Ekuador vs Curacao: Duel Penentu Nasib di Grup E

bola8 Dilihat

Prediksi Ekuador vs Curacao: Pertarungan Hidup Mati di Grup E

Ekuador dan Curacao akan saling berhadapan dalam laga krusial Grup E Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium.

OlehHarley IkhsanDiterbitkan 20 Juni 2026, 16:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarGelandang Ekuador Kendry Paez (Kiri) dan Moises Caicedo buru kemenangan atas Curacao di Piala Dunia 2026. (Rodrigo BUENDIA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta – Putaran kedua Grup E Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Ekuador dan Curacao dalam duel yang krusial. Kedua tim sama-sama menelan kekalahan di laga pembuka, menjadikan pertemuan ini sebagai kesempatan vital untuk meraih poin perdana di turnamen.

Bagi Ekuador, laga ini adalah merupakan kans ideal untuk merebut tiga angka. Sementara Curacao menghadapi ujian bertahan hidup dalam debut mereka di panggung dunia.

Ekuador harus mengakui keunggulan Pantai Gading dengan skor tipis 1-0 pada Matchday 1, sebuah kekalahan yang mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka selama dua tahun. Sementara itu, Curacao, yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, harus takluk 7-1 dari juara dunia empat kali, Jerman.

Laga penentu ini akan digelar Minggu (21/6/2026) pukul 07.00 WIB di Kansas City Stadium.

Ekuador Bertekad Putus Tren Negatif dan Amankan Asa LolosPerbesarPara pemain Ekuador. (MARCOS PIN/AFP)

Kekalahan 1-0 dari Pantai Gading merupakan pukulan telak bagi Ekuador, mengakhiri catatan 19 pertandingan tak terkalahkan mereka yang impresif, termasuk 13 clean sheet. Gol Amad Diallo di menit-menit akhir menjadi penyebab kekalahan pertama tim asuhan Sebastian Beccacece dalam dua tahun terakhir. Ekuador berisiko mengakhiri babak penyisihan grup hanya dengan tiga poin jika mereka kalah dalam pertandingan terakhir mereka melawan Jerman.

Ketergantungan Ekuador pada penyerang veteran Enner Valencia, yang berusia 36 tahun, sangat terlihat. Meskipun kebugarannya sempat diragukan sebelum menghadapi Pantai Gading, Valencia tetap bermain penuh 90 menit dalam kekalahan tersebut. Tidak ada pemain Ekuador lain yang mampu mencetak dua digit gol, menyoroti pentingnya kontribusi Valencia di lini serang.

Untuk pertandingan ini, Ekuador diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-4-2. Hernan Galindez akan menjaga gawang, dengan Alan Franco, Willian Pacho, Joel Ordonez, dan Piero Hincapie mengisi lini pertahanan. Moises Caicedo, yang merupakan sosok kunci di lini tengah, diharapkan menjadi jangkar bersama Pedro Vite, sementara John Yeboah dan Gonzalo Plata akan menyokong dari sayap.

Pervis Estupinan berpeluang kembali bermain sebagai wing-back menggantikan Pedro Vite, dan Hincapie diharapkan tetap di lini belakang meski sedang memulihkan cedera otot.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bagi Curacao, penampilan di Piala Dunia 2026 adalah debut bersejarah. Meskipun menelan kekalahan telak 7-1 dari Jerman, tim asuhan Dick Advocaat menunjukkan perlawanan yang patut diacungi jempol dengan mampu menahan juara dunia itu selama 38 menit sebelum kebobohan dua gol jelang jeda.
Livano Comenencia mencetak gol pertama Curacao di Piala Dunia dalam pertandingan melawan Jerman, yang juga merupakan gol ketiganya untuk tim nasional, dan diperkirakan akan kembali menjadi starter. Pelatih Advocaat tidak menghadapi masalah cedera serius dari laga sebelumnya, sehingga memiliki skuad yang sehat untuk pertandingan krusial ini.
Curacao diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-3-3. Eloy Room akan berada di bawah mistar gawang, dilindungi oleh Sherel Floranus, Riechedly Bazoer, Armando Obispo, dan Deveron Fonville di lini belakang.
Kapten Leandro Bacuna, yang telah mencetak 16 gol untuk tim nasional, akan menjadi pusat di lini tengah bersama Tahith Chong, sementara Juninho Bacuna (14 gol) dan Jurgen Locadia diharapkan menjadi ujung tombak serangan utama. Advocaat diperkirakan akan tetap mempercayai inti tim berpengalaman yang berhasil membawa mereka lolos kualifikasi.

Show AllHarley IkhsanTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Piala Dunia
  • Timnas Ekuador
  • timnas Curacao
  • Ekuador vs Curacao
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Rodri Tak Layak Dikritik19 menit yang lalu
    • Lamine Yamal Belum Jadi Starter di Piala Dunia 202631 menit yang lalu
    • Skotlandia Wajib Menang Lawan Brasil untuk Lolos 32 Besar di Piala Dunia 202640 menit yang lalu
    • Taktik Adaptif Amerika Serikat di Piala Dunia 202647 menit yang lalu
    • Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo52 menit yang lalu
    • Achraf Hakimi Terancam Absen di Piala Dunia 2026 karena Kasus Asusila1 jam yang lalu
    • Rasa Malu Arda Guler dengan Capaian Turki di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Neymar Berpeluang Dimainkan Lawan Skotlandia di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Prediksi Ekuador vs Curacao: Pertarungan Hidup Mati di Grup E3 jam yang lalu
    • Raphinha Jadi Tumbal Kemenangan Perdana Brasil di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Prediksi Tunisia vs Jepang: Laga ke-1.000 Piala Dunia, Debut Renard di Tengah Krisis5 jam yang lalu
    • Miguel Almiron Ukir Sejarah, Pemain Pertama Kena Kartu Merah Aturan ‘Tutup Mulut’ FIFA di Piala Dunia 20266 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Prediksi Ekuador vs Curacao: Pertarungan Hidup Mati di Grup E

    Ekuador dan Curacao akan saling berhadapan dalam laga krusial Grup E Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium.

    OlehHarley IkhsanDiterbitkan 20 Juni 2026, 16:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarGelandang Ekuador Kendry Paez (Kiri) dan Moises Caicedo buru kemenangan atas Curacao di Piala Dunia 2026. (Rodrigo BUENDIA / AFP)Curacao Hadapi Tantangan Berat dengan Semangat DebutPerbesarPara pemain Curaçao bereaksi setelah kalah dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Curaçao di Stadion Houston, Houston, pada 14 Juni 2026. (RONALDO SCHEMIDT/AFP)

    Bagi Curacao, penampilan di Piala Dunia 2026 adalah debut bersejarah. Meskipun menelan kekalahan telak 7-1 dari Jerman, tim asuhan Dick Advocaat menunjukkan perlawanan yang patut diacungi jempol dengan mampu menahan juara dunia itu selama 38 menit sebelum kebobohan dua gol jelang jeda.

    Livano Comenencia mencetak gol pertama Curacao di Piala Dunia dalam pertandingan melawan Jerman, yang juga merupakan gol ketiganya untuk tim nasional, dan diperkirakan akan kembali menjadi starter. Pelatih Advocaat tidak menghadapi masalah cedera serius dari laga sebelumnya, sehingga memiliki skuad yang sehat untuk pertandingan krusial ini.

    Curacao diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-3-3. Eloy Room akan berada di bawah mistar gawang, dilindungi oleh Sherel Floranus, Riechedly Bazoer, Armando Obispo, dan Deveron Fonville di lini belakang.

    Kapten Leandro Bacuna, yang telah mencetak 16 gol untuk tim nasional, akan menjadi pusat di lini tengah bersama Tahith Chong, sementara Juninho Bacuna (14 gol) dan Jurgen Locadia diharapkan menjadi ujung tombak serangan utama. Advocaat diperkirakan akan tetap mempercayai inti tim berpengalaman yang berhasil membawa mereka lolos kualifikasi.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllHarley IkhsanTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Piala Dunia
  • Timnas Ekuador
  • timnas Curacao
  • Ekuador vs Curacao
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Rodri Tak Layak Dikritik19 menit yang lalu
    • Lamine Yamal Belum Jadi Starter di Piala Dunia 202631 menit yang lalu
    • Skotlandia Wajib Menang Lawan Brasil untuk Lolos 32 Besar di Piala Dunia 202640 menit yang lalu
    • Taktik Adaptif Amerika Serikat di Piala Dunia 202647 menit yang lalu
    • Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo52 menit yang lalu
    • Achraf Hakimi Terancam Absen di Piala Dunia 2026 karena Kasus Asusila1 jam yang lalu
    • Rasa Malu Arda Guler dengan Capaian Turki di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Neymar Berpeluang Dimainkan Lawan Skotlandia di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Prediksi Ekuador vs Curacao: Pertarungan Hidup Mati di Grup E3 jam yang lalu
    • Raphinha Jadi Tumbal Kemenangan Perdana Brasil di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Prediksi Tunisia vs Jepang: Laga ke-1.000 Piala Dunia, Debut Renard di Tengah Krisis5 jam yang lalu
    • Miguel Almiron Ukir Sejarah, Pemain Pertama Kena Kartu Merah Aturan ‘Tutup Mulut’ FIFA di Piala Dunia 20266 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Prediksi Ekuador vs Curacao: Pertarungan Hidup Mati di Grup E

    Ekuador dan Curacao akan saling berhadapan dalam laga krusial Grup E Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium.

    OlehHarley IkhsanDiterbitkan 20 Juni 2026, 16:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarGelandang Ekuador Kendry Paez (Kiri) dan Moises Caicedo buru kemenangan atas Curacao di Piala Dunia 2026. (Rodrigo BUENDIA / AFP)

    Liputan6.com, Jakarta – Putaran kedua Grup E Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Ekuador dan Curacao dalam duel yang krusial. Kedua tim sama-sama menelan kekalahan di laga pembuka, menjadikan pertemuan ini sebagai kesempatan vital untuk meraih poin perdana di turnamen.

    Bagi Ekuador, laga ini adalah merupakan kans ideal untuk merebut tiga angka. Sementara Curacao menghadapi ujian bertahan hidup dalam debut mereka di panggung dunia.

    Ekuador harus mengakui keunggulan Pantai Gading dengan skor tipis 1-0 pada Matchday 1, sebuah kekalahan yang mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka selama dua tahun. Sementara itu, Curacao, yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, harus takluk 7-1 dari juara dunia empat kali, Jerman.

    Laga penentu ini akan digelar Minggu (21/6/2026) pukul 07.00 WIB di Kansas City Stadium.

    Ekuador Bertekad Putus Tren Negatif dan Amankan Asa LolosPerbesarPara pemain Ekuador. (MARCOS PIN/AFP)

    Kekalahan 1-0 dari Pantai Gading merupakan pukulan telak bagi Ekuador, mengakhiri catatan 19 pertandingan tak terkalahkan mereka yang impresif, termasuk 13 clean sheet. Gol Amad Diallo di menit-menit akhir menjadi penyebab kekalahan pertama tim asuhan Sebastian Beccacece dalam dua tahun terakhir. Ekuador berisiko mengakhiri babak penyisihan grup hanya dengan tiga poin jika mereka kalah dalam pertandingan terakhir mereka melawan Jerman.

    Ketergantungan Ekuador pada penyerang veteran Enner Valencia, yang berusia 36 tahun, sangat terlihat. Meskipun kebugarannya sempat diragukan sebelum menghadapi Pantai Gading, Valencia tetap bermain penuh 90 menit dalam kekalahan tersebut. Tidak ada pemain Ekuador lain yang mampu mencetak dua digit gol, menyoroti pentingnya kontribusi Valencia di lini serang.

    Untuk pertandingan ini, Ekuador diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-4-2. Hernan Galindez akan menjaga gawang, dengan Alan Franco, Willian Pacho, Joel Ordonez, dan Piero Hincapie mengisi lini pertahanan. Moises Caicedo, yang merupakan sosok kunci di lini tengah, diharapkan menjadi jangkar bersama Pedro Vite, sementara John Yeboah dan Gonzalo Plata akan menyokong dari sayap.

    Pervis Estupinan berpeluang kembali bermain sebagai wing-back menggantikan Pedro Vite, dan Hincapie diharapkan tetap di lini belakang meski sedang memulihkan cedera otot.

    Curacao Hadapi Tantangan Berat dengan Semangat DebutPerbesarPara pemain Curaçao bereaksi setelah kalah dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Curaçao di Stadion Houston, Houston, pada 14 Juni 2026. (RONALDO SCHEMIDT/AFP)

    Bagi Curacao, penampilan di Piala Dunia 2026 adalah debut bersejarah. Meskipun menelan kekalahan telak 7-1 dari Jerman, tim asuhan Dick Advocaat menunjukkan perlawanan yang patut diacungi jempol dengan mampu menahan juara dunia itu selama 38 menit sebelum kebobohan dua gol jelang jeda.

    Livano Comenencia mencetak gol pertama Curacao di Piala Dunia dalam pertandingan melawan Jerman, yang juga merupakan gol ketiganya untuk tim nasional, dan diperkirakan akan kembali menjadi starter. Pelatih Advocaat tidak menghadapi masalah cedera serius dari laga sebelumnya, sehingga memiliki skuad yang sehat untuk pertandingan krusial ini.

    Curacao diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-3-3. Eloy Room akan berada di bawah mistar gawang, dilindungi oleh Sherel Floranus, Riechedly Bazoer, Armando Obispo, dan Deveron Fonville di lini belakang.

    Kapten Leandro Bacuna, yang telah mencetak 16 gol untuk tim nasional, akan menjadi pusat di lini tengah bersama Tahith Chong, sementara Juninho Bacuna (14 gol) dan Jurgen Locadia diharapkan menjadi ujung tombak serangan utama. Advocaat diperkirakan akan tetap mempercayai inti tim berpengalaman yang berhasil membawa mereka lolos kualifikasi.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllHarley IkhsanTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Piala Dunia
  • Timnas Ekuador
  • timnas Curacao
  • Ekuador vs Curacao
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Rodri Tak Layak Dikritik19 menit yang lalu
    • Lamine Yamal Belum Jadi Starter di Piala Dunia 202631 menit yang lalu
    • Skotlandia Wajib Menang Lawan Brasil untuk Lolos 32 Besar di Piala Dunia 202640 menit yang lalu
    • Taktik Adaptif Amerika Serikat di Piala Dunia 202647 menit yang lalu
    • Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo52 menit yang lalu
    • Achraf Hakimi Terancam Absen di Piala Dunia 2026 karena Kasus Asusila1 jam yang lalu
    • Rasa Malu Arda Guler dengan Capaian Turki di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Neymar Berpeluang Dimainkan Lawan Skotlandia di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Prediksi Ekuador vs Curacao: Pertarungan Hidup Mati di Grup E3 jam yang lalu
    • Raphinha Jadi Tumbal Kemenangan Perdana Brasil di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Prediksi Tunisia vs Jepang: Laga ke-1.000 Piala Dunia, Debut Renard di Tengah Krisis5 jam yang lalu
    • Miguel Almiron Ukir Sejarah, Pemain Pertama Kena Kartu Merah Aturan ‘Tutup Mulut’ FIFA di Piala Dunia 20266 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya