Ambisi Besar Takefusa Kubo Bersama Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 di Saat Mitoma Absen
Di tengah absennya Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino, Takefusa Kubo kini menjadi tumpuan utama Timnas Jepang, siap bersinar dan memimpin Samurai Biru.
OlehThomasDiterbitkan 27 Mei 2026, 19:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarTakefusa Kubo menjadi salah satu kunci sukses Jepang saat menumbangkan Jerman pada pembuka Grup E Piala Dunia 2022. Ia merupakan pemain yang memiliki kemampuan dalam hal menggiring bola di atas rata-rata. Tak khayal, bahwa dirinya sering dijuluki sebagai ‘Messi dari Jepang’. Ditambah lagi, Kubo memang pernah mengenyam pendidikan di akademi Barcelona, La Masia. Pemuda 21 tahun itu pernah direkrut oleh Real Madrid pada 2019 dari FC Tokyo dengan status bebas transfer. Namun, ia gagal menembus skuad utama. Kubo saat ini tengah berkarier di Real Sociedad dan mampu tampil gemilang di sana. (AP/Luca Bruno)
Liputan6.com, Jakarta – Piala Dunia 2026 semakin dekat, dan Timnas Jepang akan menghadapi tantangan besar dengan absennya dua pilar penting di lini serang mereka. Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino dipastikan tidak dapat memperkuat skuad Samurai Biru karena cedera serius. Situasi ini secara otomatis menempatkan Takefusa Kubo sebagai harapan terbesar dan motor serangan utama yang paling diandalkan Jepang dalam turnamen akbar yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Kubo, yang saat ini berusia 24 tahun, diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Mitoma dan Minamino. Dengan pengalaman yang lebih matang dan performa impresif di level klub, Piala Dunia 2026 menjadi panggung sempurna baginya untuk membuktikan kapasitasnya sebagai bintang lapangan. Ia membawa energi positif dari kesuksesan klubnya dan bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi negaranya.
Ekspektasi tinggi kini berada di pundak pemain Real Sociedad ini, yang akan memikul tanggung jawab besar untuk membawa Jepang melangkah lebih jauh. Tekanan yang signifikan menyertai peran barunya, namun Kubo dikenal memiliki bakat alami dan kreativitas yang dapat menjadi pembeda bahkan saat menghadapi tim-tim elite dunia.
“Cedera Mitoma sangat mengecewakan. Saya sudah menghubunginya langsung, tetapi tentu ini masa yang sulit baginya karena dia pemain yang sangat penting,” ujar Kubo.
“Saya ingin membawa semangat Mitoma bersama saya dan memberikan segalanya dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar.”
“Kami harus bersatu sebagai satu tim dan demi Mitoma, saya berharap kami bisa bersama-sama membuat turnamen ini sukses.”
Absennya Pilar Penting Timnas JepangPerbesarPemain Jepang, Takefusa Kubo (kiri), berduel dengan pemain Brasil, Carlos Augusto, dalam laga persahabatan di Tokyo, Selasa, 14 Oktober 2025. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Timnas Jepang harus menerima kenyataan pahit menjelang Piala Dunia 2026 dengan dicoretnya Kaoru Mitoma dari skuad. Winger Brighton & Hove Albion ini mengalami cedera hamstring saat membela klubnya di Premier League melawan Wolverhampton Wanderers. Tim medis Jepang menilai Mitoma tidak akan pulih sepenuhnya selama turnamen berlangsung, menjadikannya kehilangan besar bagi lini serang Samurai Biru.
Tidak hanya Mitoma, Timnas Jepang juga kehilangan Takumi Minamino yang absen karena cedera ligamen lutut (ACL) sejak Desember lalu. Kehilangan kedua pemain kunci ini menjadi pukulan telak bagi ambisi skuad Samurai Biru, mengingat kontribusi signifikan mereka dalam beberapa tahun terakhir. Absennya mereka memaksa pelatih Hajime Moriyasu untuk melakukan penyesuaian taktik darurat guna mempertahankan daya gedor tim.
Lanjut Baca:
Dengan absennya Mitoma dan Minamino, Takefusa Kubo kini mendadak berada di posisi sentral sebagai motor serangan utama yang paling diandalkan Timnas Jepang. Ia diharapkan menjadi harapan terbesar di lini serang dan memikul tanggung jawab yang lebih besar.
Situasi ini menempatkan tekanan yang signifikan pada Kubo, yang kini menjadi harapan terbesar Jepang di lini serang. Ia diharapkan mampu menjadi pembeda bahkan melawan tim-tim elite dunia.
Kubo memiliki kreativitas alami yang jarang dimiliki pemain Jepang lainnya. Saat bergerak di antara lini pertahanan lawan, ia mampu melepaskan umpan-umpan terobosan yang sulit diprediksi. Ketika melebar ke sisi lapangan, ia sering menarik perhatian beberapa pemain bertahan sekaligus dan membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menusuk ke kotak penalti. Jika berada dalam kondisi terbaiknya, ia mampu menjadi pembeda bahkan melawan tim-tim elite dunia.
Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
Ambisi Besar Takefusa Kubo Bersama Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 di Saat Mitoma Absen
Di tengah absennya Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino, Takefusa Kubo kini menjadi tumpuan utama Timnas Jepang, siap bersinar dan memimpin Samurai Biru.
OlehThomasDiterbitkan 27 Mei 2026, 19:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarTakefusa Kubo menjadi salah satu kunci sukses Jepang saat menumbangkan Jerman pada pembuka Grup E Piala Dunia 2022. Ia merupakan pemain yang memiliki kemampuan dalam hal menggiring bola di atas rata-rata. Tak khayal, bahwa dirinya sering dijuluki sebagai ‘Messi dari Jepang’. Ditambah lagi, Kubo memang pernah mengenyam pendidikan di akademi Barcelona, La Masia. Pemuda 21 tahun itu pernah direkrut oleh Real Madrid pada 2019 dari FC Tokyo dengan status bebas transfer. Namun, ia gagal menembus skuad utama. Kubo saat ini tengah berkarier di Real Sociedad dan mampu tampil gemilang di sana. (AP/Luca Bruno)Takefusa Kubo: Motor Serangan Baru Samurai Biru
Dengan absennya Mitoma dan Minamino, Takefusa Kubo kini mendadak berada di posisi sentral sebagai motor serangan utama yang paling diandalkan Timnas Jepang. Ia diharapkan menjadi harapan terbesar di lini serang dan memikul tanggung jawab yang lebih besar.
Situasi ini menempatkan tekanan yang signifikan pada Kubo, yang kini menjadi harapan terbesar Jepang di lini serang. Ia diharapkan mampu menjadi pembeda bahkan melawan tim-tim elite dunia.
Kubo memiliki kreativitas alami yang jarang dimiliki pemain Jepang lainnya. Saat bergerak di antara lini pertahanan lawan, ia mampu melepaskan umpan-umpan terobosan yang sulit diprediksi. Ketika melebar ke sisi lapangan, ia sering menarik perhatian beberapa pemain bertahan sekaligus dan membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menusuk ke kotak penalti. Jika berada dalam kondisi terbaiknya, ia mampu menjadi pembeda bahkan melawan tim-tim elite dunia.
Pengalaman dan Kematangan Takefusa Kubo
Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi momentum bagi Takefusa Kubo untuk benar-benar bersinar dan membawa Jepang melangkah lebih jauh. Ia ingin membawa energi positif dari kesuksesan klubnya ke Timnas Jepang.
Pada usia 24 tahun, Kubo telah memiliki karier yang mengesankan, termasuk menjuarai Liga Europa bersama Villarreal pada 2021 dan Copa del Rey bersama Real Sociedad. Piala Dunia 2026 akan menjadi Piala Dunia keduanya, dan ia datang dengan pengalaman serta mental yang jauh lebih matang dibandingkan edisi 2022.
Dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 di Asia, Kubo mencetak 4 gol dan memberikan 8 assist dalam 11 pertandingan, menunjukkan peran sentralnya dalam sistem pelatih Hajime Moriyasu. Kontribusi ini menegaskan bahwa ia adalah salah satu pemain kunci yang akan sangat diandalkan Jepang.
Strategi dan Harapan Timnas Jepang di Piala Dunia 2026
Pelatih Hajime Moriyasu telah mengumumkan daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026, yang mencakup Takefusa Kubo, Wataru Endo, dan Daichi Kamada. Mayoritas pemain yang dipanggil bermain di kompetisi elite Eropa, menunjukkan kualitas skuad Jepang yang merata.
Jepang di bawah asuhan Moriyasu menggunakan formasi menyerang 3-4-2-1 yang memberikan ruang besar bagi kreativitas pemain seperti Kubo. Dalam sistem ini, Kubo biasanya mengisi salah satu posisi playmaker, memungkinkan dia untuk mendikte permainan dan menciptakan peluang.
Pada Piala Dunia 2026, Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia. Meskipun berada di grup yang kompetitif, dengan kehadiran Takefusa Kubo sebagai motor serangan utama, Timnas Jepang memiliki harapan besar untuk membuat kejutan dan melampaui pencapaian sebelumnya.
Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
Ambisi Besar Takefusa Kubo Bersama Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 di Saat Mitoma Absen
Di tengah absennya Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino, Takefusa Kubo kini menjadi tumpuan utama Timnas Jepang, siap bersinar dan memimpin Samurai Biru.
OlehThomasDiterbitkan 27 Mei 2026, 19:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarTakefusa Kubo menjadi salah satu kunci sukses Jepang saat menumbangkan Jerman pada pembuka Grup E Piala Dunia 2022. Ia merupakan pemain yang memiliki kemampuan dalam hal menggiring bola di atas rata-rata. Tak khayal, bahwa dirinya sering dijuluki sebagai ‘Messi dari Jepang’. Ditambah lagi, Kubo memang pernah mengenyam pendidikan di akademi Barcelona, La Masia. Pemuda 21 tahun itu pernah direkrut oleh Real Madrid pada 2019 dari FC Tokyo dengan status bebas transfer. Namun, ia gagal menembus skuad utama. Kubo saat ini tengah berkarier di Real Sociedad dan mampu tampil gemilang di sana. (AP/Luca Bruno)
Liputan6.com, Jakarta – Piala Dunia 2026 semakin dekat, dan Timnas Jepang akan menghadapi tantangan besar dengan absennya dua pilar penting di lini serang mereka. Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino dipastikan tidak dapat memperkuat skuad Samurai Biru karena cedera serius. Situasi ini secara otomatis menempatkan Takefusa Kubo sebagai harapan terbesar dan motor serangan utama yang paling diandalkan Jepang dalam turnamen akbar yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Kubo, yang saat ini berusia 24 tahun, diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Mitoma dan Minamino. Dengan pengalaman yang lebih matang dan performa impresif di level klub, Piala Dunia 2026 menjadi panggung sempurna baginya untuk membuktikan kapasitasnya sebagai bintang lapangan. Ia membawa energi positif dari kesuksesan klubnya dan bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi negaranya.
Ekspektasi tinggi kini berada di pundak pemain Real Sociedad ini, yang akan memikul tanggung jawab besar untuk membawa Jepang melangkah lebih jauh. Tekanan yang signifikan menyertai peran barunya, namun Kubo dikenal memiliki bakat alami dan kreativitas yang dapat menjadi pembeda bahkan saat menghadapi tim-tim elite dunia.
“Cedera Mitoma sangat mengecewakan. Saya sudah menghubunginya langsung, tetapi tentu ini masa yang sulit baginya karena dia pemain yang sangat penting,” ujar Kubo.
“Saya ingin membawa semangat Mitoma bersama saya dan memberikan segalanya dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar.”
“Kami harus bersatu sebagai satu tim dan demi Mitoma, saya berharap kami bisa bersama-sama membuat turnamen ini sukses.”
Absennya Pilar Penting Timnas JepangPerbesarPemain Jepang, Takefusa Kubo (kiri), berduel dengan pemain Brasil, Carlos Augusto, dalam laga persahabatan di Tokyo, Selasa, 14 Oktober 2025. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Timnas Jepang harus menerima kenyataan pahit menjelang Piala Dunia 2026 dengan dicoretnya Kaoru Mitoma dari skuad. Winger Brighton & Hove Albion ini mengalami cedera hamstring saat membela klubnya di Premier League melawan Wolverhampton Wanderers. Tim medis Jepang menilai Mitoma tidak akan pulih sepenuhnya selama turnamen berlangsung, menjadikannya kehilangan besar bagi lini serang Samurai Biru.
Tidak hanya Mitoma, Timnas Jepang juga kehilangan Takumi Minamino yang absen karena cedera ligamen lutut (ACL) sejak Desember lalu. Kehilangan kedua pemain kunci ini menjadi pukulan telak bagi ambisi skuad Samurai Biru, mengingat kontribusi signifikan mereka dalam beberapa tahun terakhir. Absennya mereka memaksa pelatih Hajime Moriyasu untuk melakukan penyesuaian taktik darurat guna mempertahankan daya gedor tim.
Takefusa Kubo: Motor Serangan Baru Samurai Biru
Dengan absennya Mitoma dan Minamino, Takefusa Kubo kini mendadak berada di posisi sentral sebagai motor serangan utama yang paling diandalkan Timnas Jepang. Ia diharapkan menjadi harapan terbesar di lini serang dan memikul tanggung jawab yang lebih besar.
Situasi ini menempatkan tekanan yang signifikan pada Kubo, yang kini menjadi harapan terbesar Jepang di lini serang. Ia diharapkan mampu menjadi pembeda bahkan melawan tim-tim elite dunia.
Kubo memiliki kreativitas alami yang jarang dimiliki pemain Jepang lainnya. Saat bergerak di antara lini pertahanan lawan, ia mampu melepaskan umpan-umpan terobosan yang sulit diprediksi. Ketika melebar ke sisi lapangan, ia sering menarik perhatian beberapa pemain bertahan sekaligus dan membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menusuk ke kotak penalti. Jika berada dalam kondisi terbaiknya, ia mampu menjadi pembeda bahkan melawan tim-tim elite dunia.
Pengalaman dan Kematangan Takefusa Kubo
Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi momentum bagi Takefusa Kubo untuk benar-benar bersinar dan membawa Jepang melangkah lebih jauh. Ia ingin membawa energi positif dari kesuksesan klubnya ke Timnas Jepang.
Pada usia 24 tahun, Kubo telah memiliki karier yang mengesankan, termasuk menjuarai Liga Europa bersama Villarreal pada 2021 dan Copa del Rey bersama Real Sociedad. Piala Dunia 2026 akan menjadi Piala Dunia keduanya, dan ia datang dengan pengalaman serta mental yang jauh lebih matang dibandingkan edisi 2022.
Dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 di Asia, Kubo mencetak 4 gol dan memberikan 8 assist dalam 11 pertandingan, menunjukkan peran sentralnya dalam sistem pelatih Hajime Moriyasu. Kontribusi ini menegaskan bahwa ia adalah salah satu pemain kunci yang akan sangat diandalkan Jepang.
Strategi dan Harapan Timnas Jepang di Piala Dunia 2026
Pelatih Hajime Moriyasu telah mengumumkan daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026, yang mencakup Takefusa Kubo, Wataru Endo, dan Daichi Kamada. Mayoritas pemain yang dipanggil bermain di kompetisi elite Eropa, menunjukkan kualitas skuad Jepang yang merata.
Jepang di bawah asuhan Moriyasu menggunakan formasi menyerang 3-4-2-1 yang memberikan ruang besar bagi kreativitas pemain seperti Kubo. Dalam sistem ini, Kubo biasanya mengisi salah satu posisi playmaker, memungkinkan dia untuk mendikte permainan dan menciptakan peluang.
Baca juga : Cara Membuat Pakan Ayam Kampung dari Bayam Liar Fermentasi
Pada Piala Dunia 2026, Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia. Meskipun berada di grup yang kompetitif, dengan kehadiran Takefusa Kubo sebagai motor serangan utama, Timnas Jepang memiliki harapan besar untuk membuat kejutan dan melampaui pencapaian sebelumnya.
Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026






