Giorgino Abraham Tak Takut Peran Panas, Utamakan Esensi Cerita dan Profesionalisme

showbiz3 Dilihat

DermayuMagz.com – Serial Love and 10 Million Dollars yang dibintangi Giorgino Abraham dan Davina Karamoy berhasil mencetak rekor MURI karena menjadi trending di 34 negara secara serentak. Penghargaan ini diserahkan kepada produser Hitmaker Studios, Rocky Soraya, pada Kamis (4/6/2026) di Jakarta.

Serial ini menjadi viral, salah satunya karena adegan-adegan intim yang diperankan oleh Giorgino Abraham, Elina Joerg, dan para pemain lainnya. Akibatnya, Giorgino Abraham kerap dianggap sebagai aktor yang berani dan dijuluki sebagai “aktor panas”.

Menanggapi label tersebut, Giorgino Abraham mengaku tidak merasa terkejut maupun khawatir. Ia melihat fenomena Love and 10 Million Dollars yang trending di berbagai negara sebagai bukti bahwa tema pernikahan toksik yang diangkat berhasil menyentuh penonton global.

“Adegan-adegan seperti itu? Serial memang banyak yang seperti itu. Tidak masalah. Buktinya dapat rekor MURI, kan? Ha ha ha. Itulah pentingnya berkarya, apa pun karyanya kita lakukan dengan baik. Bukan hanya ini yang saya lakukan dengan baik, serial sebelumnya pun saya berikan yang terbaik,” ujar Giorgino Abraham kepada Showbiz Liputan6.com.

Ia menambahkan bahwa tawaran untuk berperan dalam film atau serial yang memiliki adegan panas di masa depan tidak akan ia tolak. Baginya, tugas seorang aktor adalah menghidupkan karakter dan tampil meyakinkan dalam peran yang diberikan.

“Jadi, saya tidak pernah takut dicap ‘Oh, ini Giorgino Abraham aktor yang memainkan adegan-adegan seperti itu.’ Itu adalah bagian dari seorang aktor. Mungkin tidak banyak yang berani atau mau mengambil serial seperti itu. It’s okay, saya sangat menghormati pemain yang tidak mau,” ungkapnya.

Yang Utama, Esensi Cerita

Meskipun tidak takut dicap sebagai “aktor panas”, Giorgino Abraham memiliki beberapa pertimbangan penting sebelum menerima tawaran peran yang melibatkan adegan intim atau eksplisit. Prioritas utamanya bukanlah bayaran, melainkan esensi cerita yang ditawarkan.

Ia menekankan bahwa naskah adalah inti dari sebuah serial atau film. Oleh karena itu, ia akan selalu mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti sutradara, rumah produksi, dan lawan mainnya.

“Bukan berarti semua adegan yang ada unsur seperti itu pasti saya ambil, tidak. Esensi cerita itu penting bagi saya. Siapa sutradaranya, siapa PH-nya, siapa lawan mainnya, itu semua penting. Baru kemudian melihat ada adegan apa di dalamnya. Wah, ternyata adegan begini,” jelas Giorgino Abraham.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak semua adegan yang terlihat ekstrem di layar kaca benar-benar seperti itu. Seringkali, trik kamera dan sudut pengambilan gambar yang digunakan dapat menipu pandangan penonton.

“Saya juga punya batasan. Apa yang terlihat di tayangan belum tentu riilnya seperti itu. It’s real, tetapi ada trik kamera yang mengelabui penonton seolah-olah adegannya seekstrem itu, padahal riilnya tidak seperti itu,” ujar Giorgino Abraham, yang juga dikenal membintangi film Bebas.

Intimacy Coordinator Sangat Penting

Dalam proses syuting adegan intim, Giorgino Abraham sangat mengapresiasi kehadiran intimacy coordinator. Ia menyebutkan bahwa Rocky Soraya telah menyediakan Putri Ayudya sebagai intimacy coordinator yang mendampingi para aktor sejak tahap reading hingga pengambilan gambar.

Tugas intimacy coordinator adalah membimbing para aktor untuk menemukan kenyamanan dan menyepakati batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar selama adegan berlangsung. Hal ini penting untuk memastikan semua pihak merasa aman dan profesional.

Intimacy coordinator sangat penting. Untuk menemukan titik nyaman, kita perlu mengenal lawan main. Tidak hanya akrab saat adegan syuting. Di luar itu, ada sesi reading, kita harus saling mengenal, mengajak bicara. Makanya, setiap ada proyek, saya berusaha dekat dengan lawan main saya,” tutur Giorgino Abraham.

Pendekatan ini dilakukan untuk membangun kepercayaan dan komunikasi yang baik antar pemain, sehingga proses syuting adegan sensitif dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pihak yang terlibat.