Daftar Barang yang Lebih Hemat Dibeli dalam Jumlah Banyak untuk Belanja Cerdas

hot8 Dilihat

20 Barang yang Sebaiknya Dibeli dalam Jumlah Besar, Rahasia Belanja Cerdas yang Jarang Disadari

Ketahui barang yang sebaiknya dibeli dalam jumlah besar agar belanja lebih hemat tanpa membuat stok terbuang sia-sia.

OlehAndre Kurniawan KristiDiterbitkan 24 Juli 2026, 15:51 WIBShareCopy LinkBatalkanBarang yang Sebaiknya Dibeli dalam Jumlah Besar (AI Generated)

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui barang yang sebaiknya dibeli dalam jumlah besar agar manfaatnya benar-benar terasa dalam jangka panjang. Barang-barang dengan masa simpan lama, tingkat konsumsi tinggi, dan kebutuhan yang rutin biasanya menjadi pilihan terbaik untuk dibeli secara grosir. Berikut beberapa jenis barang yang layak diprioritaskan jika Anda ingin menerapkan kebiasaan belanja yang lebih hemat dan efisien.

1. BerasKesiapan cadangan beras saat ini jauh lebih kuat dibanding kondisi El Nino 2023. (Dok Kementan)

Beras merupakan kebutuhan pokok yang hampir selalu tersedia di setiap rumah sehingga menjadi salah satu barang yang paling layak dibeli dalam jumlah besar. Membeli beras dalam karung berukuran 10 hingga 25 kilogram umumnya menawarkan harga per kilogram yang lebih murah dibandingkan membeli kemasan kecil. Selain lebih hemat, Anda juga tidak perlu terlalu sering pergi ke toko hanya untuk membeli stok beras baru.

Meski demikian, beras harus disimpan dengan cara yang benar agar kualitasnya tetap terjaga. Gunakan wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang kering serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Dengan penyimpanan yang tepat, beras dapat bertahan dalam waktu lama tanpa mengalami penurunan kualitas maupun terserang kutu.

Advertisement

2. Tisu

Tisu termasuk barang yang selalu dibutuhkan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari membersihkan meja, mengeringkan tangan, hingga keperluan di kamar mandi. Karena tidak mudah rusak dan memiliki masa simpan yang panjang, membeli tisu dalam paket besar sering kali memberikan penghematan yang cukup signifikan dibandingkan membeli satuan.

Selain lebih ekonomis, membeli tisu dalam jumlah banyak juga mengurangi risiko kehabisan stok pada saat dibutuhkan. Apabila memiliki ruang penyimpanan yang cukup, paket tisu berukuran besar dapat disimpan selama berbulan-bulan tanpa memengaruhi kualitasnya selama terlindung dari kelembapan.

3. DeterjenIlustrasi menuangkan deterjen di mesin cuci. (c) RDNE Stock project/Pexels.com

Deterjen merupakan kebutuhan rutin bagi setiap rumah tangga, terutama bagi keluarga yang mencuci pakaian hampir setiap hari. Produk ini sering tersedia dalam kemasan ekonomis atau refill dengan harga yang lebih murah per kilogram maupun per liter, sehingga pembelian dalam jumlah besar mampu memberikan penghematan yang nyata dalam jangka panjang.

Agar kualitas deterjen tetap terjaga, simpan produk di tempat yang kering dan tertutup rapat, terutama untuk deterjen bubuk agar tidak menggumpal. Sementara itu, deterjen cair sebaiknya disimpan dalam wadah aslinya dan dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung supaya kandungannya tetap stabil.

Advertisement

4. Sabun Mandi

Sabun mandi, baik dalam bentuk batang maupun cair, merupakan kebutuhan harian yang hampir pasti digunakan oleh seluruh anggota keluarga. Oleh karena itu, membeli produk ini dalam paket isi banyak atau kemasan refill berukuran besar biasanya jauh lebih hemat dibandingkan membeli satuan setiap kali stok habis.

Selain menghemat pengeluaran, pembelian sabun mandi dalam jumlah besar juga membantu mengurangi frekuensi belanja sehingga lebih praktis. Pastikan sabun disimpan di tempat yang sejuk dan kering agar kualitas kemasan maupun isi produknya tetap terjaga hingga digunakan seluruhnya.

5. Sampo dan ConditionerBukan hanya untuk keramas, inilah beberapa manfaat lain dari sampo yang harus kamu ketahui. (Foto: oshonews.com)

Sampo dan conditioner termasuk produk perawatan diri yang digunakan secara rutin sehingga layak masuk dalam daftar barang yang sebaiknya dibeli dalam jumlah besar. Banyak produsen menawarkan kemasan keluarga atau refill yang memberikan harga lebih rendah dibandingkan membeli botol kecil secara berulang.

Meski demikian, sebaiknya belilah produk yang memang sudah cocok dengan jenis rambut Anda. Hindari membeli stok terlalu banyak apabila masih sering berganti merek karena dikhawatirkan produk tidak habis terpakai sebelum masa kedaluwarsanya berakhir.

Advertisement

6. Pasta Gigi

Pasta gigi memiliki masa simpan yang relatif panjang sehingga aman dibeli dalam paket isi beberapa buah sekaligus. Cara ini sering dimanfaatkan oleh keluarga untuk mengurangi biaya belanja bulanan karena harga per tube biasanya menjadi lebih murah ketika dibeli dalam jumlah banyak.

Selain lebih hemat, memiliki stok pasta gigi di rumah juga membuat kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi tanpa harus membeli secara mendadak. Simpan produk di tempat yang sejuk dan hindari paparan panas berlebihan agar kualitas pasta gigi tetap terjaga sampai waktu penggunaan.

7. Sabun Cuci PiringTemukan inspirasi merawat peralatan masak kayu di rumah yang baik dan benar hanya di sini. (Sumber: Freepik).

Sabun cuci piring merupakan salah satu produk yang cepat habis, terutama pada rumah tangga yang rutin memasak. Oleh sebab itu, membeli kemasan refill ukuran besar sering kali lebih menguntungkan dibandingkan membeli botol kecil berkali-kali karena harga per liter menjadi jauh lebih murah.

Kemasan besar juga membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai karena Anda hanya perlu mengisi ulang botol yang sudah ada di rumah. Dengan cara ini, pengeluaran menjadi lebih efisien sekaligus mendukung kebiasaan yang lebih ramah lingkungan melalui pengurangan limbah kemasan.

Advertisement

8. Pembersih Rumah

Pembersih rumah seperti cairan pel lantai, pembersih kamar mandi, pembersih kaca, hingga cairan disinfektan termasuk produk yang rutin digunakan untuk menjaga kebersihan hunian. Karena frekuensi pemakaiannya cukup tinggi, membeli produk ini dalam kemasan besar biasanya menawarkan harga per liter yang lebih murah dibandingkan kemasan kecil. Penghematan tersebut akan semakin terasa bagi keluarga yang melakukan kegiatan bersih-bersih secara rutin setiap minggu.

Agar kualitas cairan pembersih tetap terjaga, simpan produk di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Sebaiknya kemasan selalu ditutup rapat setelah digunakan untuk mencegah penguapan maupun kontaminasi. Dengan penyimpanan yang benar, stok pembersih rumah dapat bertahan lama tanpa mengalami penurunan efektivitas.

9. Kertas ToiletIlustrasi tisu toilet. (Sumber foto: Pexels.com).

Kertas toilet merupakan kebutuhan yang hampir tidak pernah absen dari daftar belanja rumah tangga, terutama bagi keluarga dengan jumlah anggota yang cukup banyak. Membeli paket berisi belasan hingga puluhan gulung biasanya memberikan harga yang jauh lebih ekonomis dibandingkan membeli beberapa gulung secara eceran. Selain itu, produk ini memiliki masa simpan yang panjang selama disimpan di tempat yang kering.

Keuntungan lainnya adalah Anda tidak perlu khawatir kehabisan stok ketika kebutuhan meningkat, misalnya saat ada tamu atau ketika seluruh anggota keluarga lebih banyak beraktivitas di rumah. Selama ruang penyimpanan mencukupi dan produk terlindung dari kelembapan, pembelian dalam jumlah besar menjadi pilihan yang sangat praktis sekaligus hemat.

Advertisement

10. Air Mineral Kemasan

Bagi keluarga yang rutin mengonsumsi air mineral kemasan, membeli satu dus sekaligus sering kali lebih murah daripada membeli botol secara satuan di minimarket. Selisih harga per botol memang terlihat kecil, tetapi jika dihitung dalam jangka waktu beberapa bulan, penghematannya bisa menjadi cukup signifikan terhadap anggaran belanja rumah tangga.

Namun, pastikan Anda memiliki tempat penyimpanan yang bersih dan tidak terkena panas matahari secara langsung. Suhu yang terlalu tinggi dapat memengaruhi kualitas kemasan plastik dalam jangka panjang. Oleh karena itu, simpan dus air mineral di ruangan yang teduh agar kualitas air tetap terjaga hingga seluruh isinya habis dikonsumsi.

11. Minyak GorengIlustrasi gambar minyak goreng bekas atau jelantah (dok congerdesign/pixabay.com)

Minyak goreng menjadi bahan dapur yang hampir selalu digunakan setiap hari, terutama bagi keluarga yang sering memasak di rumah. Tidak mengherankan jika produk ini termasuk barang yang sebaiknya dibeli dalam jumlah besar, terutama ketika harga sedang stabil atau terdapat promo menarik. Kemasan dua hingga lima liter umumnya menawarkan harga per liter yang lebih rendah dibandingkan kemasan kecil.

Meski demikian, minyak goreng perlu disimpan di tempat yang sejuk dan jauh dari paparan sinar matahari agar kualitasnya tetap baik. Setelah kemasan dibuka, pastikan tutupnya selalu rapat untuk mengurangi risiko oksidasi. Dengan cara penyimpanan yang benar, minyak goreng tetap aman digunakan hingga stok habis.

Advertisement

12. Gula Pasir

Gula pasir termasuk bahan makanan yang memiliki masa simpan panjang apabila disimpan dalam wadah kedap udara. Karena hampir setiap rumah menggunakannya untuk membuat minuman maupun berbagai jenis masakan, membeli gula dalam ukuran besar sering kali menjadi pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan membeli kemasan kecil secara berulang.

Selain menghemat biaya, stok gula yang cukup juga membuat aktivitas memasak menjadi lebih praktis karena Anda tidak perlu sering berbelanja. Pastikan gula disimpan di tempat yang kering agar tidak menggumpal akibat kelembapan. Penyimpanan yang tepat akan menjaga kualitas gula tetap baik selama berbulan-bulan.

13. Garamgram dapur. (Gambar: Marek Kupiec/Pexels)

Walaupun penggunaannya tidak sebanyak beras atau minyak goreng, garam tetap menjadi bumbu dasar yang wajib tersedia di dapur. Produk ini memiliki masa simpan yang sangat panjang sehingga aman dibeli dalam jumlah besar tanpa perlu khawatir cepat rusak. Bahkan, banyak keluarga memilih membeli garam dalam kemasan kilogram karena lebih hemat dibandingkan kemasan kecil.

Supaya kualitas garam tetap terjaga, simpan dalam wadah yang tertutup rapat agar tidak menyerap kelembapan dari udara. Garam yang disimpan dengan baik tidak hanya bertahan lama, tetapi juga tetap mudah digunakan tanpa menggumpal sehingga lebih praktis saat memasak berbagai jenis hidangan.

Advertisement

14. Kopi dan Teh

Bagi pencinta kopi atau teh, membeli produk favorit dalam kemasan besar dapat menjadi langkah yang cukup menguntungkan. Harga per gram biasanya lebih murah dibandingkan kemasan kecil, terutama jika membeli langsung dari produsen atau distributor resmi. Penghematan ini akan semakin terasa apabila minuman tersebut dikonsumsi setiap hari.

Namun, kualitas kopi dan teh tetap harus dijaga melalui penyimpanan yang tepat. Gunakan wadah kedap udara dan jauhkan dari cahaya matahari, udara lembap, maupun aroma menyengat dari bahan makanan lain. Dengan cara tersebut, aroma dan cita rasa kopi maupun teh akan tetap terjaga meskipun disimpan dalam waktu yang cukup lama.

15. Makanan KalengIlustrasi Makanan Kaleng – Foto: candlervid85/Freepik.

Makanan kaleng seperti sarden, tuna, jagung manis, kacang merah, atau aneka sayuran merupakan pilihan praktis yang memiliki masa simpan cukup panjang. Produk ini cocok dibeli dalam jumlah besar karena sering digunakan sebagai stok makanan darurat ketika tidak sempat berbelanja atau memasak. Selain itu, pembelian dalam satu dus atau paket biasanya menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan membeli kaleng satuan.

Meski memiliki daya simpan yang lama, Anda tetap perlu memperhatikan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli dalam jumlah banyak. Simpan makanan kaleng di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung agar kualitasnya tetap terjaga. Dengan pengelolaan stok yang baik, makanan kaleng dapat menjadi persediaan yang praktis sekaligus membantu menghemat pengeluaran.

Advertisement

16. Pasta Kering

Pasta kering seperti spaghetti, macaroni, penne, maupun fusilli memiliki masa simpan yang panjang sehingga menjadi salah satu bahan makanan yang layak dibeli dalam jumlah besar. Harga pasta dalam kemasan besar umumnya lebih ekonomis dibandingkan kemasan kecil, terutama jika Anda sering mengolah berbagai menu berbahan dasar pasta untuk keluarga.

Penyimpanan pasta juga relatif mudah karena hanya membutuhkan wadah yang bersih, kedap udara, dan terlindung dari kelembapan. Dengan kondisi penyimpanan yang baik, pasta tetap memiliki tekstur yang berkualitas hingga berbulan-bulan. Hal ini membuat pasta menjadi stok bahan makanan yang praktis ketika ingin memasak hidangan dengan cepat tanpa harus sering berbelanja.

17. Tepung TeriguIlustrasi tepung terigu/credit: Freepik.com

Tepung terigu menjadi bahan utama dalam pembuatan berbagai jenis makanan, mulai dari gorengan, roti, kue, hingga aneka camilan rumahan. Jika Anda termasuk orang yang gemar memasak atau memiliki usaha kuliner, membeli tepung dalam kemasan besar akan jauh lebih hemat karena harga per kilogram biasanya lebih rendah dibandingkan kemasan kecil.

Meskipun demikian, tepung harus disimpan dengan benar agar tidak mudah rusak atau menjadi sarang serangga. Gunakan wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang kering serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Dengan penyimpanan yang tepat, tepung terigu dapat bertahan lama tanpa mengalami penurunan kualitas sehingga tetap aman digunakan kapan saja.

Advertisement

18. Popok Bayi

Bagi keluarga yang memiliki bayi, popok merupakan kebutuhan harian dengan tingkat penggunaan yang sangat tinggi. Membeli popok dalam paket jumbo atau karton biasanya memberikan harga per lembar yang lebih murah dibandingkan membeli kemasan kecil. Selisih harga tersebut mungkin terlihat kecil dalam satu kali pembelian, tetapi akan memberikan penghematan yang cukup besar jika dihitung dalam kebutuhan bulanan.

Namun, sebelum membeli dalam jumlah besar, pastikan ukuran popok masih sesuai dengan pertumbuhan bayi. Bayi berkembang dengan cepat sehingga ukuran popok dapat berubah dalam waktu relatif singkat. Oleh karena itu, sebaiknya jangan menyimpan stok terlalu banyak untuk ukuran tertentu agar tidak ada popok yang akhirnya tidak terpakai.

19. Makanan Hewan PeliharaanMakanan kucing (sumber: Pixabay)

Pemilik kucing, anjing, atau hewan peliharaan lainnya juga dapat menghemat pengeluaran dengan membeli makanan hewan dalam kemasan besar. Harga per kilogram biasanya lebih murah dibandingkan kemasan kecil, terutama jika membeli dari toko langganan atau ketika terdapat promo khusus. Cara ini sangat menguntungkan apabila hewan peliharaan mengonsumsi jenis pakan yang sama setiap hari.

Setelah kemasan dibuka, makanan hewan sebaiknya dipindahkan ke wadah kedap udara agar tetap renyah dan tidak mudah terkontaminasi udara lembap maupun serangga. Penyimpanan yang baik juga membantu menjaga aroma serta kandungan nutrisi pakan sehingga kualitasnya tetap optimal hingga seluruh stok habis digunakan.

Advertisement

20. Baterai

Baterai menjadi kebutuhan penting untuk berbagai perangkat elektronik rumah tangga, seperti remote televisi, jam dinding, senter, mainan anak, hingga alat kesehatan tertentu. Karena penggunaannya cukup rutin pada banyak rumah, membeli baterai dalam paket isi banyak biasanya menawarkan harga yang lebih hemat dibandingkan membeli satuan setiap kali diperlukan.

Meski memiliki masa simpan yang panjang, baterai tetap perlu disimpan di tempat yang sejuk dan kering agar daya tahannya tidak menurun. Hindari meletakkan baterai di lokasi yang terlalu panas atau lembap karena dapat memengaruhi performanya. Dengan memiliki stok baterai di rumah, Anda juga dapat mengantisipasi kebutuhan mendadak tanpa harus keluar membeli pada saat yang tidak memungkinkan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Barang yang Sebaiknya Dibeli dalam Jumlah Besar

1. Apa keuntungan membeli barang dalam jumlah besar?

Keuntungan utamanya adalah harga per satuan biasanya lebih murah, frekuensi belanja menjadi lebih sedikit, dan Anda dapat menghemat pengeluaran dalam jangka panjang.

2. Barang apa yang paling cocok dibeli dalam jumlah besar?

Barang kebutuhan sehari-hari yang memiliki masa simpan panjang, seperti beras, deterjen, tisu, minyak goreng, gula, dan sabun merupakan pilihan yang paling ideal.

3. Apakah semua barang lebih hemat jika dibeli dalam jumlah besar?

Tidak. Barang yang mudah rusak, memiliki masa kedaluwarsa singkat, atau jarang digunakan justru berisiko terbuang sehingga kurang menguntungkan jika dibeli dalam jumlah banyak.

4. Bagaimana cara menyimpan stok barang agar tahan lama?

Simpan barang di tempat yang bersih, kering, sejuk, serta gunakan wadah kedap udara untuk produk yang rentan terhadap kelembapan agar kualitasnya tetap terjaga.

5. Kapan waktu terbaik membeli barang dalam jumlah besar?

Waktu terbaik adalah saat ada promo, diskon besar, atau ketika harga barang sedang stabil, asalkan Anda memang membutuhkan produk tersebut dan memiliki ruang penyimpanan yang memadai.

Advertisement

Advertisement

Andre Kurniawan Kristi, Alieza NurulitaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Pentas Bola Dunia 2026

  • Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum11 jam yang lalu
  • Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 hari yang lalu
  • FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 hari yang lalu
  • Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20262 hari yang lalu
  • Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum2 hari yang lalu
  • Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20262 hari yang lalu
  • Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi2 hari yang lalu
  • Malaysia Siap Ikut Bersaing Jadi Tuan Rumah Piala Dunia2 hari yang lalu
  • Thomas Tuchel Dituduh Ingin Dipecat usai Inggris Kandas di Piala Dunia 20262 hari yang lalu
  • Tokoh Global Puji Kesuksesan Meksiko Gelar Piala Dunia 20262 hari yang lalu
  • Presiden Liga Spanyol Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Ini Alasannya3 hari yang lalu
  • Emiliano Martinez Isyaratkan Pensiun dari Timnas Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia 20263 hari yang lalu

Lihat Selengkapnya