Lirik Lagu Ayah dari Luqman Podolski, Anak Fatherless Curhat Ditinggal Bapak

showbiz3 Dilihat

Lirik Lagu Ayah dari Luqman Podolski, Anak Fatherless Curhat Ditinggal Bapak

Memperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

OlehWayan DianantoDiterbitkan 22 Juni 2026, 16:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarMemperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

Liputan6.com, Jakarta – Masyarakat Malaysia merayakan Hari Ayah saban 21 Juni. Memperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski, menghadirkan lagu baru “Ayah,” karya Kim Manul yang dirilis perusahaan rekaman Sony Music Malaysia. Beda dengan mayoritas lagu bertema ayah yang mengusung topik pengorbanan dan kasih sayang, Luqman Podolski hadir dengan pendekatan lebih berani. Lirik lagu “Ayah” blak-blakan menyorot realitas hidup yang jarang dibicarakan. Lagu ini mengisahkan pengalaman serta dampak emosional anak yang ditinggalkan ayah.

Dalam lirik tergambar jelas, ayah ada namun tak pernah hadir. Ia gagal menjalankan peran sebagaimana mestinya dalam sebuah keluarga. Menurut Luqman Podolski, karya ini lahir sebagai refleksi terhadap realitas yang dialami sebagian masyarakat. Meski tema seperti ini dianggap sensitif oleh sebagian pihak, kisah tersebut nyata ada dan berdampak serius bagi anak. Faktanya, tidak semua orang punya pengalaman indah bersama ayah mereka. Ada yang tumbuh dengan luka, kekecewaan, trauma, dan kenangan pahit yang sulit dilupakan.

“Lagu ‘Ayah’ ini bukan untuk menyalahkan siapa pun, melainkan untuk memberi ruang bagi mereka yang pernah mengalami hal tersebut agar merasa didengar,” kata Luqman Podolski dalam wawancara daring bersama awak media, Senin (22/6/2026).

Berkaca pada lirik yang merefleksikan pahitnya hidup tanpa ayah, Luqman Podolski berpendapat dalam dunia seni, sebuah karya tidak seharusnya terbatas pada kisah-kisah bahagia atau pesan-pesan positif semata.

 

Kekecewaan dan Nota ProtesPerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

Seni juga berfungsi sebagai medium untuk merekam realitas kehidupan, termasuk konflik emosional, persoalan keluarga, dan pengalaman pahit yang membentuk perjalanan hidup seseorang.

Kekecewaan dan nota protes terhadap absennya ayah dalam hidup tergambar jelas dalam lirik, “Kami perlukan kau tapi kau menghilang!” Pendekatan seperti ini bukan hal asing dalam industri musik internasional.

 

Buka Ruang DiskusiPerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

Banyak musisi ternama dunia, khususnya genre hiphop dan rap, menggunakan karya mereka untuk mengekspresikan perasaan, berbagi pengalaman hidup, serta mengangkat isu-isu sosial yang jarang dibicarakan secara terbuka.

Melalui “Ayah,” Luqman Podolski menyajikan lagu sembari membuka ruang diskusi mengenai persoalan keluarga yang jarang dibahas. Lagu “Ayah” jadi suara untuk mereka yang pernah mengalami hal serupa. Berikut lirik lagu “Ayah.”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Show AllWayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Pentas Bola Dunia 2026

  • Irak Berniat Turunkan 3 Kiper untuk Redam Kylian Mbappe2 jam yang lalu
  • Performa Loyo di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Didesak Duduk di Bangku Cadangan2 jam yang lalu
  • Alexis Mac Allister Ungkap Sulitnya Belajar dari Lionel Messi3 jam yang lalu
  • Prediksi Yordania vs Aljazair: Jaga Asa Menuju Babak Gugur Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Jelang Prancis vs Irak, Kylian Mbappe Pasang Badan untuk Ousmane Dembele4 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran: Thibaut Courtois Tegaskan Setan Merah Kini Hadapi Situasi Hidup Mati4 jam yang lalu
  • FIFA Perlakukan Khusus Pemain Muslim Peraih Man of The Match di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Hossam Hassan Ungkap Perasaan Setelah Kemenangan Bersejarah The Pharaohs4 jam yang lalu
  • Antusiasme Warga Gaza Saksikan Gelaran Piala Dunia 20265 jam yang lalu
  • Prediksi Norwegia vs Senegal: Singa Teranga Ancam Viking5 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Mohamed Salah Sebut Kemenangan Bersejarah The Pharaohs sebagai Pencapaian Besar5 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran Berakhir Imbang, Romelu Lukaku Minta Tim Lebih Tenang di Depan Gawang6 jam yang lalu

Lihat Selengkapnya

Lirik Lagu Ayah dari Luqman Podolski, Anak Fatherless Curhat Ditinggal Bapak

Memperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

OlehWayan DianantoDiterbitkan 22 Juni 2026, 16:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarMemperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

One, Two, ThreePerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

One, two, three

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang (yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Bukan minta simpati, engkau tinggalkan kami

Apa tak cukup lagi tua tak sedar diri

Berapa banyak bini engkau nak cari?

Apa lagi yang kau tak cukup lagi?

 

Ibu tanya besar nak jadi apa?

Nak cari ayah temb**nya di kepala

Ibu tanya kenapa apa dia kata?

Bukannya betul ibu itu hanya metafora

 

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang (yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang (yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Luahan yang penuh marah, dia masih tak ubah

Perangai masih sama, egonya makin bertambah

Tak pernah rasa bersalah layak ke digelar ayah?

Kalau kau dengar lagu ini, ini khas untuk kau sedar diri!

Ingatlah dunia berputar, berputar tanpa henti

Engkau manusia, manusia yang tiada hati

Engkau tinggalkan kami, ke mana engkau lari?

Aku ingat dah mati, rupanya hidup lagi

 

Kau tak perlu ajar erti hidup

Aku rasa engkau yang tak patut hidup (dan!)

Kau tak perlu ajar erti hidup

Aku rasa engkau yang tak patut hidup

 

Aku ada ayah tinggal di Subang

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang(yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Aku ada ayah tinggal di Subang

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Show AllWayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Pentas Bola Dunia 2026

  • Irak Berniat Turunkan 3 Kiper untuk Redam Kylian Mbappe2 jam yang lalu
  • Performa Loyo di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Didesak Duduk di Bangku Cadangan2 jam yang lalu
  • Alexis Mac Allister Ungkap Sulitnya Belajar dari Lionel Messi4 jam yang lalu
  • Prediksi Yordania vs Aljazair: Jaga Asa Menuju Babak Gugur Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Jelang Prancis vs Irak, Kylian Mbappe Pasang Badan untuk Ousmane Dembele4 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran: Thibaut Courtois Tegaskan Setan Merah Kini Hadapi Situasi Hidup Mati4 jam yang lalu
  • FIFA Perlakukan Khusus Pemain Muslim Peraih Man of The Match di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Hossam Hassan Ungkap Perasaan Setelah Kemenangan Bersejarah The Pharaohs4 jam yang lalu
  • Antusiasme Warga Gaza Saksikan Gelaran Piala Dunia 20265 jam yang lalu
  • Prediksi Norwegia vs Senegal: Singa Teranga Ancam Viking5 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Mohamed Salah Sebut Kemenangan Bersejarah The Pharaohs sebagai Pencapaian Besar6 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran Berakhir Imbang, Romelu Lukaku Minta Tim Lebih Tenang di Depan Gawang6 jam yang lalu

Lihat Selengkapnya

Lirik Lagu Ayah dari Luqman Podolski, Anak Fatherless Curhat Ditinggal Bapak

Memperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

OlehWayan DianantoDiterbitkan 22 Juni 2026, 16:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarMemperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

Liputan6.com, Jakarta – Masyarakat Malaysia merayakan Hari Ayah saban 21 Juni. Memperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski, menghadirkan lagu baru “Ayah,” karya Kim Manul yang dirilis perusahaan rekaman Sony Music Malaysia. Beda dengan mayoritas lagu bertema ayah yang mengusung topik pengorbanan dan kasih sayang, Luqman Podolski hadir dengan pendekatan lebih berani. Lirik lagu “Ayah” blak-blakan menyorot realitas hidup yang jarang dibicarakan. Lagu ini mengisahkan pengalaman serta dampak emosional anak yang ditinggalkan ayah.

Dalam lirik tergambar jelas, ayah ada namun tak pernah hadir. Ia gagal menjalankan peran sebagaimana mestinya dalam sebuah keluarga. Menurut Luqman Podolski, karya ini lahir sebagai refleksi terhadap realitas yang dialami sebagian masyarakat. Meski tema seperti ini dianggap sensitif oleh sebagian pihak, kisah tersebut nyata ada dan berdampak serius bagi anak. Faktanya, tidak semua orang punya pengalaman indah bersama ayah mereka. Ada yang tumbuh dengan luka, kekecewaan, trauma, dan kenangan pahit yang sulit dilupakan.

“Lagu ‘Ayah’ ini bukan untuk menyalahkan siapa pun, melainkan untuk memberi ruang bagi mereka yang pernah mengalami hal tersebut agar merasa didengar,” kata Luqman Podolski dalam wawancara daring bersama awak media, Senin (22/6/2026).

Berkaca pada lirik yang merefleksikan pahitnya hidup tanpa ayah, Luqman Podolski berpendapat dalam dunia seni, sebuah karya tidak seharusnya terbatas pada kisah-kisah bahagia atau pesan-pesan positif semata.

 

Kekecewaan dan Nota ProtesPerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

Seni juga berfungsi sebagai medium untuk merekam realitas kehidupan, termasuk konflik emosional, persoalan keluarga, dan pengalaman pahit yang membentuk perjalanan hidup seseorang.

Kekecewaan dan nota protes terhadap absennya ayah dalam hidup tergambar jelas dalam lirik, “Kami perlukan kau tapi kau menghilang!” Pendekatan seperti ini bukan hal asing dalam industri musik internasional.

 

Buka Ruang DiskusiPerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

Banyak musisi ternama dunia, khususnya genre hiphop dan rap, menggunakan karya mereka untuk mengekspresikan perasaan, berbagi pengalaman hidup, serta mengangkat isu-isu sosial yang jarang dibicarakan secara terbuka.

Melalui “Ayah,” Luqman Podolski menyajikan lagu sembari membuka ruang diskusi mengenai persoalan keluarga yang jarang dibahas. Lagu “Ayah” jadi suara untuk mereka yang pernah mengalami hal serupa. Berikut lirik lagu “Ayah.”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Show AllWayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Pentas Bola Dunia 2026

  • Irak Berniat Turunkan 3 Kiper untuk Redam Kylian Mbappe2 jam yang lalu
  • Performa Loyo di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Didesak Duduk di Bangku Cadangan2 jam yang lalu
  • Alexis Mac Allister Ungkap Sulitnya Belajar dari Lionel Messi4 jam yang lalu
  • Prediksi Yordania vs Aljazair: Jaga Asa Menuju Babak Gugur Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Jelang Prancis vs Irak, Kylian Mbappe Pasang Badan untuk Ousmane Dembele4 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran: Thibaut Courtois Tegaskan Setan Merah Kini Hadapi Situasi Hidup Mati4 jam yang lalu
  • FIFA Perlakukan Khusus Pemain Muslim Peraih Man of The Match di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Hossam Hassan Ungkap Perasaan Setelah Kemenangan Bersejarah The Pharaohs4 jam yang lalu
  • Antusiasme Warga Gaza Saksikan Gelaran Piala Dunia 20265 jam yang lalu
  • Prediksi Norwegia vs Senegal: Singa Teranga Ancam Viking5 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Mohamed Salah Sebut Kemenangan Bersejarah The Pharaohs sebagai Pencapaian Besar6 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran Berakhir Imbang, Romelu Lukaku Minta Tim Lebih Tenang di Depan Gawang6 jam yang lalu

Lihat Selengkapnya

Lirik Lagu Ayah dari Luqman Podolski, Anak Fatherless Curhat Ditinggal Bapak

Memperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

OlehWayan DianantoDiterbitkan 22 Juni 2026, 16:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarMemperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski merilis lagu “Ayah,” karya Kim Manul di bawah naungan Sony Music Malaysia. Isinya, nota protes ke bapak.

Liputan6.com, Jakarta – Masyarakat Malaysia merayakan Hari Ayah saban 21 Juni. Memperingati Hari Ayah, musisi Luqman Podolski, menghadirkan lagu baru “Ayah,” karya Kim Manul yang dirilis perusahaan rekaman Sony Music Malaysia. Beda dengan mayoritas lagu bertema ayah yang mengusung topik pengorbanan dan kasih sayang, Luqman Podolski hadir dengan pendekatan lebih berani. Lirik lagu “Ayah” blak-blakan menyorot realitas hidup yang jarang dibicarakan. Lagu ini mengisahkan pengalaman serta dampak emosional anak yang ditinggalkan ayah.

Dalam lirik tergambar jelas, ayah ada namun tak pernah hadir. Ia gagal menjalankan peran sebagaimana mestinya dalam sebuah keluarga. Menurut Luqman Podolski, karya ini lahir sebagai refleksi terhadap realitas yang dialami sebagian masyarakat. Meski tema seperti ini dianggap sensitif oleh sebagian pihak, kisah tersebut nyata ada dan berdampak serius bagi anak. Faktanya, tidak semua orang punya pengalaman indah bersama ayah mereka. Ada yang tumbuh dengan luka, kekecewaan, trauma, dan kenangan pahit yang sulit dilupakan.

“Lagu ‘Ayah’ ini bukan untuk menyalahkan siapa pun, melainkan untuk memberi ruang bagi mereka yang pernah mengalami hal tersebut agar merasa didengar,” kata Luqman Podolski dalam wawancara daring bersama awak media, Senin (22/6/2026).

Berkaca pada lirik yang merefleksikan pahitnya hidup tanpa ayah, Luqman Podolski berpendapat dalam dunia seni, sebuah karya tidak seharusnya terbatas pada kisah-kisah bahagia atau pesan-pesan positif semata.

 

Kekecewaan dan Nota ProtesPerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

Seni juga berfungsi sebagai medium untuk merekam realitas kehidupan, termasuk konflik emosional, persoalan keluarga, dan pengalaman pahit yang membentuk perjalanan hidup seseorang.

Kekecewaan dan nota protes terhadap absennya ayah dalam hidup tergambar jelas dalam lirik, “Kami perlukan kau tapi kau menghilang!” Pendekatan seperti ini bukan hal asing dalam industri musik internasional.

 

Buka Ruang DiskusiPerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

Banyak musisi ternama dunia, khususnya genre hiphop dan rap, menggunakan karya mereka untuk mengekspresikan perasaan, berbagi pengalaman hidup, serta mengangkat isu-isu sosial yang jarang dibicarakan secara terbuka.

Melalui “Ayah,” Luqman Podolski menyajikan lagu sembari membuka ruang diskusi mengenai persoalan keluarga yang jarang dibahas. Lagu “Ayah” jadi suara untuk mereka yang pernah mengalami hal serupa. Berikut lirik lagu “Ayah.”

One, Two, ThreePerbesarLuqman Podolski. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Luqman Podolski)

One, two, three

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang (yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Bukan minta simpati, engkau tinggalkan kami

Apa tak cukup lagi tua tak sedar diri

Berapa banyak bini engkau nak cari?

Apa lagi yang kau tak cukup lagi?

 

Ibu tanya besar nak jadi apa?

Nak cari ayah temb**nya di kepala

Ibu tanya kenapa apa dia kata?

Bukannya betul ibu itu hanya metafora

 

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang (yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang (yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Luahan yang penuh marah, dia masih tak ubah

Perangai masih sama, egonya makin bertambah

Tak pernah rasa bersalah layak ke digelar ayah?

Kalau kau dengar lagu ini, ini khas untuk kau sedar diri!

Ingatlah dunia berputar, berputar tanpa henti

Engkau manusia, manusia yang tiada hati

Engkau tinggalkan kami, ke mana engkau lari?

Aku ingat dah mati, rupanya hidup lagi

 

Kau tak perlu ajar erti hidup

Aku rasa engkau yang tak patut hidup (dan!)

Kau tak perlu ajar erti hidup

Aku rasa engkau yang tak patut hidup

 

Aku ada ayah tinggal di Subang

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Aku ada ayah tinggal di Subang (yeah)

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang(yeah)

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

Aku ada ayah tinggal di Subang

Hidupnya mewah, hidupnya senang lenang

Mananya tidak, awek keliling pinggang

Kami perlukan kau tapi kau menghilang!

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Show AllWayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Pentas Bola Dunia 2026

  • Irak Berniat Turunkan 3 Kiper untuk Redam Kylian Mbappe2 jam yang lalu
  • Performa Loyo di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Didesak Duduk di Bangku Cadangan2 jam yang lalu
  • Alexis Mac Allister Ungkap Sulitnya Belajar dari Lionel Messi3 jam yang lalu
  • Prediksi Yordania vs Aljazair: Jaga Asa Menuju Babak Gugur Piala Dunia 20263 jam yang lalu
  • Jelang Prancis vs Irak, Kylian Mbappe Pasang Badan untuk Ousmane Dembele4 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran: Thibaut Courtois Tegaskan Setan Merah Kini Hadapi Situasi Hidup Mati4 jam yang lalu
  • FIFA Perlakukan Khusus Pemain Muslim Peraih Man of The Match di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Hossam Hassan Ungkap Perasaan Setelah Kemenangan Bersejarah The Pharaohs4 jam yang lalu
  • Antusiasme Warga Gaza Saksikan Gelaran Piala Dunia 20264 jam yang lalu
  • Prediksi Norwegia vs Senegal: Singa Teranga Ancam Viking5 jam yang lalu
  • Selandia Baru vs Mesir: Mohamed Salah Sebut Kemenangan Bersejarah The Pharaohs sebagai Pencapaian Besar5 jam yang lalu
  • Belgia vs Iran Berakhir Imbang, Romelu Lukaku Minta Tim Lebih Tenang di Depan Gawang5 jam yang lalu

Lihat Selengkapnya