Pelajar Tangerang Berlaga di Kejuaraan Gokar Dunia Italia

bola4 Dilihat

DermayuMagz.com – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Tangerang. Seorang remaja berusia 14 tahun, Bayu Anantha Depthios, mendapat kesempatan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Sodi World Series (SWS) International E-Final 2026 yang akan berlangsung di Sicilia, Italia.

Bayu bersama lima atlet lainnya bertolak ke Italia pada 7 Juni 2026 untuk memperkuat tim Indonesia dalam kejuaraan yang digelar di Rush Speed Arena, Sicilia, pada 11 hingga 13 Juni 2026. Mereka akan bersaing pada kategori Junior Cup dan Senior menghadapi para pebalap dari sekitar 50 negara.

“Saya berangkat bersama tim dari Barcode Gokart untuk mewakili Indonesia. Semoga mendapat hasil yang memuaskan,” ujar Bayu.

Kesempatan tampil di ajang internasional tersebut diraih Bayu setelah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan di kompetisi e-SWS yang digelar di Sirkuit Barcode Gokart, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Berkat konsistensinya meraih posisi juara, Bayu berhasil mengamankan tiket menuju kompetisi dunia.

Persiapan Matang

Menjelang keberangkatannya, Bayu mengaku telah melakukan berbagai persiapan, terutama untuk meningkatkan ketahanan fisik dan fokus selama balapan.

“Yang pasti latihan untuk ketahanan fisik selama balapan. Karena balapan di trek kecil harus benar-benar fokus,” katanya.

Meski baru mengenal olahraga gokar pada awal 2025, Bayu menunjukkan perkembangan yang pesat. Latihan rutin dan partisipasi dalam berbagai kompetisi menjadi modal penting yang mengantarkannya hingga ke level internasional.

Menurut Bayu, olahraga gokar memiliki daya tarik tersendiri karena menghadirkan tantangan sekaligus memacu adrenalin.

“Saya menyukai olahraga ini karena memberikan banyak tantangan dan adrenalin. Saya senang saat berada di atas gokar karena tidak perlu memikirkan yang lain, hanya fokus balapan,” ungkapnya.

Dapat Dukungan dari KONI dan IMI Kabupaten Tangerang

Sebelum berangkat ke Italia, Bayu didampingi kedua orang tuanya, Herson Depthios dan Dinar Susilo, melakukan silaturahmi dengan Ketua IMI Kabupaten Tangerang, Cecep Mulyadi, serta Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya memberikan dukungan serta doa agar Bayu mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Kami sebagai perwakilan pemerintah daerah merasa bangga dan akan terus mendukung talenta muda yang ada di Kabupaten Tangerang. Pembinaan terhadap atlet muda dan olahraga baru terus kami lakukan,” ujar Eka Wibayu.

Ayah Bayu, Herson Depthios, berharap putranya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk para senior di dunia gokar Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui KONI dan IMI Kabupaten Tangerang yang telah memberikan perhatian kepada perkembangan atlet muda.

“Semoga perjalanan kami dilancarkan dan pulang dengan hasil yang memuaskan,” kata Herson.

Liputan6.com, Jakarta – Pelita Jaya Jakarta balas mengalahkan Dewa United Banten di game kedua semifinal IBL 2026. Permainan gemilang Perrin Buford yang mencetak triple double membawa Pelita Jaya menang 93-79 di PJ Arena, Senin (8/6/2026) malam WIB.

Hasil ini membuat pertemuan kedua tim imbang 1-1. Dewa United mempermalukan Pelita Jaya di laga pertama. Semifinal IBL 2026 sendiri memakai format best of five. Game ketiga dan keempat akan gantian dimainkan di kandang Dewa United.

Tak ingin mengulangi kesalahan di game pertama, Pelita Jaya kali ini memulai laga dengan baik. Mereka bertahan dan menyerang sama tangguhnya sehingga merepotkan Dewa United. Pelita Jaya sempat unggul sampai 17 poin di pertengahan kuarter pertama.

PJ mematikan baik di paint area lewat duet Jeff Withey dan Vincent Kosasih.

Namun menjelang akhir kuarter pertama, Dewa United mulai menemukan celah. Dewa United pertahanan bisa memangkas jarak setelah masuknya Hardianus Lakudu. Dewa United memperkecil ketertinggalan menjadi 18-26 saat kuarter pertama berakhir.

Situasi berubah drastis di kuarter dua. Dewa United mengamuk. Membaiknya permainan trio Joshua Ibarra, DJ Cooper dan Dio Tirta membuat Dewa United bisa mengejar dan bahkan berbalik unggul pada kuarter dua.

Alley oop Dio Tirta membuat Dewa United meriah keunggulan terbesarnya tujuh poin saat kuarter dua tersisa dua menit 50 detik.

Tujuh poin beruntun Brandon Jawato di akhir kuarter dua membuat Pelita Jaya memangkas jarak. Saat jeda paruh pertama keunggulan Dewa United terpangkas menjadi tiga poin, 44-41.

Dominasi Buford

Memasuki kuarter tiga, Pelita Jaya memperbaiki performa terutama di sektor defense. Rapatnya pertahanan Pelita Jaya membuat Dewa United banyak melakukan kesalahan sendiri dan sulit melepaskan tembakan.

Di sisi lain serangan Pelita Jaya begitu mematikan di kuarter tiga lewat duet Perrin Buford dan Jeff Withey. Keduanya mendulang 19 poin dari total 30 poin PJ di kuarter tiga. Bufford menghasilkan 11 angka, sedangakn Withey delapan.

Pelita Jaya pun berbalik unggul dan menyudahi kuarter tiga dengan keunggulan 13 poin, 71-58.

Di kuarter terakhir Pelita Jaya tak memberi Dewa United momentum untuk bangkit. Setiap Dewa mendekat, PJ selalu punya jawaban untuk menjauh melalui Buford dan Andkara Prastawa.

Buford menjadi bintang kemenangan Pelita Jaya di game kedua semifinal dengan membuat triple double (28 poin, 12 rebound dan 12 assists). Withey juga bermain menawan dengan double-double 12 poin dan 10 rebound. Prastawa menjadi pemain lokal tertinggi dalam urusan poin di PJ dengan 14 angka.

Di kubu Dewa United, Troy Gillenwater memimpin perolehan angka dengan 23 poin dan tujuh rebound. Namun Cooper tampil buruk dengan hanya menghasilkan 12 poin (3 dari delapan tembakan).