Jemaah Haji Gelombang Kedua Pulang dari Madinah

News2 Dilihat

DermayuMagz.com – Jemaah haji Indonesia gelombang kedua telah memulai kepulangan mereka dari Madinah. Rombongan pertama yang terdiri dari 444 jemaah dari kelompok terbang (kloter) KJT 21 diberangkatkan pada Senin malam, 15 Juni 2026.

Persiapan keberangkatan telah dimulai sejak sore hari, pukul 17.00 waktu Arab Saudi. Jemaah secara bertahap meninggalkan akomodasi setelah seluruh proses persiapan pemulangan diselesaikan oleh petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah.

Jemaah kloter KJT 21 ini diberangkatkan dari Sektor 1 Madinah sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Mereka diangkut menggunakan sembilan unit bus dan dijadwalkan terbang menuju Tanah Air dengan pesawat SV5185 pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 00.20 waktu Arab Saudi.

Petugas haji telah mengatur proses keberangkatan agar berjalan tertib dan lancar. Jemaah tidak lagi membawa koper bagasi saat menuju bus, karena barang-barang tersebut telah melalui proses penimbangan dan pemeriksaan dua hari sebelum jadwal kepulangan.

Untuk memudahkan pergerakan, terutama bagi jemaah lanjut usia, petugas membantu membawa koper kabin menuju bus yang parkir tepat di depan hotel. Hal ini bertujuan agar para jemaah tidak terbebani saat perpindahan menuju bandara.

Kepala Sektor 1 Madinah, Ramlan Sudarto, menyatakan bahwa persiapan keberangkatan telah dilakukan secara matang untuk memastikan kelancaran proses pemulangan. Ia menekankan pentingnya persiapan ini dalam mendukung kelancaran kepulangan jemaah.

Ramlan menambahkan bahwa pada hari pertama pemulangan gelombang kedua ini, proses pendorongan jemaah dari penginapan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, petugas sempat menghadapi kendala teknis terkait jadwal keberangkatan yang berdekatan dengan rombongan jemaah dari negara lain.

Ia menjelaskan, adanya jadwal yang berimpitan dengan jemaah dari India dan Pakistan sempat menjadi tantangan. Namun, secara keseluruhan, proses pemulangan dari penginapan dilaporkan berjalan dengan lancar. Pernyataan ini disampaikan Ramlan kepada tim Media Center Haji di Madinah pada Senin, 15 Juni 2026.

Perjalanan dari Sektor 1 Madinah menuju bandara diperkirakan memakan waktu sekitar 30 menit. Setibanya di bandara, jemaah akan menjalani serangkaian proses administrasi sebelum memasuki pesawat untuk penerbangan kembali ke Indonesia.

Ramlan juga mengingatkan para jemaah untuk selalu disiplin mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Ia menegaskan pentingnya ketepatan waktu, dengan menyatakan, “Kita yang harus menunggu pesawat, bukan pesawat yang menunggu kita.”

Kepala Seksi Media Center Haji Daker Madinah, Ranita Erlanti Harahap, turut hadir dalam pelepasan keberangkatan jemaah. Ia menyampaikan doa agar seluruh jemaah dapat melaksanakan perjalanan pulang dengan aman hingga tiba kembali di Tanah Air.

Ranita berharap agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur, selamat dalam perjalanan, dan dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga tercinta di Indonesia.

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 16 hingga 30 Juni 2026. Keberangkatan dilakukan melalui Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdulaziz di Madinah.

Jemaah gelombang kedua ini sebelumnya telah menghabiskan waktu kurang lebih sembilan hari di Madinah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji mereka.

Adapun kedatangan terakhir jemaah gelombang kedua di Indonesia diproyeksikan pada tanggal 1 Juli 2026. Sebagai perbandingan, pemulangan jemaah gelombang pertama telah dilaksanakan lebih awal, yaitu pada periode 1 hingga 15 Juni 2026, melalui Bandara King Abdulaziz di Jeddah.