An Se-young dan Megawati Hangestri Pertiwi: Bukti Persahabatan Lintas Cabang Olahraga

bola1 Dilihat

DermayuMagz.com – Dunia olahraga kembali menunjukkan bahwa persahabatan dapat terjalin lintas disiplin ilmu, bahkan lintas negara. Kali ini, sorotan tertuju pada pebulu tangkis nomor satu dunia, An Se-young, yang ternyata memiliki hubungan akrab dengan atlet bola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.

Kedekatan mereka terungkap melalui sebuah panggilan video yang kemudian dibagikan oleh suami Megawati, Dio Novandra, pada Selasa (2/6/2026). Momen tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar olahraga Tanah Air.

An Se-young dan Megawati Hangestri Pertiwi merupakan dua nama besar di cabang olahraga masing-masing. An Se-young telah mengukuhkan diri sebagai salah satu pebulu tangkis putri terbaik dunia, sementara Megawati adalah ikon bola voli Indonesia yang juga merambah karier di kancah internasional.

Perkenalan mereka bukan terjadi begitu saja. An Se-young sendiri yang menceritakan bagaimana awal mula ia bisa mengenal Megawati. Ternyata, perkenalan itu difasilitasi oleh seorang pelatih.

“Saya sangat suka menonton cabang olahraga lain,” ujar An Se-young saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/6). Ia menambahkan bahwa pelatih fisiknya memiliki koneksi dengan tim yang pernah bekerja bersama Megawati.

Melalui koneksi tersebut, mereka akhirnya diperkenalkan melalui panggilan video. Dari situ, hubungan pertemanan mulai terjalin di antara keduanya. Ini membuktikan bahwa minat terhadap olahraga lain dapat membuka pintu silaturahmi.

An Se-young, yang dijuluki sebagai bocah ajaib di dunia bulu tangkis, telah meraih berbagai gelar bergengsi. Di usianya yang baru menginjak 24 tahun, ia telah berhasil menaklukkan Kejuaraan Dunia, Olimpiade, Asian Games, dan Kejuaraan Asia.

Sementara itu, Megawati Hangestri Pertiwi juga tak kalah bersinar. Ia menjadi salah satu pemain kunci di tim nasional bola voli putri Indonesia dan berhasil menarik perhatian saat berkarier di Liga Voli Korea Selatan.

Tak hanya sekadar kenal, An Se-young juga mengaku mengagumi permainan Megawati. Ia sering menyaksikan pertandingan voli dan terkesan dengan aksi-aksi Megawati di lapangan.

“Karena Mega adalah pemain yang sangat hebat, saya menontonnya dengan sangat terkesan,” tutur An Se-young. Ia juga turut senang melihat perkembangan karier Megawati yang akan memperkuat tim Suwon Hyundai Engineering & Construction Hillstate musim depan.

Saat ini, An Se-young tengah berada di Jakarta untuk mengikuti turnamen bergengsi BWF World Tour Super 1000, yaitu Indonesia Open 2026. Kehadirannya di Indonesia tidak hanya untuk bertanding, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persahabatan yang telah terjalin.

Di ajang Indonesia Open 2026, An Se-young berhasil melangkah mulus di babak pertama. Ia memenangkan pertandingan melawan Neslihan Arin dari Turki dengan skor 21-18, 21-6. Ambisinya adalah untuk mempertahankan gelar yang telah diraihnya pada tahun sebelumnya.

Kisah persahabatan antara An Se-young dan Megawati Hangestri Pertiwi ini menjadi bukti nyata bahwa batasan antar-cabang olahraga dapat dilewati. Semangat sportivitas dan rasa saling menghargai antar-atlet, terlepas dari bendera negara dan disiplin olahraga yang mereka wakili, patut diapresiasi.

Hal ini juga sejalan dengan semangat yang coba dibangun oleh PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir. Dalam konteks sepak bola, Erick Thohir menyambut baik kebijakan pelatih timnas Indonesia, John Herdman, yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk naik ke level senior.

Erick Thohir menyatakan apresiasinya terhadap strategi Herdman yang dinilai krusial untuk masa depan sepak bola Indonesia. Ia membandingkannya dengan kesuksesan timnas Kanada di bawah asuhan Herdman, di mana pemain muda seperti Alphonso Davies diberi kesempatan berkembang sejak dini hingga akhirnya mampu bersaing di level dunia.

“Saya melihat Coach John sangat serius mempersiapkan tim ini,” ujar Erick Thohir. Ia menambahkan bahwa pemberian kesempatan kepada pemain muda seperti Matthew Baker untuk bertransisi ke level senior adalah langkah yang tepat.

Sebelumnya, kejutan juga datang dari pemain muda Dony Tri Pamungkas yang turut dipromosikan. Erick Thohir melihat ini sebagai proses penting untuk membangun kedalaman skuad yang mumpuni bagi Timnas Indonesia.

Namun, Erick Thohir juga mengingatkan pentingnya keseimbangan. Pemain senior tetap memiliki peran vital dalam membimbing pemain muda dan memberikan kontribusi terbaik mereka di lapangan. Hal ini penting agar proses regenerasi berjalan lancar tanpa mengorbankan performa tim saat ini.

Dengan kebijakan seperti ini, diharapkan Timnas Indonesia dapat terus berkembang dan mencetak prestasi yang lebih baik di masa depan, sama seperti persahabatan lintas cabor yang ditunjukkan oleh An Se-young dan Megawati Hangestri Pertiwi.