Alexandra Eala Tersingkir dari Wimbledon oleh Jasmine Paolini

bola7 Dilihat

Langkah Alexandra Eala di Wimbledon 2026 Dihentikan Jasmine Paolini

Alexandra Eala gagal melaju ke perempat final Wimbledon 2026 usai kalah 4-6, 6-4, 3-6 dari Jasmine Paolini.

OlehAsad ArifinDiterbitkan 06 Juli 2026, 22:53 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPetenis Filipina, Alexandra Eala, mengembalikan bola saat menghadapi petenis Italia, Jasmine Paolini, pada babak keempat tunggal putri The Championships, Wimbledon di London. – AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Liputan6.com, Jakarta – Perjalanan luar biasa Alexandra Eala di Wimbledon 2026 akhirnya harus berakhir pada babak 16 besar. Petenis muda asal Filipina itu gagal melanjutkan langkah ke perempat final setelah takluk dari unggulan ke-13 asal Italia, Jasmine Paolini.

Bermain di Centre Court, Senin (6/7/2026), Eala memberikan perlawanan sengit sebelum menyerah dengan skor 4-6, 6-4, 3-6. Pertandingan berlangsung ketat selama tiga set dan memperlihatkan kualitas permainan kedua petenis.

Meski gagal melaju lebih jauh, penampilan Eala tetap menjadi salah satu cerita terbesar di Wimbledon 2026 yang setiap pertandingannya disiarkan di Vidio. Sebelum dihentikan Paolini, petenis berusia 21 tahun itu mencuri perhatian dunia setelah menyingkirkan Iga Swiatek dan mencatat sejarah bagi tenis Filipina.

Sementara itu, kemenangan atas Eala membawa Paolini kembali menembus perempat final Grand Slam untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Ia akan menghadapi wakil Ukraina, Marta Kostyuk, untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

Jasmine Paolini Bangkit, Alexandra Eala Kehabisan MomentumPerbesarPetenis Italia, Jasmine Paolini, merayakan kemenangan atas petenis Filipina, Alexandra Eala, pada babak keempat tunggal putri Wimbledon 2026 di London, Senin (6/7/2026) – AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Paolini tampil lebih efektif pada set pertama dan berhasil mengamankan kemenangan 6-4. Sempat gagal menutup set lebih awal, petenis Italia itu akhirnya memanfaatkan satu break penting untuk unggul lebih dahulu.

Eala menunjukkan mental bertanding yang luar biasa pada set kedua. Setelah kedua pemain saling mematahkan servis di awal pertandingan, petenis kidal itu merebut break krusial untuk memimpin 4-3 sebelum mempertahankan servisnya meski sempat tertinggal 0-40.

Keberhasilan menutup set kedua membuat Eala memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan. Namun, Paolini kembali menunjukkan pengalaman dan ketenangannya pada momen-momen penting.

Momentum penentu hadir pada game kedelapan set ketiga ketika Paolini berhasil mematahkan servis Eala. Petenis berusia 30 tahun itu kemudian menuntaskan pertandingan dengan percaya diri meski sempat tertinggal 0-30 saat melakukan servis untuk kemenangan.

Eala Tetap Torehkan Sejarah, Paolini Tatap Perempat FinalPerbesarPetenis Filipina, Alexandra Eala, merayakan kemenangan atas petenis Polandia, Iga Świątek, pada babak ketiga tunggal putri The Championships, Wimbledon di London, Sabtu (4/7/2026).AP Photo/Maja Smiejkowska

Meski langkahnya terhenti, Eala tetap meninggalkan catatan bersejarah di Wimbledon 2026. Ia menjadi petenis putri pertama dari Filipina yang mampu menembus babak ketiga dan babak keempat Grand Slam.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi titik balik bagi Paolini yang sempat menjalani musim kurang konsisten. Finalis Wimbledon dan French Open 2024 itu mengaku performanya terus meningkat sejak melewati laga putaran pertama.

“Setelah set pertama di putaran pertama, saya berpikir ‘Oke, ini pasti akan lebih baik’. Poin demi poin, game demi game, saya merasa lebih baik,” ucap Paolini dikutip dari France 24.

Keberhasilan menyingkirkan Eala membuka peluang baru bagi Paolini untuk kembali melangkah jauh di turnamen Grand Slam. Dengan kepercayaan diri yang terus meningkat, petenis Italia itu kini bersiap menghadapi Marta Kostyuk dalam perebutan satu tempat di babak semifinal Wimbledon 2026.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

8 Besar Piala Dunia 2026 tanpa Wakil Tuan Rumah

Asad ArifinTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Pentas Bola Dunia 2026

  • 8 Besar Piala Dunia 2026 tanpa Wakil Tuan Rumah1 jam yang lalu
  • Tempat Menonton Swiss vs Kolombia di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
  • Argentina vs Mesir Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
  • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir2 jam yang lalu
  • Piala Dunia 2026 yang Dikepung Aroma Politik2 jam yang lalu
  • Tempat Menonton Argentina vs Mesir di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
  • Inggris Pertimbangkan Banding Kartu Merah Jarell Quansah, Tiru Folarin Balogun6 jam yang lalu
  • Portugal Harus Tetap Percaya pada Mimpi Juara Piala Dunia7 jam yang lalu
  • Jordan Henderson Absen di Sisa Piala Dunia 2026 Akibat Cedera Pergelangan Tangan Saat Selebrasi7 jam yang lalu
  • Belgia Tanpa Ampun Memupus Mimpi Amerika Serikat8 jam yang lalu
  • Cristiano Ronaldo Ucapkan Selamat Tinggal kepada Piala Dunia9 jam yang lalu
  • Argentina vs Mesir: The Pharaoh Tidak Silau dengan Status Juara Bertahan La Albiceleste10 jam yang lalu

Lihat Selengkapnya

8 Besar Piala Dunia 2026 tanpa Wakil Tuan Rumah

Amerika Serikat menyusul Kanada dan Meksiko tersingkir di babak 16 Besar Piala Dunia 2026

OlehAsad ArifinDiterbitkan 07 Juli 2026, 23:12 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarKiper Belgia Thibaut Courtois menangkap bola selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia sepak bola melawan Amerika Serikat di Seattle, Senin, 6 Juli 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta – Piala Dunia 2026 menghadirkan catatan yang kurang menyenangkan bagi tiga negara tuan rumah. Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sama-sama gagal melangkah lebih jauh setelah tersingkir di babak 16 Besar.

Amerika Serikat menjadi tuan rumah terakhir yang harus mengakhiri perjalanan di fase gugur. Tim asuhan Mauricio Pochettino tak mampu membendung permainan Belgia dan menyerah dengan skor telak 1-4.

Sebelum Amerika Serikat tersingkir, Kanada dan Meksiko lebih dulu mengakhiri kiprah mereka. Hasil tersebut membuat tidak ada satu pun negara tuan rumah yang berhasil menembus babak perempat final.

Kondisi ini menjadi ironi bagi tiga tuan rumah yang sempat diharapkan mampu memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Namun, tekanan di fase gugur justru menjadi tantangan yang gagal mereka lewati.

Amerika Serikat Menyusul Kanada dan MeksikoPerbesarDuel antara Richie Laryea dan Achraf Hakimi pada laga Kanada vs Maroko di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 – AP Photo/Eric Gay

Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Belgia pada babak 16 Besar. Wakil Eropa itu tampil dominan dan menang 4-1 untuk memastikan tiket ke perempat final.

Dua gol Charles De Ketelaere menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Hans Vanaken dan Romelu Lukaku turut menyumbang masing-masing satu gol, sedangkan Amerika Serikat hanya mampu membalas lewat Malik Tillman.

Sebelumnya, Kanada juga lebih dulu angkat koper setelah kalah 0-3 dari Maroko di Houston Stadium. Kekalahan itu sekaligus mengakhiri harapan Kanada melanjutkan kiprah sebagai tuan rumah.

Azzedine Ounahi menjadi bintang kemenangan Maroko lewat dua gol yang dicetaknya. Satu gol lainnya disumbangkan Soufiane Rahimi untuk membawa Singa Atlas melaju ke babak perempat final.

Meksiko Gagal Bertahan, Belgia dan Inggris MelajuPerbesarPemain Inggris Jarell Quansah berebut bola dengan pemain Meksiko Johan Vasquez selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris di Mexico City, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Eduardo Verdugo)

Meksiko menjadi tuan rumah lain yang juga tersingkir di babak 16 Besar. El Tri harus mengakui keunggulan Inggris dalam laga sengit yang berakhir dengan skor 2-3.

Jude Bellingham mencetak dua gol untuk membawa Inggris meraih kemenangan. Satu gol lainnya dicetak Harry Kane melalui titik penalti, sementara Meksiko membalas lewat Julian Quinones dan penalti Raul Jimenez.

Dengan hasil tersebut, Inggris memastikan langkah ke perempat final dan akan menghadapi Norwegia. Di sisi lain, Belgia juga sukses mengamankan tiket ke delapan besar usai menyingkirkan Amerika Serikat.

Belgia kini bersiap menghadapi tantangan berat melawan Spanyol pada babak perempat final. Sementara itu, tersingkirnya Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memastikan seluruh tuan rumah Piala Dunia 2026 gagal melanjutkan perjalanan setelah babak 16 Besar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan SeputarSimak Artikel Lain Tentang Piala Dunia FIFA 2026Lihat Semua

Belgia Menang Melawan Ketidakadilan

Piala Dunia 2026 yang Dikepung Aroma Politik

Jordan Henderson Cedera Parah saat Rayakan Kemenangan Inggris Atas Meksiko

Lanjut Baca:

Argentina vs Mesir Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

Asad ArifinTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • EventPiala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen, diselenggarakan di tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko) dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026 Info
  • NegaraAmerika Serikat adalah salah satu negara republik konstitusional federal di Benua AmerikaLihat SelengkapnyaAmerika Serikat
  • NegaraKanada ialah negara paling utara dari Amerika SerikatLihat SelengkapnyaKanada
  • NegaraMeksiko merupakan salah satu negara yang terdapat di utara benua AmerikaLihat SelengkapnyaMeksiko
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • 8 Besar Piala Dunia 2026 tanpa Wakil Tuan Rumah1 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Swiss vs Kolombia di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir2 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 yang Dikepung Aroma Politik2 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Argentina vs Mesir di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Inggris Pertimbangkan Banding Kartu Merah Jarell Quansah, Tiru Folarin Balogun6 jam yang lalu
    • Portugal Harus Tetap Percaya pada Mimpi Juara Piala Dunia7 jam yang lalu
    • Jordan Henderson Absen di Sisa Piala Dunia 2026 Akibat Cedera Pergelangan Tangan Saat Selebrasi7 jam yang lalu
    • Belgia Tanpa Ampun Memupus Mimpi Amerika Serikat8 jam yang lalu
    • Cristiano Ronaldo Ucapkan Selamat Tinggal kepada Piala Dunia9 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir: The Pharaoh Tidak Silau dengan Status Juara Bertahan La Albiceleste10 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya