Kabar Peserta Cerdas Cermat Diintimidasi, MPR Berjanji Lindungi

News4 Dilihat

DermayuMagz.com – Muncul kabar mengenai dugaan intimidasi yang dialami oleh Josepha, salah satu peserta cerdas cermat, membuat Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI angkat bicara. MPR berjanji akan memberikan perlindungan penuh terhadap para peserta.

Perwakilan dari SMAN 1 Pontianak secara tegas memutuskan untuk tidak mengikuti babak final ulang dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar.

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menanggapi isu intimidasi yang beredar. Ia secara tegas menyatakan bahwa tidak boleh ada bentuk intimidasi apa pun yang ditujukan kepada Josepha, rekan satu grupnya, maupun kepada SMAN 1 Pontianak sebagai institusi pendidikan.

Baca juga : Tujuh Model Roster Dinding untuk Rumah Tipe 36 agar Lebih Nyaman

“Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, rekan-rekan satu grupnya maupun SMAN 1 Pontianak. Sikap mereka wajib dihormati dan saya berkomitmen melindungi mereka dari intimidasi dalam bentuk apapun,” ujar Eddy kepada para wartawan pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Sebelumnya, Eddy Soeparno juga telah menyampaikan apresiasi atas keputusan SMAN 1 Pontianak yang menolak untuk mengikuti final ulang LCC 4 Pilar. Ia menegaskan bahwa pihaknya sangat menghormati keputusan tersebut.

“Surat resmi dari SMAN 1 Pontianak sudah kami terima dan kami menghormati sikap tersebut. Dialog sudah kami lakukan dengan pihak SMAN 1 secara terbuka dan penuh kekeluargaan ketika Kepala dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak bersilaturahim ke MPR RI pada hari Kamis (14 Mei),” jelas Eddy.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan bahwa Pimpinan MPR RI senantiasa terbuka dan mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak terhadap Josepha Alexandra dan rekan-rekannya dari SMA 1 Pontianak, Kalimantan Barat.

“Ini menjadi momentum perbaikan berkelanjutan bagi rangkaian acara LCC Empat Pilar MPR RI, sekaligus perbaikan bagi berbagai metode sosialisasi Empat Pilar MPR ke depannya,” tutur Eddy.

Lebih lanjut, Eddy Soeparno juga menyampaikan penghargaan yang tinggi atas kemurahan hati pimpinan SMAN 1 Pontianak. Mereka siap membantu SMAN 1 Sambas, yang merupakan juara pertama dalam lomba tersebut, untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi tahapan final.

“Saya salut dengan sikap kesatria dan sportivitas tinggi dari seluruh civitas SMAN 1 Pontianak. Mereka tidak hanya siap mendukung juara 1 lomba untuk maju ke tahapan final lomba nasional LCC, tetapi juga menunjukkan semangat mereka untuk tetap mengikuti LCC MPR RI di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.