Dugaan Senggolan Saat Joget di Kafe, Anggota TNI Tewas Ditembak Rekan Sesama Prajurit

News5 Dilihat

DermayuMagz.com – Sebuah insiden tragis terjadi di Palembang, di mana seorang anggota TNI AD, Pratu F (23), tewas ditembak oleh sesama prajurit berinisial Sertu RN (23). Peristiwa ini diduga dipicu oleh perselisihan kecil yang berujung pada perkelahian di sebuah tempat hiburan malam.

Kejadian nahas ini bermula saat kedua prajurit tersebut tengah menikmati suasana di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, yang berlokasi di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Ilir Barat I, Palembang. Pada Sabtu (16/5) dini hari, saat keduanya sedang asyik berjoget, terjadi insiden tak disengaja berupa saling senggol.

Insiden kecil tersebut rupanya memicu emosi kedua belah pihak. Terjadi cekcok mulut yang kemudian berlanjut pada perkelahian. Dalam situasi yang memanas, korban dilaporkan mengeroyok pelaku.

Baca juga : Budidaya Ayam Kampung di Lahan Terbatas untuk Keuntungan Optimal

Dalam kondisi terdesak, pelaku Sertu RN dilaporkan mengeluarkan senjata api yang dibawanya dari pinggang. Ia kemudian melepaskan tembakan yang mengenai perut bagian kanan korban, Pratu F.

Akibat luka tembak tersebut, Pratu F seketika terkapar. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa Pratu F tidak dapat diselamatkan. Sekitar satu jam setelah kejadian, ia dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Pratu F kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk menjalani proses autopsi lebih lanjut. Pihak kepolisian setempat telah mengonfirmasi kejadian ini.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan adanya peristiwa penembakan yang melibatkan dua anggota TNI AD tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan.

“Benar, kejadiannya dini hari tadi. Korban dan pelaku sama-sama anggota TNI AD,” ujar Kompol Fauzi Saleh pada Sabtu (16/5).

Kompol Fauzi Saleh menambahkan bahwa dugaan sementara penyebab penembakan adalah adanya saling senggol saat keduanya berjoget. Namun, ia enggan memberikan keterangan lebih rinci mengenai detail kejadian.

Hal ini dikarenakan kasus tersebut kini berada di bawah penanganan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Palembang. “Silakan tanya ke Denpom karena mereka yang menangani,” tutupnya.