Pemkot Mojokerto Bagikan Bibit Cabai Gratis Dukung Program Cabenisasi

Berita4 Dilihat

DermayuMagz.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto secara aktif mendorong program “Cabenisasi” yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan mandiri di kalangan masyarakat, sekaligus menekan angka inflasi. Program ini berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan warga untuk menanam cabai.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, telah melaksanakan sosialisasi Gerakan Cabenisasi di Kelurahan Pulorejo dan Kelurahan Wates. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkot dalam menggalakkan program yang melibatkan langsung partisipasi masyarakat.

Dalam kunjungannya ke Kelurahan Pulorejo, Ning Ita secara simbolis menyerahkan bantuan bibit tanaman kepada setiap RT. Bantuan tersebut meliputi 300 bibit cabai, 150 bibit bungkul, dan 150 bibit kangkung. Bibit-bibit ini diharapkan dapat didistribusikan kepada warga untuk segera ditanam di pekarangan rumah mereka.

Ning Ita menekankan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya mencakup komoditas pokok seperti beras atau jagung, tetapi juga komoditas lain yang memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas harga, seperti cabai. Ketersediaan cabai yang memadai di tingkat rumah tangga dapat menjadi penyeimbang saat terjadi lonjakan harga di pasar.

Baca juga: Ribuan Alumni SMEA–SMK Budi Tresna Hadiri Reuni Nostalgia di 1001 Tangga Manguntapa

Beliau menjelaskan bahwa jika setiap rumah tangga memiliki setidaknya sepuluh pohon cabai, maka pasokan cabai ke pasar akan berkurang drastis. Hal ini secara otomatis akan membantu meredam kenaikan harga yang seringkali memberatkan masyarakat.

Lebih lanjut, Ning Ita memandang Gerakan Cabenisasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga cabai. Dengan menanam cabai sendiri di pekarangan, warga tidak perlu lagi khawatir saat harga cabai melonjak tinggi di pasaran, karena mereka dapat memanen hasilnya sendiri.

Program ini tidak hanya terbatas di Kelurahan Pulorejo. Ning Ita juga secara langsung melakukan sosialisasi Gerakan Cabenisasi di Kelurahan Wates. Tujuannya sama, yakni untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang ada di sekitar rumah.

Perlu diketahui bahwa pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu aspek penting dalam penilaian program “Budaya RT Berseri”. Program ini juga merupakan inisiatif yang digagas langsung oleh Ning Ita untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri, produktif, dan mandiri.