Kisah Haru Jangga Losarang: 4 Bersaudara Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Indramayu5 Dilihat

DermayuMagz.com – Di tengah geliat pembangunan yang terus berjalan di Kabupaten Indramayu, masih ada warga yang harus bertahan hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Kisah pilu datang dari empat bersaudara yang tinggal di sebuah rumah tidak layak huni di Desa Jangga, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Mereka adalah Narti, Karti, Wati, dan Carli. Keempatnya hidup seadanya di bangunan reyot yang terbuat dari bilik bambu dan atap seng yang sudah berkarat.

Rumah tersebut bahkan tidak memiliki fasilitas dasar seperti kamar mandi. Mereka terpaksa menggunakan jamban umum yang jaraknya cukup jauh dari kediaman mereka.

Kondisi rumah yang sempit dan tidak kokoh membuat mereka rentan terhadap cuaca buruk. Hujan deras dapat merembes masuk, bahkan angin kencang dapat mengancam robohnya bangunan.

Keempat bersaudara ini hidup tanpa orang tua. Mereka harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Narti, sebagai yang tertua, berusaha keras mencari nafkah dengan bekerja serabutan. Namun, penghasilannya tidak menentu dan seringkali tidak mencukupi.

Keterbatasan ekonomi membuat mereka sulit untuk memperbaiki kondisi rumah yang semakin memburuk.

Mereka hanya bisa berharap ada uluran tangan dari pemerintah maupun pihak-pihak lain yang peduli.

Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial sebenarnya memiliki program bantuan untuk warga tidak mampu.

Namun, tampaknya informasi mengenai bantuan tersebut belum sepenuhnya tersentuh oleh keempat bersaudara ini.

Atau mungkin ada kendala birokrasi yang membuat mereka belum dapat merasakan manfaatnya.

Kisah mereka menjadi pengingat bahwa di balik kemajuan suatu daerah, masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan.

Perhatian dan kepedulian dari pemerintah sangat diharapkan untuk meringankan beban hidup mereka.

Bantuan perbaikan rumah, bantuan pangan, maupun program pemberdayaan ekonomi dapat menjadi solusi jangka panjang bagi keluarga ini.

Semoga kisah Narti, Karti, Wati, dan Carli ini dapat menggugah hati banyak pihak untuk memberikan perhatian.

Baca juga: Panduan Menanam Raspberry dalam Pot di Iklim Panas untuk Panen Cepat

Mereka berhak mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan layak.