DermayuMagz.com – Fenomena modifikasi mobil di Tiongkok kembali mencuri perhatian dunia otomotif. Kali ini, sebuah unit XPeng GX tertangkap kamera telah mengalami perombakan total pada sisi eksterior dan interior, dengan tujuan akhir yang cukup ambisius: menyamar menjadi SUV mewah asal Inggris, Range Rover.
Modifikasi ini tergolong niat karena pemiliknya tidak hanya sekadar mengganti emblem. Mereka menambahkan berbagai aksen detail yang identik dengan estetika desain Range Rover terkini, termasuk penggunaan aksen warna perunggu yang tersebar di beberapa titik bodi mobil.
Salah satu elemen desain yang paling menonjol dari modifikasi ini adalah penambahan aksen berbentuk huruf U pada panel pintu depan. Elemen ini merupakan ciri khas visual yang sangat melekat pada desain Range Rover modern, yang kini diaplikasikan secara presisi pada bodi XPeng GX tersebut.
Tidak berhenti di situ, upaya untuk mengaburkan identitas asli SUV listrik ini berlanjut hingga ke bagian atap dan pelek yang juga diberi sentuhan warna senada. Bahkan, identitas asli XPeng telah ditanggalkan sepenuhnya dan digantikan dengan tulisan “Range Rover” yang terpasang tegas di bagian depan serta belakang mobil.
Masuk ke bagian interior, pemilik mobil tampak serius dalam melakukan transformasi. Tulisan Range Rover turut disematkan pada bagian setir palang dua, menciptakan ilusi kabin yang menyerupai kemewahan SUV asal Inggris tersebut bagi siapa saja yang melihatnya.
Secara teknis, XPeng GX sebenarnya memiliki basis yang cukup mumpuni untuk dimodifikasi menjadi kendaraan berdimensi masif. SUV ini memiliki panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.115 mm. Dimensi ini bahkan tercatat 14 mm lebih panjang dibandingkan dengan varian long-wheelbase milik Range Rover.
Di balik tampilan yang kini menyerupai produk Eropa, XPeng GX tetap mempertahankan teknologi canggih bawaan pabrik. SUV ini menawarkan sistem bantuan pengemudi yang didukung oleh chip AI Touring dengan pilihan kapasitas mulai dari 750 TOPS hingga 3.000 TOPS. Varian tertinggi, yakni L4 Robo, dijadwalkan akan hadir pada paruh kedua 2026 untuk mendukung sistem berkendara otonom Level 4.
Dari sisi mekanis, kendaraan ini dilengkapi dengan teknologi steer-by-wire dan brake-by-wire dari Bosch. Kenyamanan berkendara juga didukung oleh penggunaan suspensi udara dual-chamber serta sistem kemudi roda belakang yang memungkinkan sudut putar hingga 7,5 derajat.
Konsumen dapat memilih antara dua konfigurasi penggerak: listrik murni (EV) atau extended-range electric vehicle (EREV). Versi EREV memanfaatkan mesin 1,5 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan hingga 496 hp. Dengan tangki bahan bakar 60 liter, model ini diklaim mampu menempuh jarak kombinasi hingga 1.585 km.
Meskipun tampilannya telah dimodifikasi menyerupai Range Rover, terdapat perbedaan kontras dari sisi harga. XPeng GX di pasar Tiongkok dibanderol di kisaran 279.800 hingga 359.800 yuan atau sekitar Rp 600-800 jutaan. Harga ini terpaut sangat jauh jika dibandingkan dengan Range Rover asli di pasar yang sama, yang dibanderol mulai dari 1,41 juta yuan atau lebih dari Rp 3 miliar.
Hingga saat ini, belum ada data resmi mengenai berapa banyak unit XPeng GX yang telah dimodifikasi serupa. Namun, popularitas SUV ini cukup stabil dengan catatan 21.025 unit pengiriman di Tiongkok selama periode Mei hingga Agustus 2026, membuktikan bahwa XPeng GX tetap menjadi pilihan menarik terlepas dari gaya modifikasinya.
Modifikasi ini menegaskan bahwa meskipun pemilik menginginkan estetika desain tertentu, fungsionalitas dan teknologi tinggi dari platform asli XPeng GX tetap menjadi nilai jual utama bagi para penggunanya.






