Ia merasa isu-isu yang dialami remaja saat ini perlu mendapat porsi lebih dalam narasi cerita.
“Kalau ngomongin series remaja pasti kita ingin tampilkan kehidupan yang relatable dengan mereka. Kita hanya ingin memotret realita di remaja. Ada percintaan, pertemanan. Tapi di mana pun remaja, masalahnya selalu sama. Jadi jadilah diri sendiri, gapailah mimpi,” tutur Keke Mayang.
Inspirasi judul dan karakter dalam serial ini ternyata berasal dari tren yang sempat viral di medsos. Keke Mayang mengakui, fenomena stereotip kelompok remaja tertentu menjadi landasan utama pengembangan naskah.
“Ya, setiap generasi kan ada cirinya. Beberapa tahun terakhir ini ada The Nuruls dan The Nopal. Kemudian kita ketemu Chandra Aditya dan Sarah untuk menggodok ini. Sebenarnya ini remaja biasa saja, kita ingin memotret remaja yang unik ini,” jelasnya.
Sutradara Angling Sagaran merasa terbantu dengan adanya fenomena yang sudah populer di masyarakat ini. Ia menilai keberadaan contoh konkret di dunia nyata memudahkan tim produksi membangun visualisasi karakter.
“Itu mempermudah kami, karena ada contoh konkret yang mau kita bawa ke series. Jadi saya juga sudah berterima kasih yang sudah menginspirasi saya,” kata Angling Sagaran.
Alhamdulillah Saya Ditemani AdisPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Angling Sagaran juga merasa beruntung karena dalam prosesnya tidak bekerja sendirian. Kehadiran Adis Kayl sebagai rekan sutradara memberikan warna tersendiri dalam pengambilan perspektif cerita.
“Alhamdulillah saya ditemani Adis, dia sudah jauh menyelami apa namanya The Nuruls. Untung saya didampingi sutradara perempuan, jadi bisa menampilkan perspektif perempuan,” ia menyambung.
Lanjut Baca:
Terkait pemilihan pemain, tim produksi sepakat memberikan ruang bagi aktor-aktor yang usianya masih remaja. Keke Mayang merasa kecocokan usia sangat berpengaruh pada chemistry yang terbangun di depan kamera.
“Kita memang ingin memilih pemeran remaja yang umurnya remaja. Kita ingin memilih pemain muda dan kita bersyukur tim Vidio mendukung untuk kita memakai pemain baru dengan usia sangat muda. Ini melalui proses casting sampai akhirnya kita benar-benar merasa cocok,” ungkap Keke Mayang.
Di Luar Nurul bercerita tentang Kania, siswi cerdas dan ambisius yang memiliki impian melanjutkan pendidikan ke Universitas Oxford. Bersama sahabat-sahabatnya di geng The Centils, Kania kerap diasosiasikan dengan sosok Nurul, istilah yang lekat dengan remaja perempuan Gen Z yang autentik, ekspresif, penuh rasa ingin tahu, serta menemukan kebahagiaan dalam momen-momen sederhana masa remaja.
Show AllM Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Serial Di Luar Nurul Tayang di Vidio, Angkat Fenomena Unik Remaja The Nuruls
Di Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
OlehM Altaf JauharDiterbitkan 03 Juni 2026, 19:39 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.Memilih Pemeran RemajaPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Terkait pemilihan pemain, tim produksi sepakat memberikan ruang bagi aktor-aktor yang usianya masih remaja. Keke Mayang merasa kecocokan usia sangat berpengaruh pada chemistry yang terbangun di depan kamera.
“Kita memang ingin memilih pemeran remaja yang umurnya remaja. Kita ingin memilih pemain muda dan kita bersyukur tim Vidio mendukung untuk kita memakai pemain baru dengan usia sangat muda. Ini melalui proses casting sampai akhirnya kita benar-benar merasa cocok,” ungkap Keke Mayang.
Di Luar Nurul bercerita tentang Kania, siswi cerdas dan ambisius yang memiliki impian melanjutkan pendidikan ke Universitas Oxford. Bersama sahabat-sahabatnya di geng The Centils, Kania kerap diasosiasikan dengan sosok Nurul, istilah yang lekat dengan remaja perempuan Gen Z yang autentik, ekspresif, penuh rasa ingin tahu, serta menemukan kebahagiaan dalam momen-momen sederhana masa remaja.
Di Tengah Berbagai TantanganPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Jika sebelumnya Kania selalu menjadi salah satu murid paling pintar, di sekolah baru keadaan justru berbalik. Ia mendapati dirinya harus mengejar ketertinggalan di tengah lingkungan yang dipenuhi siswa-siswa berprestasi. Perbedaan latar belakang, tekanan akademis, hingga stigma terhadap siswa sekolah negeri membuat Kania harus bekerja lebih keras untuk membuktikan diri.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kania juga harus menghadapi perasaan yang tak kalah membingungkan. Ada Gus Ammar, siswa teladan yang selama ini menjadi idolanya, dan Bagas, laki-laki yang dijodohkan dengannya yang perlahan membawa warna baru dalam hidupnya.
Di Luar Nurul dibintangi Rayensyah Rassya, Joe P Project, Lea Ciarachel, Tika Bravani, Habil Nugraha, Keysha Angelica, Ghina Sungkar, Gabriel Harun Giroux, Alif Rivelino, dan Chelcy Clarissa. Series 8 episode ini tayang tiap Jumat mulai 5 Juni 2026, eksklusif hanya di Vidio.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Show AllM Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Serial Di Luar Nurul Tayang di Vidio, Angkat Fenomena Unik Remaja The Nuruls
Di Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
OlehM Altaf JauharDiterbitkan 03 Juni 2026, 19:39 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Liputan6.com, Jakarta – Vidio meluncurkan Original Series terbaru berjudul Di Luar Nurul. Serial bergenre teen comedy drama ini menyoroti dinamika kehidupan remaja yang dekat dengan realitas sosial saat ini. Produser eksekutif, Kristo Damar, menjelaskan, serial ini tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Ia menekankan pentingnya mengangkat tema perjuangan mengejar cita-cita.
“Karena kita melihat manusia dilahirkan dengan hak yang sama, punya mimpi dan mengejarnya,” ujar Kristo Damar saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).
Produser kreatif Screenplay Films, Keke Mayang, mengatakan, ingin memotret kehidupan remaja secara jujur dan apa adanya. Ia merasa isu-isu yang dialami remaja saat ini perlu mendapat porsi lebih dalam narasi cerita.
“Kalau ngomongin series remaja pasti kita ingin tampilkan kehidupan yang relatable dengan mereka. Kita hanya ingin memotret realita di remaja. Ada percintaan, pertemanan. Tapi di mana pun remaja, masalahnya selalu sama. Jadi jadilah diri sendiri, gapailah mimpi,” tutur Keke Mayang.
Inspirasi judul dan karakter dalam serial ini ternyata berasal dari tren yang sempat viral di medsos. Keke Mayang mengakui, fenomena stereotip kelompok remaja tertentu menjadi landasan utama pengembangan naskah.
“Ya, setiap generasi kan ada cirinya. Beberapa tahun terakhir ini ada The Nuruls dan The Nopal. Kemudian kita ketemu Chandra Aditya dan Sarah untuk menggodok ini. Sebenarnya ini remaja biasa saja, kita ingin memotret remaja yang unik ini,” jelasnya.
Sutradara Angling Sagaran merasa terbantu dengan adanya fenomena yang sudah populer di masyarakat ini. Ia menilai keberadaan contoh konkret di dunia nyata memudahkan tim produksi membangun visualisasi karakter.
“Itu mempermudah kami, karena ada contoh konkret yang mau kita bawa ke series. Jadi saya juga sudah berterima kasih yang sudah menginspirasi saya,” kata Angling Sagaran.
Alhamdulillah Saya Ditemani AdisPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Angling Sagaran juga merasa beruntung karena dalam prosesnya tidak bekerja sendirian. Kehadiran Adis Kayl sebagai rekan sutradara memberikan warna tersendiri dalam pengambilan perspektif cerita.
“Alhamdulillah saya ditemani Adis, dia sudah jauh menyelami apa namanya The Nuruls. Untung saya didampingi sutradara perempuan, jadi bisa menampilkan perspektif perempuan,” ia menyambung.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Lanjut Baca:
Terkait pemilihan pemain, tim produksi sepakat memberikan ruang bagi aktor-aktor yang usianya masih remaja. Keke Mayang merasa kecocokan usia sangat berpengaruh pada chemistry yang terbangun di depan kamera.
“Kita memang ingin memilih pemeran remaja yang umurnya remaja. Kita ingin memilih pemain muda dan kita bersyukur tim Vidio mendukung untuk kita memakai pemain baru dengan usia sangat muda. Ini melalui proses casting sampai akhirnya kita benar-benar merasa cocok,” ungkap Keke Mayang.
Di Luar Nurul bercerita tentang Kania, siswi cerdas dan ambisius yang memiliki impian melanjutkan pendidikan ke Universitas Oxford. Bersama sahabat-sahabatnya di geng The Centils, Kania kerap diasosiasikan dengan sosok Nurul, istilah yang lekat dengan remaja perempuan Gen Z yang autentik, ekspresif, penuh rasa ingin tahu, serta menemukan kebahagiaan dalam momen-momen sederhana masa remaja.
Show AllM Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Serial Di Luar Nurul Tayang di Vidio, Angkat Fenomena Unik Remaja The Nuruls
Di Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
OlehM Altaf JauharDiterbitkan 03 Juni 2026, 19:39 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Liputan6.com, Jakarta – Vidio meluncurkan Original Series terbaru berjudul Di Luar Nurul. Serial bergenre teen comedy drama ini menyoroti dinamika kehidupan remaja yang dekat dengan realitas sosial saat ini. Produser eksekutif, Kristo Damar, menjelaskan, serial ini tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Ia menekankan pentingnya mengangkat tema perjuangan mengejar cita-cita.
“Karena kita melihat manusia dilahirkan dengan hak yang sama, punya mimpi dan mengejarnya,” ujar Kristo Damar saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).
Produser kreatif Screenplay Films, Keke Mayang, mengatakan, ingin memotret kehidupan remaja secara jujur dan apa adanya. Ia merasa isu-isu yang dialami remaja saat ini perlu mendapat porsi lebih dalam narasi cerita.
“Kalau ngomongin series remaja pasti kita ingin tampilkan kehidupan yang relatable dengan mereka. Kita hanya ingin memotret realita di remaja. Ada percintaan, pertemanan. Tapi di mana pun remaja, masalahnya selalu sama. Jadi jadilah diri sendiri, gapailah mimpi,” tutur Keke Mayang.
Inspirasi judul dan karakter dalam serial ini ternyata berasal dari tren yang sempat viral di medsos. Keke Mayang mengakui, fenomena stereotip kelompok remaja tertentu menjadi landasan utama pengembangan naskah.
“Ya, setiap generasi kan ada cirinya. Beberapa tahun terakhir ini ada The Nuruls dan The Nopal. Kemudian kita ketemu Chandra Aditya dan Sarah untuk menggodok ini. Sebenarnya ini remaja biasa saja, kita ingin memotret remaja yang unik ini,” jelasnya.
Sutradara Angling Sagaran merasa terbantu dengan adanya fenomena yang sudah populer di masyarakat ini. Ia menilai keberadaan contoh konkret di dunia nyata memudahkan tim produksi membangun visualisasi karakter.
“Itu mempermudah kami, karena ada contoh konkret yang mau kita bawa ke series. Jadi saya juga sudah berterima kasih yang sudah menginspirasi saya,” kata Angling Sagaran.
Alhamdulillah Saya Ditemani AdisPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Angling Sagaran juga merasa beruntung karena dalam prosesnya tidak bekerja sendirian. Kehadiran Adis Kayl sebagai rekan sutradara memberikan warna tersendiri dalam pengambilan perspektif cerita.
“Alhamdulillah saya ditemani Adis, dia sudah jauh menyelami apa namanya The Nuruls. Untung saya didampingi sutradara perempuan, jadi bisa menampilkan perspektif perempuan,” ia menyambung.
Memilih Pemeran RemajaPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Terkait pemilihan pemain, tim produksi sepakat memberikan ruang bagi aktor-aktor yang usianya masih remaja. Keke Mayang merasa kecocokan usia sangat berpengaruh pada chemistry yang terbangun di depan kamera.
“Kita memang ingin memilih pemeran remaja yang umurnya remaja. Kita ingin memilih pemain muda dan kita bersyukur tim Vidio mendukung untuk kita memakai pemain baru dengan usia sangat muda. Ini melalui proses casting sampai akhirnya kita benar-benar merasa cocok,” ungkap Keke Mayang.
Di Luar Nurul bercerita tentang Kania, siswi cerdas dan ambisius yang memiliki impian melanjutkan pendidikan ke Universitas Oxford. Bersama sahabat-sahabatnya di geng The Centils, Kania kerap diasosiasikan dengan sosok Nurul, istilah yang lekat dengan remaja perempuan Gen Z yang autentik, ekspresif, penuh rasa ingin tahu, serta menemukan kebahagiaan dalam momen-momen sederhana masa remaja.
Di Tengah Berbagai TantanganPerbesarDi Luar Nurul tak hanya tontonan hiburan biasa bagi anak muda. Produser eksekutif Kristo Damar menekankan pentingnya tema perjuangan mengejar cita-cita.
Jika sebelumnya Kania selalu menjadi salah satu murid paling pintar, di sekolah baru keadaan justru berbalik. Ia mendapati dirinya harus mengejar ketertinggalan di tengah lingkungan yang dipenuhi siswa-siswa berprestasi. Perbedaan latar belakang, tekanan akademis, hingga stigma terhadap siswa sekolah negeri membuat Kania harus bekerja lebih keras untuk membuktikan diri.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kania juga harus menghadapi perasaan yang tak kalah membingungkan. Ada Gus Ammar, siswa teladan yang selama ini menjadi idolanya, dan Bagas, laki-laki yang dijodohkan dengannya yang perlahan membawa warna baru dalam hidupnya.
Di Luar Nurul dibintangi Rayensyah Rassya, Joe P Project, Lea Ciarachel, Tika Bravani, Habil Nugraha, Keysha Angelica, Ghina Sungkar, Gabriel Harun Giroux, Alif Rivelino, dan Chelcy Clarissa. Series 8 episode ini tayang tiap Jumat mulai 5 Juni 2026, eksklusif hanya di Vidio.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Show AllM Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan






