Bek Arsenal Siap Bela Prancis di Piala Dunia 2026

bola3 Dilihat

DermayuMagz.com – Kabar baik datang untuk Arsenal dan Tim Nasional Prancis terkait kondisi kebugaran bek tengah andalan mereka, William Saliba.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, telah mengonfirmasi bahwa Saliba dalam kondisi prima dan siap membela negaranya di Piala Dunia 2026.

Pernyataan ini disampaikan Deschamps pada sesi latihan tim pada Rabu, dua hari setelah munculnya laporan yang meragukan kesiapan Saliba akibat cedera punggung yang sempat dialaminya.

Informasi ini tentu menjadi angin segar bagi kedua tim yang mengandalkan pemain berusia 25 tahun tersebut. Saliba telah menunjukkan performa yang konsisten dan menjadi pilar penting bagi Arsenal sepanjang musim 2025/2026.

Deschamps Pastikan Saliba Dalam Kondisi Baik

Didier Deschamps dengan tegas menyatakan bahwa William Saliba tidak memiliki masalah cedera yang dapat menghalanginya untuk bermain.

Bahkan, sang pelatih menambahkan bahwa Saliba siap diturunkan jika pertandingan harus digelar keesokan harinya.

“William baik-baik saja dan akan dikelola dengan baik. Jika dia harus bermain besok, dia akan bermain,” ujar Deschamps.

Saliba bergabung dengan pemusatan latihan timnas Prancis pada Selasa, bersama dengan lima pemain Paris Saint-Germain lainnya. Mereka baru saja menyelesaikan jadwal padat di final Liga Champions yang tentu menguras tenaga.

Pelatih Prancis berencana untuk mengatur beban bermain bagi para pemain yang baru saja berlaga di laga puncak tersebut. Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi seluruh skuad menjelang dimulainya Piala Dunia.

“Saya akan mengelola enam pemain yang terlibat di Liga Champions, terutama mereka yang menjadi starter, mengingat apa yang akan datang. Semua 26 pemain berada dalam kondisi baik,” jelas Deschamps.

Peran Penting Saliba untuk Arsenal dan Prancis

William Saliba baru saja menyelesaikan musim yang luar biasa bersama Arsenal.

Ia tampil dalam 50 dari total 63 pertandingan di semua kompetisi musim 2025/2026. Kontribusinya sangat vital dalam membantu klub asal London Utara itu meraih gelar Liga Primer Inggris pertama mereka dalam 22 tahun.

Meskipun sempat mengalami cedera punggung pada bulan Mei, Saliba tetap bermain penuh selama 120 menit saat Arsenal menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran akan kesiapannya untuk Piala Dunia.

Sejak melakoni debut senior bersama timnas Prancis pada tahun 2022, Saliba telah mengoleksi 31 penampilan internasional.

Ia diprediksi akan menjadi tandem Dayot Upamecano di lini pertahanan Les Bleus pada turnamen mendatang.

Prancis dijadwalkan akan menghadapi Pantai Gading dalam laga uji coba sebelum bertemu Irlandia Utara beberapa hari kemudian.

Setelah itu, mereka akan bertolak ke Amerika Serikat untuk memulai perjalanan di fase grup Piala Dunia.

Jadwal pertandingan grup Prancis adalah melawan Senegal pada 16 Juni, kemudian Irak pada 22 Juni, dan Norwegia pada 26 Juni.

Dengan kondisi Saliba yang dinyatakan fit, Arsenal dan Timnas Prancis kini dapat menatap agenda besar tersebut dengan lebih tenang dan optimis.

Drama di Balik Perpisahan Juventus dan Dusan Vlahovic

Kebersamaan Dusan Vlahovic dengan Juventus dipastikan akan segera berakhir pada bursa transfer musim panas 2026 ini.

Keputusan besar ini mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depan sang penyerang di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Kepastian ini mencuat setelah pihak klub dan perwakilan pemain gagal mencapai kesepakatan baru dalam negosiasi perpanjangan kontrak. Situasi pelik tersebut akhirnya memaksa sang pemain untuk bersiap angkat kaki dengan status bebas transfer dari Allianz Stadium.

Kepergian striker internasional Serbia ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan petinggi manajemen Bianconeri. Mereka kini harus memutar otak mencari solusi cepat demi menambal kekosongan lini serang menjelang musim baru bergulir.

Publik pencinta sepak bola saat ini menanti ke mana arah langkah selanjutnya yang akan diambil oleh mantan bintang Fiorentina tersebut. Sederet drama sengit di balik layar ternyata turut mewarnai proses perpisahan yang cukup mengejutkan banyak pihak ini.

Drama Perpisahan Dipicu Kalimat Provokatif Vlahovic

Perselisihan sengit di meja negosiasi ternyata dipicu oleh perbandingan gaji yang membuat manajemen klub merasa sangat tersinggung.

Masalah utama berpusat pada nilai kontrak rekan duetnya di lini depan, Jonathan David, yang dijadikan sebagai tolak ukur dasar.

Juventus sendiri saat ini sedang menerapkan strategi penghematan biaya ketat dengan membatasi nilai gaji para penggawanya hingga batas tujuh juta euro.

Pihak manajemen awalnya mengusulkan kesepakatan baru senilai enam juta euro ditambah bonus yang menyamai paket penawaran milik David.

Kesenjangan ekspektasi finansial ini membuat pembicaraan berjalan alot. Sang penyerang bersikeras menuntut bayaran bersih sebesar delapan juta euro beserta insentif.

Kemarahan para petinggi Juve akhirnya semakin memuncak ketika mendengar gaya komunikasi sang pemain yang dinilai kurang etis saat negosiasi berlangsung.

Direktur Juventus, Giorgio Chiellini, secara resmi mengonfirmasi malam itu bahwa pembicaraan antara kedua belah pihak akhirnya telah gagal total. Keretakan hubungan ini rupanya bermula ketika Vlahovic membuka negosiasi dengan pertanyaan provokatif: “Mengapa saya harus mendapatkan gaji sebanyak David?” ucapnya, seperti dilansir Tuttosport, via Goal.

Deretan Klub Top Antre Tanda Tangan Vlahovic

Kegagalan negosiasi dramatis di Turin membuat sejumlah klub papan atas Eropa kini mulai mengambil langkah pendekatan agresif.

Napoli sebenarnya telah bekerja keras di balik layar untuk mengamankan tanda tangan penyerang haus gol berusia 26 tahun tersebut.

Sayangnya kubu Partenopei kemungkinan besar akan mundur perlahan. Mereka kini telah mencapai batas maksimal kemampuan finansial klub.

Kondisi ini memberikan peluang emas bagi tim-tim kaya raya dari negara lain yang sedang berburu ujung tombak andalan baru di bursa transfer.

Atletico Madrid, Bayern Munchen, dan Chelsea memiliki kekuatan finansial yang sangat mumpuni untuk memenangkan perang penawaran sengit ini.

Harapan besar bahkan muncul di Stamford Bridge untuk bisa segera mengamankan jasa sang penyerang berkaki kiri tersebut dengan status bebas transfer.

Selain itu, raksasa Spanyol Barcelona serta klub Liga Inggris seperti Newcastle United dan Manchester United juga ikut memantau secara intensif.

Mereka semua siap bersaing memperebutkan pemain berkualitas yang sukses mencetak 68 gol dalam 168 penampilannya sejak bergabung dengan Juventus pada musim dingin 2022 lalu.

Sumber: Goal