DermayuMagz.com – Pemerintah Indonesia tengah berupaya keras untuk meningkatkan produksi gula nasional demi mencapai target swasembada konsumsi sebesar 3 juta ton.
Saat ini, produksi gula nasional masih berada di angka 2,6 juta ton, yang berarti masih terdapat kekurangan sekitar 400 ribu ton dari total kebutuhan nasional.
Hal ini disampaikan oleh Tatang Yuliono, Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, dalam keterangannya saat menghadiri pembukaan musim giling 2026 di Pabrik Gula (PG) Krebet Baru.
Baca juga di sini: Teori Konspirasi SpongeBob: Mutasi Nuklir di Bikini Bottom dan Misteri Krabby Patty
Tatang Yuliono menyatakan optimismenya bahwa kekurangan tersebut dapat segera teratasi. Peningkatan kapasitas produksi di berbagai pabrik gula, khususnya di wilayah Malang yang dikenal sebagai salah satu sentra tebu utama, menjadi harapan besar.
Ia menambahkan bahwa dengan semangat yang ditunjukkan oleh PG Krebet Baru, melalui penambahan pabrik dan peningkatan kapasitas produksi, Indonesia diharapkan segera mencapai swasembada gula konsumsi.
Wilayah Malang dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung peningkatan produksi gula nasional. Keberadaan pabrik gula dan luasnya lahan tebu menjadi aset penting dalam upaya mencapai target swasembada.
Tatang Yuliono menegaskan kembali bahwa Malang merupakan salah satu sentra gula yang memiliki potensi luar biasa.
Momentum pembukaan musim giling 2026 dianggap sebagai faktor krusial dalam upaya meningkatkan produksi gula nasional. Proses ini semakin mendekatkan Indonesia pada target swasembada gula konsumsi.
Ia berharap agar pada musim giling berikutnya, kapasitas produksi gula dapat terus mengalami peningkatan. Hal ini penting agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan konsumsi gula secara mandiri, tanpa bergantung pada impor.
Upaya peningkatan produksi gula ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gula.
Secara spesifik, PG Krebet Baru pada tahun 2026 menargetkan produksi gula sebanyak 161 ribu ton. Musim giling di pabrik tersebut dijadwalkan berlangsung mulai bulan Mei hingga November 2026.






