Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026, Raih Kesempatan Juara Super 1000 Kedua

bola1 Dilihat

DermayuMagz.com – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil melaju ke babak final Indonesia Open 2026 setelah menaklukkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 16-21, 21-10, dan 21-12. Pertandingan semifinal yang berlangsung di Istora Senayan pada Sabtu, 6 Juni 2026, sore WIB, ini membuka peluang bagi Jonatan untuk meraih gelar turnamen Super 1000 keduanya.

Gelar Super 1000 pertama Jonatan diraihnya pada ajang All England 2024. Di final Indonesia Open 2026, Jonatan akan berhadapan dengan pemain muda asal Kanada, Victor Lai. Lai sendiri berhasil mencapai partai puncak setelah mengalahkan Chou Tien Chen dari Chinese Taipei dalam pertandingan yang ketat dengan skor 21-19, 19-21, dan 21-19.

Jalannya Pertandingan Jonatan Christie vs Panitchaphon Teeraratsakul

Pada gim pertama, Jonatan Christie sempat tertinggal cukup jauh dari lawannya, Panitchaphon Teeraratsakul. Skor menunjukkan 1-9 untuk keunggulan wakil Thailand tersebut. Meski sempat bangkit dan memperkecil ketertinggalan menjadi satu poin, Jonatan gagal mempertahankan momentumnya.

Teeraratsakul kembali mendominasi dan berhasil memimpin 13-9, lalu 17-12. Keunggulan ini akhirnya membawa wakil Thailand tersebut mengamankan gim pertama. Kekalahan di gim pembuka ini menjadi pelajaran berharga bagi Jonatan.

Memasuki gim kedua, situasi berbalik. Meskipun sempat tertinggal 1-4 di awal, Jonatan menunjukkan performa gemilang. Ia berhasil membalikkan keadaan menjadi 6-3, dan terus memimpin hingga 9-8. Keunggulan ini terus dijaga hingga akhirnya Jonatan berhasil menutup gim kedua dengan skor meyakinkan.

Gim penentu, atau gim ketiga, menyajikan duel yang lebih sengit. Kedua pemain saling kejar-kejaran poin, bahkan sempat imbang pada kedudukan 4-4. Namun, Jonatan Christie mampu mengambil inisiatif serangan dan memimpin di interval gim ketiga.

Keunggulan di interval tersebut berhasil dijaga dengan baik oleh Jonatan hingga akhir pertandingan. Ia sukses mengamankan kemenangan di gim ketiga dan memastikan satu tempat di final Indonesia Open 2026.

Wakil Tuan Rumah Lain di Indonesia Open 2026

Selain Jonatan Christie, Indonesia masih memiliki tiga wakil lain yang berhasil menembus babak semifinal Indonesia Open 2026. Namun, salah satu wakil tersebut dipastikan tersisih karena terjadinya perang saudara di babak semifinal.

Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Pertandingan ini memastikan hanya satu dari kedua pasangan tersebut yang bisa melaju ke final.

Sementara itu, wakil ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, menghadapi ujian berat di semifinal. Mereka dijadwalkan bertanding melawan unggulan pertama turnamen, Liu Sheng Shu/Tan Ning yang berasal dari Tiongkok.

Kabar baik datang dari ganda putra lain, yaitu Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Mereka berhasil memenangkan duel antarsesama wakil Indonesia melawan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dengan skor 21-15, 21-18. Kemenangan ini membawa Raymond/Joaquin melaju ke partai puncak Indonesia Open 2026.

Raymond/Joaquin Usung Misi Balas Dendam di Final

Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, telah menetapkan target baru setelah berhasil mencapai final Indonesia Open 2026. Duet muda ini bertekad untuk mengusung misi balas dendam terhadap wakil Malaysia yang akan menjadi lawan mereka di partai puncak.

Raymond/Joaquin memastikan diri melaju ke final setelah memenangkan duel sengit melawan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan pada Sabtu, 6 Juni 2026, berakhir dengan kemenangan dua gim langsung bagi Raymond/Joaquin, 21-15 dan 21-18.

“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan, masih diberi kemenangan dan tidak ada yang cedera. Tadi pertandingannya menurut saya ya luar biasalah bisa melawan Mas Reza dan A Iboy (Sabar) lagi,” ujar Joaquin usai pertandingan.

Ia menambahkan, “Di set kedua poinnya memang cukup ketat ya, sampai 16-16. Tapi saya terus yakinin diri saya kalau ini kesempatan. Kapan lagi ada kesempatan, mungkin enggak ada kedua kali. Jadi, kami terus yakinin diri sendiri kalau saya itu bisa dan Puji Tuhan bisa menang.”

Ingin Balas Dendam Terhadap Pasangan Malaysia

Kemenangan ini membawa Raymond/Joaquin melaju ke final Indonesia Open 2026. Di partai puncak, mereka akan menghadapi duet Malaysia yang merupakan unggulan ketujuh turnamen, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Ini akan menjadi pertemuan kedua bagi kedua pasangan tersebut.

Sebelumnya, Raymond/Joaquin dan pasangan Malaysia pernah bertemu dua kali dengan rekor imbang 1-1. Namun, kekalahan terakhir mereka terjadi di Istora Senayan pada ajang Indonesia Masters 2026, Januari lalu. Pengalaman kekalahan tersebut kini menjadi motivasi tersendiri bagi Raymond/Joaquin.

“Kemarin sudah flashback, kami evaluasi kekalahan pertama. Kami ingin lebih baik dari sebelumnya,” kata Joaquin, menunjukkan tekad kuat untuk membalas kekalahan tersebut.

Siap Bermain Maksimal di Final

Raymond/Joaquin tidak menampik bahwa mereka merasakan adanya tekanan menjelang final Indonesia Open 2026. Ini adalah final pertama mereka di turnamen level BWF World Tour Super 1000, yang tentu memberikan tantangan tersendiri.

Namun, pasangan muda ini menegaskan bahwa mereka akan berusaha mengelola beban tersebut agar tidak mengganggu performa mereka di lapangan. Mereka berjanji akan memberikan penampilan terbaik.

“Beban sih pasti ada sih. Tapi gimana tinggal kita cara meng-handle pressure itu aja. Jadi, ya sama sih seperti sebelumnya, kita akan mencoba main all out,” ujar Raymond.

Joaquin menambahkan, “Gimana caranya kita ngelawan mereka, dan kita juga mohon dukungannya buat para badminton lovers buat datang langsung dan dukung kita besok.”