Sarwendah Prioritaskan Kebutuhan Anak, Tetap Jembatani Komunikasi dengan Ruben Onsu

showbiz9 Dilihat

DermayuMagz.com – Di tengah isu keretakan rumah tangga yang tengah menerpa, Sarwendah membuktikan komitmennya untuk memprioritaskan kesejahteraan anak-anak di atas segalanya. Sikap bijak ini kembali ditunjukkan dengan kesediaannya memfasilitasi pertemuan antara kedua buah hatinya dengan sang suami, Ruben Onsu.

Momen haru tersebut terjadi segera setelah anak-anak mereka kembali dari Singapura. Meskipun baru saja tiba, Sarwendah tidak menghalang-halangi kesempatan anak-anak untuk bertemu dengan Ruben Onsu, yang diketahui akan segera berangkat menunaikan ibadah umrah. Keputusan ini mencerminkan kedewasaan dan fokus utama Sarwendah yang selalu mengutamakan keutuhan emosional anak-anak.

Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berjalan lancar. Ia menekankan bahwa akses untuk anak bertemu dengan ayahnya tidaklah serumit yang mungkin dibayangkan banyak orang. Hal ini menjadi sinyal positif, menunjukkan potensi penyelesaian masalah keluarga secara kekeluargaan yang lebih damai.

Lebih lanjut, pihak Sarwendah juga tengah mempersiapkan agenda mediasi yang dijadwalkan pada tanggal 11 mendatang. Chris berharap agar dalam pertemuan tersebut, baik Sarwendah maupun Ruben Onsu dapat hadir secara langsung, bukan hanya diwakili oleh tim kuasa hukum masing-masing. Kehadiran langsung dianggap krusial untuk memfasilitasi dialog yang lebih substantif dan empatik.

Upaya mediasi ini dirancang sebagai forum untuk berbicara dari hati ke hati. Tujuannya adalah untuk mencari titik temu dan mengakhiri perselisihan yang ada, demi melindungi anak-anak dari dampak negatif konflik orang tua. Chris menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, korban sesungguhnya bukanlah orang tua, melainkan anak-anak yang terjebak di tengah permasalahan.

Mengenai bukti-bukti yang telah diserahkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Chris menjelaskan bahwa pihaknya hanya mengikuti alur pembuktian yang telah dimulai oleh pihak lawan. Bukti tersebut mencakup berbagai bentuk komunikasi tertulis, seperti pesan singkat dan dokumen lainnya.

Chris Sam Siwu juga kembali mengingatkan kepada seluruh pihak, khususnya media, untuk dapat mengurangi intensitas pemberitaan yang berlebihan mengenai masalah ini. Ia berharap agar liputan yang cenderung sensasional dapat dikurangi demi kenyamanan dan ketenangan anak-anak. Kondisi yang lebih kondusif sangat diharapkan hingga seluruh permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik.

Sementara itu, di belahan berita hiburan lain, kabar duka menyelimuti dunia musik Tanah Air. Ayahanda dari gitaris band Kotak, Cella Kotak, yaitu Achmad Handoko, dilaporkan telah meninggal dunia. Berita duka ini dibagikan oleh vokalis Kotak, Tantri Syalindri, melalui akun Instagram pribadinya.

Achmad Handoko menghembuskan napas terakhirnya di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat, 26 Juni 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Tantri melalui unggahan di Instagram Stories, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dan memohon doa dari masyarakat serta penggemar untuk almarhum.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah, almarhum Achmad Handoko, ayahanda tercinta dari Mario Marcella Handika Putra (Cella Kotak) pada hari Jumat 26 Juni 2026 pukul 07.00 WIB. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Ya Allah ampunilah beliau, rahmatilah beliau, berilah beliau keselamatan dan maafkanlah segala kesalahannya,” tulis Tantri dalam unggahannya yang diiringi latar belakang hitam polos, menandakan suasana duka.

Tantri juga menambahkan doa agar seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, dosa-dosanya diampuni, kuburnya dilapangkan, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan, termasuk Cella Kotak, diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

Kepergian ayahanda Cella Kotak ini tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Kotak, terutama bagi sang gitaris. Band Kotak sendiri saat ini beranggotakan tiga personel utama: Tantri Syalindri sebagai vokalis, Swasti Sabdastantri alias Chua sebagai bassist, dan Mario Marcella Handika Putra atau Cella sebagai gitaris. Kehadiran ayahanda Cella selama ini tentu menjadi sosok penting dalam kehidupannya.