Brasil vs Haiti: Saksikan Live Streaming Piala Dunia 2026

bola6 Dilihat

DermayuMagz.com – Pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Haiti telah dimulai. Laga ini digelar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 07.30 WIB.

Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran TVRI. Brasil yang saat ini mengoleksi satu poin, tertahan imbang oleh Maroko di laga pembuka. Sementara itu, Haiti masih berada di dasar klasemen tanpa poin.

Sebagai salah satu tim unggulan dalam Piala Dunia 2026, Brasil dituntut untuk menampilkan performa yang jauh lebih baik. Kemenangan pada laga ini sangat krusial untuk menjaga peluang mereka lolos ke fase berikutnya.

Rekor Pertemuan dan Perbandingan Performa Jelang Brasil vs Haiti

Secara historis, Brasil memiliki rekor pertemuan yang sangat dominan melawan Haiti:

  • 09 Juni 2016: Brasil 7-1 Haiti
  • 19 Agustus 2004: Haiti 0-6 Brasil
  • 27 April 1974: Brasil 4-0 Haiti

Untuk performa terkini, berikut adalah lima pertandingan terakhir dari kedua tim:

5 Pertandingan Terakhir Brasil

  • 14 Juni 2026: Brasil 1-1 Maroko
  • 07 Juni 2026: Brasil 2-1 Mesir
  • 01 Juni 2026: Brasil 6-2 Panama
  • 01 April 2026: Brasil 3-1 Kroasia
  • 27 Maret 2026: Prancis 2-1 Brasil

5 Pertandingan Terakhir Haiti

  • 14 Juni 2026: Haiti 0-1 Skotlandia
  • 06 Juni 2026: Peru 2-1 Haiti
  • 03 Juni 2026: Haiti 4-0 Selandia Baru
  • 01 April 2026: Haiti 1-1 Islandia
  • 29 Maret 2026: Haiti 0-1 Tunisia

Tempat Menonton Brasil vs Haiti

Seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati melalui siaran TV digital TVRI Nasional dan TVRI Sport yang tersedia secara free-to-air (FTA).

Selain itu, bagi yang ingin menonton secara daring, pemegang hak siar over-the-top (OTT) adalah FolaPlay dan MAXStream TV.

Pertandingan antara Brasil dan Haiti ini menjadi momentum penting bagi Selecao untuk bangkit dan menunjukkan kualitasnya di panggung Piala Dunia 2026.

Prediksi Tunisia vs Jepang: Laga ke-1.000 Piala Dunia, Debut Renard di Tengah Krisis

Laga ke-1.000 Piala Dunia mempertemukan Tunisia dan Jepang pada edisi 2026.

Perbesar

Herve Renard coba mengubah peruntungan Tunisia di Piala Dunia 2026. (Bola.com/Abdul Azis)

Liputan6.com, Jakarta – Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 antara Tunisia dan Jepang di Estadio Monterrey, Guadalupe, Minggu (21/6/2026) pukul 11.00 WIB, akan mencatat sejarah sebagai laga ke-1.000 dalam turnamen akbar tersebut.

Laga ini juga menandai debut kepelatihan Herve Renard bersama Tunisia, yang baru saja mengalami kekalahan telak di pertandingan pembuka.

Tunisia memasuki pertandingan ini dengan kondisi yang kurang ideal setelah menelan kekalahan 5-1 dari Swedia pada laga pertama grup. Hasil tersebut berujung pada pemecatan pelatih Sabri Lamouchi, yang baru menjabat sejak Januari dan hanya memimpin dalam lima pertandingan.

Di sisi lain, Jepang berhasil mencuri satu poin penting saat bermain imbang 2-2 melawan Belanda di pertandingan pembuka Grup F pekan lalu. Hasil tersebut mengakhiri rentetan enam kemenangan beruntun Samurai Biru.

Debut Herve Renard dan Misi Kebangkitan Tunisia

Perbesar

Timnas Tunisia. (Dok. fifa.com)

Setelah pemecatan Lamouchi, Direktur Teknis Tunisia Mondher Kebaier awalnya dijadwalkan mengambil alih. Namun, Federasi Sepak Bola Tunisia kemudian menunjuk pelatih asal Prancis, Herve Renard, yang kini berusia 57 tahun.

Renard dikenal luas karena berhasil membawa Arab Saudi meraih kemenangan mengejutkan atas juara dunia Argentina di Qatar pada edisi sebelumnya. Ia kini akan melatih di Piala Dunia ketiganya secara berturut-turut dengan negara yang berbeda, setelah sebelumnya memimpin Maroko pada 2018 dan Arab Saudi pada 2022.

Tunisia, yang menempati peringkat ke-55 dunia oleh FIFA, hanya meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan internasional terakhir di semua kompetisi, dengan dua hasil imbang dan lima kekalahan. Mereka juga menderita kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir dengan skor agregat 11-1.

Meski demikian, tim berjuluk The Eagles of Carthage ini memiliki kenangan manis dengan Jepang, setelah mengalahkan mereka 3-0 di final turnamen persahabatan Kirin Cup empat tahun lalu. Tunisia setidaknya juga berhasil memenangkan satu pertandingan di dua penampilan Piala Dunia terakhir pada 2018 dan 2022.

Di bawah Renard, Tunisia kemungkinan akan mengubah formasi dari 3-5-2 yang digunakan Lamouchi saat melawan Swedia menjadi empat bek. Omar Rekik dan Montassar Talbi diperkirakan akan mengisi posisi bek tengah, diapit oleh Yan Valery dan Ali Abdi sebagai bek sayap.

Hannibal Mejbri dari Burnley dapat berperan sebagai gelandang serang, di depan duo gelandang Ellyes Skhiri dan Rani Khedira. Firas Chaouat, yang telah mencetak enam gol internasional, menjadi kandidat kuat untuk memimpin lini serang, mengungguli Hazem Mastouri dan Elias Saad.