Donald Trump Akui Berbicara dengan Presiden FIFA, Nasib Kartu Merah Balogun Jadi Perhatian

bola3 Dilihat

Donald Trump Akui Kontak Presiden FIFA, Penangguhan Kartu Merah Balogun Jadi Sorotan

Donald Trump akui hubungi Presiden FIFA Gianni Infantino minta peninjauan kartu merah Folarin Balogun. Keputusan FIFA tangguhkan skorsing picu kritik luas.

OlehThomasDiterbitkan 07 Juli 2026, 06:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPresiden Amerika Serikat Donald Trump pada 19 Februari 2026. (Dok. AP/Mark Schiefelbein)

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka mengonfirmasi bahwa ia telah menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino. Kontak tersebut dilakukan untuk meminta peninjauan ulang atas kartu merah yang diterima striker timnas AS, Folarin Balogun, dalam pertandingan Piala Dunia 2026. Pengakuan ini muncul di tengah kontroversi luas setelah FIFA memutuskan untuk menangguhkan skorsing Balogun, yang memicu reaksi keras dari sejumlah pihak.

Trump menyatakan kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin, 6 Juli 2026, bahwa ia secara pribadi meminta Infantino untuk meninjau insiden tersebut. Meskipun demikian, ia bersikeras tidak menekan FIFA untuk membatalkan skorsing. Keputusan FIFA untuk menangguhkan hukuman tersebut memungkinkan Balogun untuk kembali bermain pada babak 16 besar Piala Dunia.

Insiden kartu merah Folarin Balogun terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026, saat AS menghadapi Bosnia dan Herzegovina dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Balogun diganjar kartu merah langsung setelah melakukan tekel yang mengenai pergelangan kaki pemain Bosnia, Tarik Muharemovic. Berdasarkan regulasi standar, kartu merah langsung umumnya berujung pada skorsing otomatis satu pertandingan.

Permintaan Peninjauan dari Gedung PutihPerbesarFolarin Balogun (20) dari Amerika Serikat bermain bola selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Amerika Serikat dan Bosnia di Santa Clara, California, dekat San Francisco, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Donald Trump menjelaskan bahwa permintaannya kepada Gianni Infantino murni untuk peninjauan, bukan pembatalan. “Yang saya lakukan hanyalah meminta peninjauan, karena saya tidak berpikir itu adalah pelanggaran,” ujar Trump. Percakapan telepon antara Trump dan Infantino dilaporkan terjadi pada pekan lalu, sebelum keputusan FIFA diumumkan.

Selain kontak langsung dari Trump, pejabat AS juga menyerahkan “bukti tambahan” kepada FIFA. Bukti tersebut digunakan dalam proses banding yang akhirnya menghasilkan keputusan penangguhan skorsing. Trump memuji keputusan FIFA ini, menyebutnya sebagai “keputusan yang sangat brilian” dan berterima kasih kepada badan sepak bola dunia tersebut karena “melakukan hal yang benar, dan membatalkan ketidakadilan besar!”

Reaksi Keras dan Kritik terhadap FIFA

FIFA mengumumkan pada Minggu, 5 Juli 2026, bahwa skorsing satu pertandingan Balogun ditangguhkan untuk masa percobaan satu tahun. Keputusan ini didasarkan pada Pasal 27 dari kode disiplin FIFA, yang memungkinkan penangguhan pelaksanaan tindakan disipliner secara penuh atau sebagian. Penangguhan ini secara efektif memungkinkan Balogun untuk bermain dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia melawan Belgia pada Senin, 6 Juli 2026.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Keputusan FIFA tersebut segera memicu gelombang kritik luas. Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) menyatakan keterkejutan dan kemarahan mereka. UEFA menuduh FIFA “melampaui batas” dan membuat keputusan yang “tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan,” yang dinilai merusak integritas permainan dan kredibilitas kompetisi. Asosiasi Sepak Bola Belgia bahkan mengajukan banding atas keputusan tersebut, namun FIFA menyatakan kasus RBFA tidak dapat diterima dan mengonfirmasi keputusan sebelumnya.

Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

PolitisiSeorang politisi yang merupakan calon presiden AmerikaLihat SelengkapnyaDonald Trump

  • OrganisasiFIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasionalLihat SelengkapnyaFIFA
  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Gianni Infantino
  • Folarin Balogun
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Inggris Pertimbangkan Banding Kartu Merah Jarell Quansah, Tiru Folarin Balogun13 menit yang lalu
    • Portugal Harus Tetap Percaya pada Mimpi Juara Piala Dunia1 jam yang lalu
    • Jordan Henderson Absen di Sisa Piala Dunia 2026 Akibat Cedera Pergelangan Tangan Saat Selebrasi1 jam yang lalu
    • Belgia Tanpa Ampun Memupus Mimpi Amerika Serikat2 jam yang lalu
    • Cristiano Ronaldo Ucapkan Selamat Tinggal kepada Piala Dunia3 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir: The Pharaoh Tidak Silau dengan Status Juara Bertahan La Albiceleste4 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir: Lionel Scaloni Keluhkan Padatnya Jadwal Fase Gugur Piala Dunia!5 jam yang lalu
    • Spanyol vs Portugal, Roberto Martinez: Kami Tidak Gagal!7 jam yang lalu
    • Pelatih Portugal Roberto Martinez Mundur usai Gagal di Piala Dunia 20267 jam yang lalu
    • Gagal Juara Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Banggakan Trofi Piala Eropa8 jam yang lalu
    • Sudah Mainkan Balogun, Amerika Serikat Tetap Babak Belur Lawan Belgia9 jam yang lalu
    • Suporter Brasil Desak Carlo Ancelotti Mundur, Nama Pelatih Ini Jadi Pengganti Idaman9 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Donald Trump Akui Kontak Presiden FIFA, Penangguhan Kartu Merah Balogun Jadi Sorotan

    Donald Trump akui hubungi Presiden FIFA Gianni Infantino minta peninjauan kartu merah Folarin Balogun. Keputusan FIFA tangguhkan skorsing picu kritik luas.

    OlehThomasDiterbitkan 07 Juli 2026, 06:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPresiden Amerika Serikat Donald Trump pada 19 Februari 2026. (Dok. AP/Mark Schiefelbein)

    Keputusan FIFA tersebut segera memicu gelombang kritik luas. Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) menyatakan keterkejutan dan kemarahan mereka. UEFA menuduh FIFA “melampaui batas” dan membuat keputusan yang “tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan,” yang dinilai merusak integritas permainan dan kredibilitas kompetisi. Asosiasi Sepak Bola Belgia bahkan mengajukan banding atas keputusan tersebut, namun FIFA menyatakan kasus RBFA tidak dapat diterima dan mengonfirmasi keputusan sebelumnya.

    Kecaman Trump atas Keputusan Wasit

    Dalam kesempatan yang sama, Donald Trump juga melontarkan kritik tajam terhadap wasit asal Brasil, Raphael Claus, yang memimpin pertandingan AS melawan Bosnia dan Herzegovina. Trump menyebut Claus “sangat mencurigakan” dan menuduhnya membuat “keputusan yang tidak dapat dipercaya siapa pun.”

    Menurut pandangan Trump, insiden yang melibatkan Balogun bukanlah pelanggaran yang layak diganjar kartu merah. Ia berpendapat bahwa itu hanyalah “dua atlet yang berlari dengan kecepatan penuh dan kebetulan bertabrakan satu sama lain.” Trump menekankan pentingnya Balogun bagi timnas AS, menyatakan bahwa Balogun adalah “pemain terbaik kami, atau salah satu pemain terbaik kami,” dan tidak adil jika ia harus absen dari pertandingan berikutnya.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

    Add as a preferred source on Google

    PolitisiSeorang politisi yang merupakan calon presiden AmerikaLihat SelengkapnyaDonald Trump

  • OrganisasiFIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasionalLihat SelengkapnyaFIFA
  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Gianni Infantino
  • Folarin Balogun
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Tempat Menonton Argentina vs Mesir di Piala Dunia 20263 menit yang lalu
    • Inggris Pertimbangkan Banding Kartu Merah Jarell Quansah, Tiru Folarin Balogun1 jam yang lalu
    • Portugal Harus Tetap Percaya pada Mimpi Juara Piala Dunia2 jam yang lalu
    • Jordan Henderson Absen di Sisa Piala Dunia 2026 Akibat Cedera Pergelangan Tangan Saat Selebrasi2 jam yang lalu
    • Belgia Tanpa Ampun Memupus Mimpi Amerika Serikat3 jam yang lalu
    • Cristiano Ronaldo Ucapkan Selamat Tinggal kepada Piala Dunia4 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir: The Pharaoh Tidak Silau dengan Status Juara Bertahan La Albiceleste5 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir: Lionel Scaloni Keluhkan Padatnya Jadwal Fase Gugur Piala Dunia!6 jam yang lalu
    • Spanyol vs Portugal, Roberto Martinez: Kami Tidak Gagal!8 jam yang lalu
    • Pelatih Portugal Roberto Martinez Mundur usai Gagal di Piala Dunia 20268 jam yang lalu
    • Gagal Juara Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Banggakan Trofi Piala Eropa8 jam yang lalu
    • Sudah Mainkan Balogun, Amerika Serikat Tetap Babak Belur Lawan Belgia10 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Donald Trump Akui Kontak Presiden FIFA, Penangguhan Kartu Merah Balogun Jadi Sorotan

    Donald Trump akui hubungi Presiden FIFA Gianni Infantino minta peninjauan kartu merah Folarin Balogun. Keputusan FIFA tangguhkan skorsing picu kritik luas.

    OlehThomasDiterbitkan 07 Juli 2026, 06:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPresiden Amerika Serikat Donald Trump pada 19 Februari 2026. (Dok. AP/Mark Schiefelbein)

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka mengonfirmasi bahwa ia telah menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino. Kontak tersebut dilakukan untuk meminta peninjauan ulang atas kartu merah yang diterima striker timnas AS, Folarin Balogun, dalam pertandingan Piala Dunia 2026. Pengakuan ini muncul di tengah kontroversi luas setelah FIFA memutuskan untuk menangguhkan skorsing Balogun, yang memicu reaksi keras dari sejumlah pihak.

    Trump menyatakan kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin, 6 Juli 2026, bahwa ia secara pribadi meminta Infantino untuk meninjau insiden tersebut. Meskipun demikian, ia bersikeras tidak menekan FIFA untuk membatalkan skorsing. Keputusan FIFA untuk menangguhkan hukuman tersebut memungkinkan Balogun untuk kembali bermain pada babak 16 besar Piala Dunia.

    Insiden kartu merah Folarin Balogun terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026, saat AS menghadapi Bosnia dan Herzegovina dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Balogun diganjar kartu merah langsung setelah melakukan tekel yang mengenai pergelangan kaki pemain Bosnia, Tarik Muharemovic. Berdasarkan regulasi standar, kartu merah langsung umumnya berujung pada skorsing otomatis satu pertandingan.

    Permintaan Peninjauan dari Gedung PutihPerbesarFolarin Balogun (20) dari Amerika Serikat bermain bola selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Amerika Serikat dan Bosnia di Santa Clara, California, dekat San Francisco, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

    Donald Trump menjelaskan bahwa permintaannya kepada Gianni Infantino murni untuk peninjauan, bukan pembatalan. “Yang saya lakukan hanyalah meminta peninjauan, karena saya tidak berpikir itu adalah pelanggaran,” ujar Trump. Percakapan telepon antara Trump dan Infantino dilaporkan terjadi pada pekan lalu, sebelum keputusan FIFA diumumkan.

    Selain kontak langsung dari Trump, pejabat AS juga menyerahkan “bukti tambahan” kepada FIFA. Bukti tersebut digunakan dalam proses banding yang akhirnya menghasilkan keputusan penangguhan skorsing. Trump memuji keputusan FIFA ini, menyebutnya sebagai “keputusan yang sangat brilian” dan berterima kasih kepada badan sepak bola dunia tersebut karena “melakukan hal yang benar, dan membatalkan ketidakadilan besar!”

    Reaksi Keras dan Kritik terhadap FIFA

    FIFA mengumumkan pada Minggu, 5 Juli 2026, bahwa skorsing satu pertandingan Balogun ditangguhkan untuk masa percobaan satu tahun. Keputusan ini didasarkan pada Pasal 27 dari kode disiplin FIFA, yang memungkinkan penangguhan pelaksanaan tindakan disipliner secara penuh atau sebagian. Penangguhan ini secara efektif memungkinkan Balogun untuk bermain dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia melawan Belgia pada Senin, 6 Juli 2026.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Lanjut Baca:

    Keputusan FIFA tersebut segera memicu gelombang kritik luas. Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) menyatakan keterkejutan dan kemarahan mereka. UEFA menuduh FIFA “melampaui batas” dan membuat keputusan yang “tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan,” yang dinilai merusak integritas permainan dan kredibilitas kompetisi. Asosiasi Sepak Bola Belgia bahkan mengajukan banding atas keputusan tersebut, namun FIFA menyatakan kasus RBFA tidak dapat diterima dan mengonfirmasi keputusan sebelumnya.

    Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

    Add as a preferred source on Google

    PolitisiSeorang politisi yang merupakan calon presiden AmerikaLihat SelengkapnyaDonald Trump

  • OrganisasiFIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasionalLihat SelengkapnyaFIFA
  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Gianni Infantino
  • Folarin Balogun
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Tempat Menonton Argentina vs Mesir di Piala Dunia 20263 menit yang lalu
    • Inggris Pertimbangkan Banding Kartu Merah Jarell Quansah, Tiru Folarin Balogun1 jam yang lalu
    • Portugal Harus Tetap Percaya pada Mimpi Juara Piala Dunia2 jam yang lalu
    • Jordan Henderson Absen di Sisa Piala Dunia 2026 Akibat Cedera Pergelangan Tangan Saat Selebrasi2 jam yang lalu
    • Belgia Tanpa Ampun Memupus Mimpi Amerika Serikat3 jam yang lalu
    • Cristiano Ronaldo Ucapkan Selamat Tinggal kepada Piala Dunia4 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir: The Pharaoh Tidak Silau dengan Status Juara Bertahan La Albiceleste5 jam yang lalu
    • Argentina vs Mesir: Lionel Scaloni Keluhkan Padatnya Jadwal Fase Gugur Piala Dunia!6 jam yang lalu
    • Spanyol vs Portugal, Roberto Martinez: Kami Tidak Gagal!8 jam yang lalu
    • Pelatih Portugal Roberto Martinez Mundur usai Gagal di Piala Dunia 20268 jam yang lalu
    • Gagal Juara Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Banggakan Trofi Piala Eropa8 jam yang lalu
    • Sudah Mainkan Balogun, Amerika Serikat Tetap Babak Belur Lawan Belgia10 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya