Pemusnahan Barang Bukti Sabu Kasus Pohang di Majalengka

Berita6 Views

DermayuMagz.com – Polres Majalengka melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu yang merupakan hasil pengungkapan kasus terbaru.

Tersangka dalam kasus ini berinisial RH alias Pohang. Pemusnahan dilakukan di Markas Polres Majalengka pada hari Rabu, tanggal 29 April 2026.

Acara ini disaksikan langsung oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Majalengka. Hal ini menunjukkan adanya sinergitas antar lembaga penegak hukum.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas publik dalam proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Kehadiran berbagai unsur lembaga menjadi penanda komitmen bersama.

Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, melalui Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari komitmen Polri untuk memberantas peredaran gelap narkotika secara tuntas.

Proses pemusnahan ini didasarkan pada Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Majalengka. Hal ini juga mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Pasal 91 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga di sini: David Palapa Duarsa Pimpin Kejaksaan Negeri Bondowoso, Ini Komitmennya

AKP Sigit Purnomo merinci barang bukti yang dimusnahkan. Terdapat satu paket sabu dengan berat bersih 12,74 gram dan 19 paket sabu lainnya dengan total berat bersih 2,79 gram.

Sebagian kecil dari barang bukti tersebut telah disisihkan. Tujuannya adalah untuk keperluan pengujian di laboratorium forensik dan sebagai alat bukti dalam rangkaian proses persidangan.

Menurut AKP Sigit, pemusnahan ini adalah prosedur yang wajib dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan.

Langkah pemusnahan ini bukan hanya sekadar simbol penegakan hukum yang tegas. Ini juga merupakan pesan kuat kepada masyarakat bahwa aparat tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi peredaran narkotika di wilayah Majalengka.

Dengan adanya kolaborasi yang erat antara kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan, upaya pemberantasan narkoba diharapkan dapat berjalan semakin efektif. Hal ini penting untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.

Di tengah tantangan peredaran narkotika yang terus meningkat, tindakan ini menjadi cerminan dari komitmen berkelanjutan aparat penegak hukum. Mereka berupaya menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan keadilan ditegakkan secara profesional, transparan, dan berintegritas.