Kloter Terakhir Jemaah Haji Gelombang I Kembali ke Tanah Air

News7 Dilihat

DermayuMagz.com – Kloter BTH-14 telah menjadi rombongan terakhir jemaah haji gelombang pertama yang meninggalkan Makkah untuk kembali ke Indonesia. Keberangkatan kloter ini menandai berakhirnya fase pemulangan gelombang pertama dari Makkah.

Jemaah yang berasal dari Singkawang, Kalimantan Barat, ini diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah pada Senin, 15 Juni 2026. Momen ini disambut dengan rasa bahagia oleh para jemaah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menyatakan bahwa interaksi dengan jemaah menunjukkan kebahagiaan mereka untuk kembali ke Tanah Air. Hal ini sejalan dengan selesainya seluruh rangkaian ibadah haji yang telah dilaksanakan.

Menurut data dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, hingga Senin, 15 Juni 2026, total telah diberangkatkan 245 kloter dari Arab Saudi menuju Indonesia. Jumlah ini mencakup 95.178 jemaah dan 977 petugas, sehingga total keseluruhan mencapai 96.155 orang.

Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaf, memberikan konfirmasi bahwa proses pemulangan jemaah haji Indonesia berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Seluruh layanan terus dioptimalkan demi memastikan jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan nyaman.

Dari total keberangkatan tersebut, sebanyak 233 kloter telah tiba di Indonesia. Rombongan yang tiba ini terdiri dari 90.709 jemaah dan 929 petugas, dengan total 91.638 orang.

Sementara itu, operasional haji kini memasuki fase selanjutnya, yaitu pergerakan jemaah gelombang kedua. Jemaah gelombang kedua ini akan diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah.

Hingga Senin, tercatat 139 kloter yang terdiri dari 53.338 jemaah dan 556 petugas telah diberangkatkan menuju Kota Madinah.

Maria Assegaf menambahkan bahwa penerbangan terakhir untuk jemaah gelombang pertama menuju Indonesia dijadwalkan pada Selasa dini hari, 16 Juni 2026, tepatnya pukul 01.45 waktu Arab Saudi. Setelah itu, fokus pemulangan akan dialihkan kepada jemaah gelombang kedua yang saat ini berada di Madinah.

“Kepulangan mereka akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia,” jelas Maria.

Kemenhaj juga memberikan imbauan penting kepada jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Mereka diminta untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. Disarankan untuk beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta memperbanyak minum air putih.

Selain itu, jemaah juga diimbau untuk menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan berlebih. Penting juga untuk senantiasa menjaga kepedulian terhadap sesama jemaah, terutama bagi mereka yang lanjut usia, memiliki kebutuhan khusus, atau memerlukan pendampingan selama perjalanan pulang.

Satu hal yang kembali ditekankan oleh Kemenhaj adalah larangan bagi jemaah untuk membawa air zamzam dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan diberikan kepada jemaah setibanya di Indonesia sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan oleh pihak berwenang.

Maria Assegaf menegaskan kembali pentingnya menjaga nilai-nilai haji setelah jemaah kembali ke Tanah Air. Hal ini dapat diwujudkan melalui perilaku positif, kepedulian sosial, serta semangat persaudaraan yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui semangat Sukses Peradaban dan Keadaban, kami berharap nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keseharian para jemaah, menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama, memperkuat persatuan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.