Film Tumbal Proyek: Kisah Dendam dalam Balutan Drama Horor

Gaya Hidup6 Dilihat

DermayuMagz.com – Industri film horor Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film terbaru berjudul Tumbal Proyek.

Film ini menjanjikan perpaduan antara elemen supranatural yang menegangkan, misteri di balik sebuah proyek pembangunan, dan drama keluarga yang mendalam.

Diproduksi oleh Dheeraj Kalwani dan disutradarai oleh Jero Point, film ini akan membawa penonton ke dalam suasana mencekam di sebuah lokasi proyek yang ternyata menyimpan rahasia kelam.

Berbagai peristiwa aneh mulai menghantui aktivitas pembangunan, secara perlahan mengungkap luka lama yang dialami oleh para tokoh dalam cerita.

Fokus cerita tertuju pada karakter Yuda, yang diperankan oleh Kiesha Alvaro. Yuda hidup dalam bayang-bayang kesedihan akibat kehilangan ayahnya, Bayu, yang diperankan oleh Rendy Khrisna.

Bayu dikisahkan menghilang secara misterius saat sedang bekerja di sebuah proyek pembangunan besar.

Kepergian Bayu meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh anggota keluarganya.

Baca juga: Kenaikan Harta Kekayaan Prabowo Rp4,5 Miliar di LHKPN 2025, Capai Rp2,06 Triliun

Penantian panjang tanpa kejelasan membuat Yuda terus berupaya mencari jawaban atas hilangnya sang ayah.

Namun, pencarian tersebut justru membawanya pada penemuan fakta-fakta mengerikan yang selama ini tersembunyi di balik proyek tersebut.

Konflik dalam cerita semakin diperdalam dengan kehadiran Callista Arum yang memerankan karakter Laras.

Karakter Laras memegang peranan penting dalam perjalanan Yuda untuk mengungkap misteri yang menyelimuti kawasan proyek tersebut.

Hubungan antar karakter tidak hanya dibangun melalui ketegangan, tetapi juga melalui penggambaran emosi, kehilangan, serta harapan.

Sementara itu, aktris senior Karina Suwandi turut hadir memerankan Bu Martha, yang menambahkan lapisan drama keluarga dalam narasi film.

Karakternya menjadi salah satu kunci dalam perkembangan konflik emosional seiring dengan terkuaknya satu per satu rahasia.

Nuansa mistis film ini semakin terasa dengan kehadiran karakter Mbah Tarmo, yang diperankan oleh Fuad Idris.

Sosok Mbah Tarmo digambarkan sebagai seorang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang kejadian-kejadian janggal di sekitar lokasi proyek.

Tumbal Proyek tidak hanya mengandalkan adegan teror dan kejutan mendadak (jumpscare), tetapi juga menyajikan kisah yang kuat tentang keluarga, kehilangan, rasa bersalah, dan keberanian untuk mencari kebenaran.

Semua itu dihadirkan meskipun harus berhadapan dengan hal-hal yang berada di luar nalar manusia.

Dengan latar belakang proyek pembangunan yang identik dengan suasana gelap dan penuh misteri, film ini berusaha menyajikan pengalaman horor yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari penonton.

Pembangunan yang seharusnya menjadi simbol kemajuan justru berubah menjadi arena penuh ketakutan ketika masa lalu yang terkubur mulai menuntut pertanggungjawaban.

Film Tumbal Proyek dijadwalkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 13 Maret 2026.

Film ini diharapkan dapat menjadi tontonan horor yang tidak hanya mampu membuat penonton tegang, tetapi juga menyentuh sisi emosional mereka melalui kisah keluarga yang penuh perjuangan dalam menanti kepulangan orang tercinta.