Wali Kota Yogya Ingatkan Pentingnya Pelestarian Alam dan Layanan Publik saat Pelantikan di Bendung Tanjung

Berita5 Views

DermayuMagz.com – Pemerintah Kota Yogyakarta memilih lokasi yang tidak biasa untuk acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat pada Selasa, 28 April 2026. Berbeda dengan tradisi yang lazimnya dilaksanakan di ruang formal, kali ini acara tersebut diselenggarakan di Bendung Tanjung, Kelurahan Patangpuluhan, Kecamatan Wirobrajan.

Konsep pelantikan ini dirancang dengan nuansa ekologis dan sarat makna simbolis. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memimpin langsung prosesi tersebut. Beliau turut menekankan pentingnya keseimbangan antara upaya pembangunan dan upaya pelestarian lingkungan.

Sebagai bagian dari simbolisme komitmen terhadap lingkungan, para pejabat yang baru dilantik bersama dengan Wali Kota turut melepas benih ikan ke aliran sungai di sekitar Bendung Tanjung. Tindakan ini diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ekosistem.

Menurut penuturan Hasto Wardoyo, pemilihan lokasi di tepi sungai ini memiliki alasan yang mendalam. Bendung memiliki fungsi vital dalam mengatur aliran air. Hal ini diibaratkan sebagai peran para pejabat dalam menjaga stabilitas daerah.

Para pejabat juga diharapkan mampu mengarahkan pembangunan agar memberikan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat. Hasto Wardoyo menyatakan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni pelantikan.

“Momentum ini bukan sekadar pelantikan, tetapi pengingat bahwa pejabat publik harus mampu menjadi penyangga keseimbangan, baik dalam tata kelola pemerintahan maupun dalam menjaga lingkungan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa peran mereka adalah menjaga keseimbangan fundamental.

Pejabat dari Berbagai Sektor Dilantik

Pelantikan kali ini mencakup berbagai posisi strategis yang sangat penting bagi kelangsungan roda pemerintahan Kota Yogyakarta. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Yogyakarta.

Baca juga di sini: Jaminan Pemprov Jabar atas Biaya Medis dan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi

Posisi yang dilantik meliputi Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, serta Kepala Puskesmas se-Kota Yogyakarta. Selain itu, jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga turut dilantik.

Termasuk di dalamnya adalah Direktur PD Jogjatama Vishesa dan anggota Dewan Pengawas PD Bank Jogja. Hasto Wardoyo secara khusus menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Kolaborasi yang kuat sangat dibutuhkan. Kolaborasi ini harus terjalin antara perangkat daerah, unit pelayanan teknis, hingga BUMD.

“Kepada Kepala Puskesmas, saya minta terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar. Sementara untuk jajaran BUMD, optimalkan pengelolaan aset dan keuangan daerah agar semakin kuat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. Pesan ini ditujukan untuk memastikan peningkatan layanan di sektor masing-masing.

Dorong Birokrasi Bersih dan Profesional

Dalam arahannya, Hasto Wardoyo juga memberikan perhatian khusus pada peran pejabat Administrator dan Pengawas. Mereka dianggap sebagai garda terdepan dalam menciptakan birokrasi yang bersih.

Selain bersih, birokrasi juga harus efektif dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah sekadar posisi semata.

Jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Oleh karena itu, para pejabat dituntut untuk bekerja secara profesional.

Profesionalisme ini meliputi transparansi dalam setiap tindakan dan responsivitas terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Setelah prosesi pengambilan sumpah/janji selesai, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan.

Sesi foto bersama juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Latar belakang Bendung Tanjung yang asri dan aliran sungai yang tenang memberikan kesan hangat dan berbeda dari acara pelantikan pada umumnya.

Para pejabat yang baru saja dilantik menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengemban tugas-tugas baru yang telah dipercayakan kepada mereka.

Mereka juga berkomitmen untuk menghadirkan perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing. Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu prioritas utama. Selain itu, mereka juga bertekad untuk mengoptimalkan potensi daerah di sektor yang mereka tangani.

Acara pelantikan ini ditutup dengan doa bersama. Doa ini dipanjatkan agar seluruh pejabat yang dilantik diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat Kota Yogyakarta.

Melalui konsep pelantikan yang unik ini, Pemerintah Kota Yogyakarta tidak hanya menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, juga menegaskan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Upaya ini merupakan bagian integral dari pembangunan berkelanjutan yang menjadi prioritas kota. Konsep ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan acara-acara pemerintahan di masa mendatang. (*)

Pewarta: Yahya Haqul Mubin