Update Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam

Bisnis4 Dilihat

DermayuMagz.com – Harga berbagai komoditas pangan di Indonesia terpantau mengalami fluktuasi pada Selasa, 7 Juli 2026. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional menunjukkan bahwa cabai rawit merah masih memegang predikat sebagai salah satu komoditas dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran.

Dalam pantauan yang dilakukan pada Selasa pagi pukul 08.15 WIT, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp 62.150 per kilogram (kg). Angka ini menempatkan cabai rawit merah sebagai komoditas yang cukup memberatkan bagi rumah tangga.

Sementara itu, harga telur ayam ras dilaporkan cukup stabil, berada di kisaran Rp 29.100 per kg. Komoditas penting lainnya seperti beras, bawang, dan berbagai jenis cabai lainnya juga menunjukkan tren harga yang relatif terkendali.

PIHPS Nasional juga merinci harga komoditas cabai lainnya. Harga cabai merah besar terpantau berada di angka Rp 50.050 per kg. Untuk cabai merah keriting, harganya sedikit lebih tinggi, yaitu Rp 50.900 per kg. Sementara itu, cabai rawit hijau dijual dengan harga Rp 49.950 per kg.

Pergerakan harga pangan ini menjadi indikator penting bagi kondisi ekonomi rumah tangga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kenaikan harga pada komoditas pokok seperti cabai dapat berdampak pada pengeluaran bulanan masyarakat.

Beralih ke komoditas bumbu dapur, harga bawang merah dilaporkan sebesar Rp 46.900 per kg. Komoditas bawang putih juga mengalami harga yang signifikan, yaitu Rp 44.000 per kg. Keduanya merupakan bumbu esensial dalam masakan Indonesia.

Untuk komoditas beras, yang merupakan makanan pokok utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, harga bervariasi tergantung kualitasnya. Beras kualitas bawah I dijual seharga Rp 14.700 per kg, sementara kualitas bawah II sedikit lebih rendah di Rp 14.500 per kg.

Lebih lanjut, beras kualitas medium I dibanderol dengan harga Rp 16.350 per kg, dan kualitas medium II berada di angka Rp 16.150 per kg. Bagi konsumen yang mencari kualitas premium, beras kualitas super I ditawarkan seharga Rp 17.650 per kg, dan kualitas super II Rp 17.150 per kg.

Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat sebesar Rp 36.700 per kg. Sementara itu, harga daging sapi masih terbilang tinggi. Daging sapi kualitas I dijual dengan harga Rp 150.400 per kg, dan kualitas II Rp 141.450 per kg.

Komoditas gula juga mengalami fluktuasi harga. Gula pasir premium dijual seharga Rp 20.300 per kg, sedangkan gula pasir lokal berada di kisaran Rp 19.050 per kg.

Untuk kebutuhan minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp 20.550 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I dijual lebih mahal, yaitu Rp 24.250 per liter, sementara merek II seharga Rp 23.400 per liter.

Data harga pangan ini bersumber dari PIHPS Nasional yang merupakan bagian dari Badan Pangan Nasional, yang bertugas memantau dan melaporkan ketersediaan serta harga pangan di seluruh Indonesia. Informasi ini krusial bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan stabilisasi harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat.

Kondisi harga pangan yang terpantau ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pasokan dari petani, biaya distribusi, hingga permintaan dari konsumen. Fluktuasi harga, terutama pada komoditas seperti cabai, seringkali menjadi perhatian publik dan pemangku kepentingan.

Pemerintah melalui berbagai instansi terkait terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau. Upaya ini meliputi pengawasan di tingkat produsen dan distributor, serta fasilitasi bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi.

Masyarakat diharapkan dapat memantau pergerakan harga pangan secara berkala untuk merencanakan pengeluaran rumah tangga dengan lebih bijak. Informasi yang akurat dan terkini mengenai harga pangan menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan ekonomi sehari-hari.