DermayuMagz.com – Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Prabumulih, Sumatera Selatan, dilaporkan menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di wilayah Selangor, Malaysia. Akibat insiden tersebut, korban yang berinisial DC mengalami luka serius, termasuk patah tulang pada kaki serta luka di bagian kepala dan tangan.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima oleh pihak Atase Polri di Kuala Lumpur pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 20.21 waktu setempat. Lokasi kejadian yang diduga menjadi tempat penyekapan berada di Jalan Tasik Beringin 11, Pantai Sepang Putra, Tanjong Sepat, Selangor.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Muhammad Irhamni, menjelaskan bahwa korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh sebuah kelompok yang terlibat dalam aktivitas penyelundupan timah ilegal. Pihak kepolisian Malaysia dilaporkan segera bertindak setelah menerima permintaan bantuan dari Atase Polri Kuala Lumpur untuk melakukan penyelamatan terhadap korban.
Proses penyelamatan berhasil dilakukan pada pukul 23.18 waktu Malaysia oleh personel dari Balai Polis Sungai Pelek. Korban ditemukan berada di sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan atau homestay, dan saat itu dihuni oleh beberapa orang.
“Korban mengaku dipaksa untuk membawa timah dari Indonesia dan dibujuk untuk datang ke Malaysia,” ungkap Brigjen Pol Muhammad Irhamni dalam keterangannya pada hari Minggu, 17 Mei 2026.
Lebih lanjut, pihak kepolisian Indonesia melalui Dirtipidter sedang berkoordinasi secara intensif dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) serta Atase Kepolisian Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran proses penyelamatan dan evakuasi korban.
“Dirtipidter sedang proses koordinasi untuk upaya penyelamatan dan evakuasi dengan Divhubinter serta atase kepolisian kedutaan besar Indonesia di Malaysia,” jelasnya.
Selain itu, pihak kepolisian Indonesia juga berkomitmen untuk memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan penyelundupan timah ilegal ini. Penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap semua pihak yang bertanggung jawab.
Baca juga : Syukuran Aqiqah di Kedungwungu Indramayu Pererat Silaturahmi Warga
“Kami akan mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan, percobaan pembunuhan, serta penyelundupan timah secara ilegal,” tegasnya.






