DermayuMagz.com – Film Thailand bergenre horor komedi, Undertaker 2: Afterlife, siap menghiasi layar bioskop Indonesia mulai 17 Juni 2026. Film yang telah sukses di negaranya ini akan didistribusikan oleh KlikFilm di Tanah Air.
Film ini mengisahkan tentang sebuah desa yang awalnya damai, namun berubah menjadi gempar setelah Nenek Joy (Boonta Kutyapila), seorang warga yang dikenal cerewet namun pekerja keras, meninggal dunia akibat tersambar petir saat sedang berkebun. Jenazahnya telah disemayamkan dalam peti untuk dimakamkan.
Namun, secara mengejutkan, Nenek Joy bangkit kembali dari kematiannya. Ia pulang ke rumah dan membuat kedua anaknya, Jalod (Nattawut Sanyabut) dan Mued (Thanadon Buarabat), terkejut bukan kepalang. Sejak kembali, Joy bersikap lebih ramah, rajin memasak, dan mengaku sangat menantikan kehadiran cucu.
Sebelum kejadian Nenek Joy bangkit lagi, sebuah insiden mobil menabrak pohon terjadi. Mobil tersebut dikemudikan oleh Thoop (Phuwasit Ananbhornsiri). Saat melintasi jalan setapak di tengah persawahan, mobil Thoop menyerempet motor yang dikendarai oleh Jerd (Naruepol Yaiim) dan Siang (Tata Chatchai Chinnasri).
Jerd dan Siang adalah petugas pemakaman yang bertugas mengurus jenazah hingga proses kremasi. Kepada mereka, Thoop mengaku sedang berduka karena istrinya baru saja meninggal dunia. Dalam keadaan patah hati yang mendalam, Thoop meminta ditemani oleh Jerd dan Siang.
Suatu malam, ketika mereka sedang berkendara motor melewati jalan setapak di area persawahan, Jerd dan Siang melihat sesosok perempuan berambut panjang berdiri di dekat sebuah pohon. Wajahnya tampak pucat dan terluka. Pertanyaan pun muncul, siapakah sosok perempuan tersebut? Apakah ada kaitannya dengan Thoop dan kejadian saat Nenek Joy “gagal” meninggal?
Ragam Pertanyaan dan Jantung Cerita
Pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjadi inti dari cerita Undertaker 2: Afterlife. Di balik adegan-adegan lucu dan tingkah kocak para penduduk desa, tersimpan misteri kelam mengenai alam setelah kematian.
Film Undertaker 2: Afterlife mengajak para penonton untuk menjelajahi wilayah abu-abu yang memisahkan dunia manusia dan dunia arwah. Di sana, rasa rindu, penyesalan, dan ketakutan bercampur aduk, memicu berbagai macam emosi.
Para Pemain Tampil Prima
Para aktor dan aktris yang terlibat dalam film ini menampilkan performa yang memukau. Phuwasit Ananbhornsiri berhasil membawakan karakternya dengan aura misterius, minim dialog, namun dengan ekspresi wajah yang janggal. Kehadirannya sering kali membuat penonton merasa tidak nyaman dan terus bertanya-tanya mengenai identitas serta motif karakternya.
Sementara itu, Boonta Kutyapila sebagai Nenek Joy benar-benar menghidupkan suasana film Undertaker 2: Afterlife menjadi lebih meriah. Paruh pertama film ini terasa seperti cuplikan kehidupan sehari-hari warga desa yang terkejut dengan serangkaian kejadian, mulai dari kecelakaan hingga kematian.
Daftar Pemain Undertaker 2: Afterlife
Sutradara Thiti Srinual, yang juga berperan sebagai penulis naskah, telah menyiapkan banyak kejutan bagi para penonton dalam Undertaker 2: Afterlife. Bersiaplah untuk merasakan ketegangan sekaligus tawa saat film ini tayang di bioskop.
Berikut adalah daftar pemain dalam film Undertaker 2: Afterlife:
- Eisaya Hosuwan sebagai Kwankhao
- Dongdeng Nattawut Sanyabut sebagai Jalod
- Tata Chatchai Chinnasri sebagai Siang
- Phuwasit Ananbhornsiri sebagai Thoop
- Thanadon Buarabat sebagai Mued
- Thanwaporn Nasombat sebagai Kaew
- Boonta Kutyapila sebagai Joy
- Naruepol Yaiim sebagai Jerd
DermayuMagz.com – Di tengah perjuangan komedian senior Haji Bolot menghadapi masa pemulihan kesehatannya, keluarga merasa sangat terganggu oleh beredarnya foto-foto yang dianggap tidak etis di media sosial. Foto-foto tersebut memperlihatkan kondisi Haji Bolot saat sakit, yang dinilai tidak pantas disebarluaskan dan bahkan berujung pada penyebaran hoaks.
Rekan sesama artis, Rico Ceper, turut menyuarakan kekecewaannya terhadap oknum yang menyebarkan foto-foto tersebut. Ia menyampaikan penyesalan keluarga Haji Bolot atas kejadian ini, seraya mengingatkan pentingnya menjaga privasi dan empati di masa sulit.
Rico menjelaskan bahwa pihak keluarga sangat menyesalkan adanya foto-foto yang diambil tanpa izin dan disebarkan luas. Ia menekankan bahwa foto-foto tersebut menampilkan Haji Bolot dalam kondisi yang tidak elok dan tidak etis untuk dilihat publik.
“Termasuk ada foto tayangan mungkin ada kerabat teman yang habis besuk dan lain sebagainya, foto cekrek mungkin sama dia terus gambarnya kan nggak elok lah ya, nggak etis gitu maksudnya. Itu keluarga sangat menyesalkan sekali,” ungkap Rico Ceper di Kawasan Senayan, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
Rico menambahkan bahwa keluarga memohon agar siapa pun yang menjenguk Haji Bolot untuk tidak mendokumentasikan kondisinya. Harapan keluarga adalah agar masyarakat mengingat Haji Bolot dalam keadaannya yang ceria dan dapat menghibur, bukan dalam kondisi sakit.
“Janganlah, jangan foto Bapak lagi begitu. Pak Haji lagi sakit jangan yang kayak begitulah,” ujar Rico menirukan ucapan keluarga. Ia menambahkan, “Itu saya posting Instagram saya juga, anak-anaknya yang ngomong. Prihatin aja orang, doain aja. Ambil yang bagus-bagusnya.”
Kesedihan Keluarga Haji Bolot
Kekecewaan keluarga semakin mendalam ketika foto-foto tersebut dimanfaatkan untuk menyebarkan berita bohong mengenai kondisi Haji Bolot. Rico mengingatkan kembali mengenai pentingnya etika dalam berinteraksi, terutama ketika berhadapan dengan seseorang yang sedang tertimpa musibah.
“Kita kecelakaan aja di jalan raya kan di-blur ya wajahnya. Ini ini janganlah lagi posenya posisi juga lagi nggak bagus. Doain ajalah gitu,” keluh Rico, menekankan perlunya menjaga kehormatan dan privasi seseorang.
Rico menceritakan bagaimana anak-anak Haji Bolot sangat terpukul oleh berita bohong yang beredar bahwa ayah mereka telah meninggal dunia. Berita tersebut menyebar luas melalui pesan grup WhatsApp. Ia merasa berkewajiban untuk membantu mengklarifikasi kebenaran demi menjaga perasaan seluruh keluarga besar Haji Bolot.
“Mpok Ade, itu bagaimana yang saya posting di Instagram saya tuh, Mpok Ade itu bener nggak sih, kan nggak bener kan?’ ‘Kagak Bang Rico, kita juga kaget nyeselin bla bla bla.’ Ada di Instagram saya di feed saya,” tutur Rico mengenai percakapannya dengan salah satu anak Haji Bolot, menegaskan bahwa kabar duka tersebut tidak benar.
Perkembangan Positif Haji Bolot
Meskipun masih dalam proses pemulihan, kondisi kesehatan Haji Bolot menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Ia dilaporkan sudah mampu merespons instruksi dari suster yang merawatnya. Rico menyaksikan langsung upaya keras sang komedian untuk menunjukkan kemajuan dalam kondisinya.
“Saya lihat tuh susternya yang ngasih tahu, ‘Udah Sus, kalau itu jangan, saya dari jauh sama masuk nggak apa-apa,’ saya bilang gitu. Susternya ngasih kode tangannya, ‘Pak, bangun ayo bangun, Pak Bolot bangun,'” ujar Rico menceritakan momen saat ia menjenguk.
Minta Doa untuk Haji Bolot
Menutup keterangannya, Rico Ceper mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Haji Bolot. Ia berharap agar sang komedian dapat segera pulih dan kembali menghibur masyarakat dengan lawakannya, sebagaimana yang selalu dirindukan banyak orang.
“Semoga Pak Haji Bolot cepat sembuh. Semangat Pak Haji ya, banyak yang merindukan Pak Haji, hiburannya Pak Haji ya,” tutup Rico Ceper dengan penuh harapan.






