Top 3 Berita Sepak Bola: Legenda MU Membandingkan Ronaldo dan Messi

bola5 Dilihat

DermayuMagz.com – Legenda Manchester United, Paul Scholes, menyoroti perbedaan performa Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di awal Piala Dunia 2026. Ronaldo tampil kurang memuaskan di laga pertama Portugal, sementara Messi justru bersinar dengan mencetak hattrick untuk Argentina.

Pertandingan perdana Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir dengan hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo. Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol dalam laga tersebut, yang memicu berbagai analisis dari pengamat sepak bola.

Di sisi lain, Lionel Messi menunjukkan performa gemilang. Ia berhasil mencetak tiga gol atau hattrick saat Argentina melakoni laga pembuka melawan Aljazair, yang berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk tim Tango.

Perbandingan antara kedua megabintang ini selalu menjadi topik menarik di dunia sepak bola. Scholes, yang pernah bermain bersama Ronaldo di Manchester United, memberikan pandangannya mengenai situasi terkini kedua pemain tersebut.

Selain berita mengenai perbandingan Ronaldo dan Messi, sorotan juga tertuju pada ajang balap motor. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus melewati sesi kualifikasi 1 setelah hanya mampu menempati posisi ke-15 pada sesi practice Moto3 Republik Ceko.

Sementara itu, di kancah transfer pelatih, rencana besar Ruben Amorim setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih AC Milan mulai terkuak. Ada indikasi bahwa Amorim dapat membuat manuver yang berpotensi merepotkan Manchester United, terutama dalam perburuan pemain yang juga diminati oleh klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Berikut adalah rangkuman tiga berita bola terpopuler yang menjadi perhatian pembaca Liputan6.com dalam 24 jam terakhir.

Paul Scholes Sebut Cristiano Ronaldo Jadi Masalah untuk Portugal, Singgung Hattrick Lionel Messi

Paul Scholes mengemukakan pendapatnya bahwa Cristiano Ronaldo bisa menjadi salah satu kendala bagi tim nasional Portugal. Pernyataan ini muncul setelah Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo dalam laga pembuka Piala Dunia 2026.

Scholes, yang merupakan legenda Manchester United, secara spesifik menyoroti bagaimana performa Ronaldo saat ini bisa menjadi beban bagi timnya. Ia juga tidak lupa membandingkan situasi Ronaldo dengan Lionel Messi yang baru saja mencetak hattrick.

Portugal gagal meraih poin penuh dalam pertandingan yang berlangsung di Houston, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Meskipun sempat unggul melalui gol Joao Neves, Portugal akhirnya harus kecolongan gol balasan dari Yoane Wissa, sehingga pertandingan berakhir imbang.

Scholes berpendapat bahwa Portugal mungkin perlu memikirkan kembali peran Ronaldo dalam tim, terutama jika performanya tidak sesuai harapan. Ia secara tidak langsung menyiratkan bahwa fokus dan performa Messi yang luar biasa bersama Argentina bisa menjadi tolok ukur.

Menurut Scholes, penampilan Ronaldo yang kurang optimal dapat memengaruhi dinamika tim secara keseluruhan. Ia juga menyinggung bagaimana Messi mampu memberikan dampak instan dan decisive bagi timnya, sebuah kontras yang mencolok dengan situasi Ronaldo.

Pernyataan Scholes ini menambah perdebatan mengenai masa depan Ronaldo di level internasional, terutama mengingat usianya yang semakin tidak muda lagi. Piala Dunia 2026 ini bisa jadi merupakan panggung terakhir bagi bintang asal Portugal tersebut.

Hasil Moto3 Republik Ceko: Veda Ega Pratama Finis Ke-15 di Practice, Harus Lewati Q1

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan di seri Moto3 Republik Ceko 2026. Pada sesi practice yang digelar di Sirkuit Brno, Jumat (19/6), Veda Ega hanya mampu menempati posisi ke-15.

Hasil ini mengharuskan Veda Ega untuk berjuang lebih keras melalui sesi kualifikasi 1 (Q1). Posisi ke-15 ini merupakan peningkatan dari sesi latihan bebas pertama (FP1) yang ia jalani sebelumnya, namun belum cukup untuk mengamankan tiket langsung ke sesi kualifikasi utama.

Veda Ega Pratama, yang saat ini membela Honda Team Asia, menunjukkan perjuangan keras di lintasan. Meskipun demikian, persaingan di kelas Moto3 sangatlah ketat, menuntut konsistensi dan performa puncak dari setiap pembalap.

Para penggemar balap motor Indonesia tentu berharap Veda Ega dapat bangkit di sesi kualifikasi Q1 dan lolos ke Q2, serta memperbaiki posisinya untuk balapan utama. Perjalanannya di Moto3 terus menjadi sorotan dan dukungan.

Latih AC Milan, Ruben Amorim Recoki Rencana Transfer Manchester United

Penunjukan Ruben Amorim sebagai pelatih baru AC Milan tampaknya akan membawa dampak signifikan, tidak hanya bagi klub Italia tersebut tetapi juga bagi klub-klub lain, termasuk Manchester United.

Amorim, yang baru saja resmi diikat kontrak oleh AC Milan, dilaporkan telah mulai menyusun daftar pemain yang ingin didatangkannya. Manuver ini berpotensi mengganggu rencana transfer Manchester United yang juga tengah berambisi memperkuat skuadnya.

Sebelumnya, Ruben Amorim sempat dikaitkan dengan Manchester United, namun kini ia akan memimpin proyek baru di San Siro. Keputusannya untuk memburu pemain yang sama dengan incaran Manchester United bisa memicu persaingan ketat di bursa transfer musim panas 2026.

AC Milan sendiri sedang dalam proses membangun kembali kejayaannya, dan kedatangan Amorim diharapkan membawa angin segar serta filosofi permainan yang baru. Kehadirannya juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain top Eropa.

Kabar ini tentu akan menarik perhatian para penggemar sepak bola, terutama para pendukung Manchester United dan AC Milan, yang menantikan bagaimana pergerakan kedua klub di pasar transfer mendatang. Persaingan antara Amorim dan Manchester United dalam memperebutkan target pemain diprediksi akan semakin memanas.

Miguel Almiron Ukir Sejarah, Pemain Pertama Kena Kartu Merah Aturan ‘Tutup Mulut’ FIFA di Piala Dunia 2026

Pemain tim nasional Paraguay, Miguel Almiron, mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia 2026 dengan cara yang tidak terduga. Ia menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah berdasarkan aturan baru FIFA yang melarang pemain menutup mulut saat berinteraksi di lapangan.

Insiden ini terjadi pada pertandingan Grup D antara Paraguay melawan Turki. Keputusan wasit Ivan Barton, yang didukung oleh tinjauan VAR, mengusir Almiron dari lapangan setelah ia terlihat menutup mulutnya saat beradu argumen dengan bek Turki, Mert Muldur.

Aturan baru ini, yang mulai diterapkan oleh FIFA dan IFAB pada April 2026, bertujuan untuk memberantas segala bentuk pelecehan verbal di lapangan, termasuk ujaran rasis dan homofobia. FIFA berharap dengan adanya larangan menutup mulut, komunikasi yang tidak pantas dapat lebih mudah terdeteksi dan ditindak.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan dukungan penuh terhadap aturan ini. Ia berujar bahwa jika seseorang tidak memiliki sesuatu untuk disembunyikan, maka tidak ada alasan untuk menutup mulut saat berbicara. Filosofi ini menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam setiap ucapan di lapangan.

Kartu merah yang diterima Almiron tentu menjadi kerugian bagi Paraguay, yang saat itu sedang memimpin pertandingan. Pemain berusia 32 tahun ini dipastikan akan absen dalam laga pamungkas Paraguay di fase grup melawan Australia, yang dapat memengaruhi peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya.

Aturan “tutup mulut” ini sendiri muncul sebagai respons terhadap beberapa insiden kontroversial yang terjadi sebelumnya, salah satunya yang melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dan Vinicius Jr dari Real Madrid. Tindakan ini diharapkan dapat menciptakan iklim pertandingan yang lebih positif dan menghormati semua pihak.