DermayuMagz.com – Indonesia Open 2026 telah memasuki babak 16 besar yang digelar pada Kamis, 4 Juni 2026. Ajang bergengsi ini kembali memperlihatkan persaingan ketat para pebulu tangkis terbaik dunia di Istora Senayan, Jakarta.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil melaju ke babak perempat final setelah memenangkan duel sesama wakil Merah Putih melawan Alwi Farhan.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini memakan waktu satu jam 15 menit. Jonatan Christie akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 17-21, 21-17, 21-16.
Kemenangan Jonatan Christie ini menambah daftar wakil Indonesia yang berhasil menembus babak 8 besar. Selain dirinya, duo ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga sukses mengamankan tiket perempat final.
Di sektor ganda putri, tiga pasangan Indonesia juga menunjukkan performa gemilang. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil lolos ke babak selanjutnya.
Sayangnya, langkah wakil tuan rumah di nomor ganda campuran harus terhenti. Tiga pasangan yang bertanding hari ini, yaitu Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, belum berhasil meraih kemenangan.
Secara keseluruhan, tujuh dari sebelas wakil Indonesia yang turun di babak 16 besar berhasil melangkah ke babak perempat final.
Hasil Wakil Indonesia di 16 Besar Indonesia Open 2026
Berikut adalah rekap hasil pertandingan wakil Indonesia di babak 16 besar Indonesia Open 2026:
Tunggal Putra
- Jonatan Christie vs Alwi Farhan: 17-21, 21-17, 21-16
Tunggal Putri
- Putri Kusuma Wardani vs Michelle Li (Kanada): 12-21, 21-18, 21-16
Ganda Putra
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Huang Di/Liu Yang (China): 21-15, 15-21, 21-17
- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia): 21-14, 21-14
Ganda Putri
- Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Francesca Corbett/Jennie Gai (Amerika Serikat): 21-18, 17-21, 21-13
- Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam (Hong Kong): 21-19, 21-18
- Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Hsieh Pei-shan/Hung En-tzu (Chinese Taipei): 13-21, 21-17, 21-15
Ganda Campuran
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China): 14-21, 21-17, 18-21
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China): 17-21, 9-21
- Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai (Malaysia): 15-21, 19-21
DermayuMagz.com – Upaya pengembangan generasi emas perenang Indonesia terus digalakkan melalui berbagai program pembinaan yang berkesinambungan. Salah satu inisiatif penting adalah penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series 2026.
Kompetisi ini secara resmi dibuka pada Kamis, 4 Juni 2026, di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari strategi Federasi Akuatik Indonesia (FAI) untuk memperkuat sistem pembinaan dan regenerasi atlet renang nasional.
Dengan mengusung tema “Empower Youth, Empower Indonesia, Believe In Your Future Scholar, Swimmer, Leader”, ajang ini diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta muda renang yang siap berkompetisi di kancah nasional maupun internasional.
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 merupakan buah kolaborasi strategis antara KONI Pusat, Federasi Akuatik Indonesia (FAI), serta dukungan dari sektor swasta seperti Barito Pacific, Chandra Asri Group, dan Barito Renewables. Sinergi ini bertujuan untuk membangun ekosistem pembinaan renang yang lebih terstruktur, kompetitif, dan berkelanjutan.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang IV Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Kolonel Kes (Purn) Drs. Irfan Bachtiar, menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan ini.
Irfan Bachtiar menekankan betapa pentingnya peran sektor swasta dalam mendukung pembinaan atlet Indonesia secara berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan dapat merambah ke berbagai cabang olahraga lainnya.
“Kami berharap dukungan dari pihak swasta seperti ini dapat terus diperluas kepada berbagai cabang olahraga, sehingga pembinaan atlet dan prestasi olahraga nasional dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujar Irfan Bachtiar.
Ia juga berpesan kepada para atlet untuk memanfaatkan ajang ini sebagai sarana mengasah kemampuan dan menambah pengalaman demi meraih prestasi yang lebih tinggi.
Tingkatkan Kualitas Pembinaan Atlet
Ketua Panitia Indonesia Short Course Emerging Series 2026, Wisnu Wardhana, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
Wisnu Wardhana menegaskan komitmen Federasi Akuatik Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet melalui kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan.
Menurutnya, ajang ini merupakan kali pertama FAI menyelenggarakan kompetisi sekelas World Aquatics Championship, yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet.
“Kami ingin industri akuatik terus berkembang dan memberikan manfaat bagi atlet, masyarakat, serta negara,” pungkas Wisnu Wardhana.






