Polri Ajak Publik Berikan Masukan untuk Perbaikan

News2 Dilihat

DermayuMagz.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan kritik dan masukan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kapolri usai membuka Pekan Olahraga Polri yang diselenggarakan di Polda Metro Jaya. Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” diharapkan menjadi momentum penting bagi institusi kepolisian untuk semakin mendekatkan diri dengan rakyat dan terbuka terhadap segala bentuk evaluasi.

Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen nyata. Melalui berbagai kegiatan yang dirancang, Polri ingin memastikan masyarakat dapat merasakan kehadiran mereka secara langsung. Lebih dari itu, momen ini menjadi sarana bagi publik untuk menyalurkan aspirasi, kritik, dan saran yang konstruktif.

“Tema kita kali ini adalah ‘Polri untuk Masyarakat’, jadi seluruh kegiatan kita, kita harapkan ini merupakan kegiatan untuk masyarakat betul-betul bisa merasakan kehadiran Polri, dan tentunya masyarakat juga bisa memberikan masukan kepada Polri tentang hal-hal yang mungkin masih kurang, hal-hal yang masih bisa diperbaiki,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menambahkan bahwa setiap masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi berharga bagi Polri. Dengan demikian, institusi kepolisian dapat terus berbenah dan merespons keluhan serta harapan masyarakat dengan lebih baik. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Polri untuk bertransformasi menjadi institusi yang lebih profesional dan melayani.

Persiapan untuk puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dilaporkan telah memasuki tahap gladi, menandakan keseriusan dalam menyelenggarakan rangkaian acara yang meriah dan bermakna. Agenda ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, tetapi juga sebagai sarana mempererat interaksi antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang telah disiapkan mencakup berbagai aspek, mulai dari kegiatan sosial hingga kompetisi yang melibatkan partisipasi luas. Di antaranya adalah program bakti kesehatan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, serta kegiatan bakti olahraga yang bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat.

Selain itu, Polri juga menggelar berbagai kompetisi seni dan kreativitas. Lomba-lomba ini diharapkan dapat menggali potensi dan bakat yang ada di masyarakat, sekaligus memberikan wadah ekspresi yang positif. Tidak ketinggalan, kompetisi esport juga menjadi salah satu agenda yang diadopsi, sejalan dengan perkembangan tren digital di kalangan anak muda.

Lebih lanjut, Polri juga mengadakan lomba pelayanan publik. Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan setiap unit pelayanan di lingkungan Polri dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik.

“Ya kemarin kita sudah mulai melaksanakan gladi. Memang ada berbagai macam jenis kegiatan, mulai dari bakti kesehatan, kemudian bakti olahraga, kemudian juga berbagai macam kegiatan mulai daripada rangkaian lomba, ada esport di beberapa daerah,” jelas Kapolri.

Beliau juga menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Polri berupaya untuk tidak hanya menjalankan tugas pokoknya, tetapi juga berkontribusi positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, institusi kepolisian ini bertekad untuk terus bekerja keras, transparan, dan akuntabel. Kritik dan saran dari masyarakat menjadi pendorong utama bagi Polri untuk terus melakukan perbaikan demi mewujudkan citra kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya di mata publik.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi bukti bahwa Polri menyadari pentingnya dialog terbuka dengan masyarakat. Dengan mendengarkan suara rakyat, Polri berharap dapat terus melayani dan melindungi bangsa Indonesia dengan lebih baik lagi di masa mendatang.