Perjalanan Karier Jhon Duran: Membela 7 Klub di 7 Negara Berbeda pada Usia 22 Tahun

bola8 Dilihat

Karier Unik Jhon Duran: Usia 22 Tahun, Bela 7 Klub dari 7 Negara Berbeda

Jhon Duran resmi dipinjam Benfica dari Al-Nassr. Di usia 22 tahun, striker Kolombia itu telah membela tujuh klub profesional di tujuh negara berbeda.

OlehAsad ArifinDiterbitkan 21 Juli 2026, 18:11 WIBShareCopy LinkBatalkanJhon Duran dalam pertandingan Al Nassr vs Al-Ettifaq dalam lanjutan Liga Pro Saudi di Al-Awwal Park, Sabtu dini hari WIB. (22-22-2025). (Bola.com/X Al Nassr)

Transfer ini menghadirkan catatan unik dalam perjalanan karier Duran. Meski baru berusia 22 tahun, ia kini telah memperkuat tujuh klub profesional yang tersebar di tujuh negara berbeda, sebuah perjalanan yang jarang dialami pemain seusianya.

Benfica membayar biaya peminjaman sebesar 6,1 juta euro atau sekitar £5,19 juta untuk mendatangkan Duran. Klub raksasa Portugal itu juga memiliki opsi pembelian permanen senilai 30 juta euro atau sekitar £25,5 juta pada akhir masa peminjaman.

Kedatangan Duran menjadi bagian dari upaya Benfica menambah daya gedor di lini depan. Di sisi lain, sang penyerang juga berharap menemukan stabilitas setelah dalam dua musim terakhir terus berganti klub dan kompetisi.

Dari Kolombia hingga Portugal, Karier Jhon Duran Sarat PerpindahanJhon Duran (Fenerbahce) merayakan gol kedua timnya dalam laga leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Champions melawan Feyenoord di Ulker stadium, Istanbul, 12 Agustus 2025. (Huseyin Yavuz/Dia Photo via AP)

Perjalanan profesional Jhon Duran dimulai bersama Envigado di Kolombia pada 2019. Penampilannya bersama klub tersebut membuka jalan menuju Major League Soccer (MLS) ketika Chicago Fire merekrutnya pada 2022.

Hanya setahun berselang, Aston Villa memboyong Duran ke Premier League dengan nilai transfer sekitar £14 juta pada Januari 2023. Di Inggris, ia berkembang menjadi salah satu penyerang muda yang menarik perhatian, termasuk lewat gol kemenangan ke gawang Bayern Munchen di Liga Champions.

Performa tersebut membuat Al-Nassr berani menggelontorkan dana sekitar £71 juta untuk merekrutnya pada Januari 2025. Meski mampu mencetak delapan gol dalam 13 pertandingan di Liga Arab Saudi, Duran tidak bertahan lama di Timur Tengah.

Pada musim berikutnya, ia sempat dipinjamkan ke Fenerbahce. Namun, perubahan situasi di klub setelah Jose Mourinho dipecat membuat masa peminjamannya dihentikan lebih cepat sebelum akhirnya Duran bergabung dengan Zenit St Petersburg hingga kini berlabuh di Benfica.

Benfica Jadi Klub Ketujuh, Duran Ingin Akhiri Masa NomadenPemain Aston Villa, Jhon Duran, merayakan kemenangan atas Bayer Munchen pada laga Liga Champions di Stadion di Stadion Villa Park, Kamis (3/10/2024). (David Davies/PA via AP)

Bergabung dengan Benfica membuat Duran resmi mencatatkan tujuh klub profesional dalam kariernya, yakni Envigado, Chicago Fire, Aston Villa, Al-Nassr, Fenerbahce, Zenit St Petersburg, dan Benfica.

Menariknya, seluruh klub tersebut berasal dari tujuh negara berbeda, mulai Kolombia, Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, Turki, Rusia, hingga Portugal.

Benfica berharap Duran mampu mengulangi produktivitas yang pernah ia tunjukkan di Aston Villa maupun Al-Nassr. Dengan usia yang masih 22 tahun, mantan penyerang Villa itu dinilai masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

Duran pun menyambut antusias kepindahannya ke Estadio da Luz. Ia mengaku bangga bisa mengenakan seragam klub tersukses di Portugal dan memasang target tinggi sejak hari pertama.

“Saya senang! Saya terus mengatakan bahwa ini adalah klub terbesar di Portugal. Saya sangat bersyukur bisa berada di sini. Saya ingin bermain bagus, memberikan yang terbaik, dan menjadi juara,” ucapnya.

Sumber: BBC Sport

Lanjut Baca:

Leandro Paredes Buka Suara usai Serang Pemain Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Asad ArifinTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

KlubKlub sepak bola asal Inggris yang berbasis di Aston, Brimingham.Lihat SelengkapnyaAston Villa

  • Benfica
  • Al Nassr
  • Jhon Duran
  • Bursa Transfer
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Leandro Paredes Buka Suara usai Serang Pemain Spanyol di Final Piala Dunia 202658 menit yang lalu
    • Popularitas 2 Bintang Piala Dunia 2026 Melesat di Instagram, Tambah 60 Juta Followers Baru2 jam yang lalu
    • Dani Olmo Kritik Perilaku Pemain Argentina: Anak-Anak Menonton3 jam yang lalu
    • Lionel Messi Absen di MLS All-Star Game, Pemulihan Setelah Piala Dunia 20263 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2030 Akan Diikuti 64 Tim, Klaim Presiden CONMEBOL4 jam yang lalu
    • Spanyol dan Jalan Panjang Menuju Gelar Piala Dunia Kedua5 jam yang lalu
    • Kontroversi Bola Emas 2026: Jurnalis Argentina Nilai Keputusan FIFA Hina Lionel Messi5 jam yang lalu
    • Perayaan Meriah Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Jutaan Suporter Merahkan Jalanan Madrid5 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Lahirkan Banyak Rekor Anyar, Siapa Saja yang Mengukirnya?5 jam yang lalu
    • Enzo Fernandez Harusnya Dikartu Merah Lebih Cepat, Ini Alasannya6 jam yang lalu
    • Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 20267 jam yang lalu
    • Enzo Fernandez Akhirnya Buka Suara usai Kartu Merah di Final Piala Dunia 20267 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Leandro Paredes Buka Suara usai Serang Pemain Spanyol di Final Piala Dunia 2026

    Leandro Paredes angkat bicara usai final Piala Dunia 2026. Ia menulis pesan emosional di Instagram dan menyebut Argentina terhebat dalam sejarah.

    OlehWiwig PrayugiDiterbitkan 21 Juli 2026, 21:05 WIBShareCopy LinkBatalkanPelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, dan pemainnya, Leandro Paredes. (Bola.com/JUAN MABROMATA / AFP).

    Di lapangan, Paredes lebih banyak dibicarakan karena insiden ketimbang performa. Baru enam menit berada di lapangan, ia langsung menerima kartu kuning.

    Argentina kalah 0-1 dari Spanyol dan gagal mempertahankan gelar juara dunia.

    Pesan Paredes di Instagram Setelah Pulang ke ArgentinaPemain Argentina Lionel Messi (dari kanan), Rodrigo De Paul, Nicolas Otamendi, dan Leandro Paredes meninggalkan panggung seusai menerima medali juara kedua dalam laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

    Setelah kembali ke Argentina, Paredes mengunggah pernyataan panjang yang menggambarkan kekecewaan sekaligus kebanggaannya atas perjalanan tim di turnamen.

    “Hari ini saya menulis dengan rasa sakit yang begitu besar di hati karena kami tidak mampu memberikan kebahagiaan yang pantas diterima negara kami,” tulis Paredes.

    “Hati saya dipenuhi kebanggaan karena kami telah memberikan segalanya dan sekali lagi membawa bendera kami setinggi mungkin,” lanjutnya.

    “Terima kasih kepada setiap orang yang menjadi bagian dari tim nasional ini, kepada kelompok pemain yang memberikan segalanya untuk mewakili seragam ini hingga detik terakhir di setiap pertandingan,” katanya.

    “Tim nasional Argentina terhebat dalam sejarah,” tegas Paredes.

    Masuk Babak Kedua, Kartu Kuning Datang Enam Menit Kemudian

    Paredes secara mengejutkan tidak menjadi pilihan utama Lionel Scaloni pada partai final dan baru dimainkan pada babak kedua.

    Enam menit setelah masuk, ia sudah diganjar kartu kuning.

    Pada beberapa momen berikutnya, ia dinilai beruntung tidak menerima kartu kuning kedua.

    Sesudah pertandingan berakhir, situasi memanas dan Paredes terlibat konfrontasi dengan dua pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi, sebelum kemudian dilerai.

    FIFA Buka Penyelidikan Kericuhan usai Final

    Sehari setelah final, FIFA resmi membuka penyelidikan atas kericuhan pascalaga berdasarkan laporan pertandingan.

    Komite Disiplin telah menunjuk Jaksa Disiplin dan Etik untuk mengusut dugaan pelanggaran sebelum menentukan kemungkinan sanksi.

    Insiden bermula saat selebrasi pemain dan staf Spanyol memicu ketegangan dengan kubu Argentina. Nahuel Molina terlibat cekcok dengan Rodri.

    Paredes terlihat mendorong Eric Garcia dan melakukan kontak fisik, sebelum situasi berhasil diredam oleh ofisial serta staf kedua tim.

    Lanjut Baca:

    Pembagian Peserta Piala AFF 2026, Ini Jadwal Timnas Indonesia di Grup A

    Wiwig Prayugi, Harley IkhsanTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

    Add as a preferred source on Google

    AtletLeandro Paredes adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Argentina yang bermain sebagai gelandang bertahan untuk Juventus.Lihat SelengkapnyaLeandro Paredes

  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Timnas Argentina
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Piala Dunia
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Popularitas 2 Bintang Piala Dunia 2026 Melesat di Instagram, Tambah 60 Juta Followers Baru1 jam yang lalu
    • Dani Olmo Kritik Perilaku Pemain Argentina: Anak-Anak Menonton2 jam yang lalu
    • Lionel Messi Absen di MLS All-Star Game, Pemulihan Setelah Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2030 Akan Diikuti 64 Tim, Klaim Presiden CONMEBOL3 jam yang lalu
    • Spanyol dan Jalan Panjang Menuju Gelar Piala Dunia Kedua4 jam yang lalu
    • Kontroversi Bola Emas 2026: Jurnalis Argentina Nilai Keputusan FIFA Hina Lionel Messi4 jam yang lalu
    • Perayaan Meriah Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Jutaan Suporter Merahkan Jalanan Madrid4 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Lahirkan Banyak Rekor Anyar, Siapa Saja yang Mengukirnya?4 jam yang lalu
    • Enzo Fernandez Harusnya Dikartu Merah Lebih Cepat, Ini Alasannya5 jam yang lalu
    • Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 20266 jam yang lalu
    • Enzo Fernandez Akhirnya Buka Suara usai Kartu Merah di Final Piala Dunia 20266 jam yang lalu
    • FIFA Selidiki Timnas Argentina Buntut Kericuhan Final Piala Dunia 20268 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya