DermayuMagz.com – Grup idola legendaris Jepang, Arashi, secara resmi mengakhiri perjalanan panjang mereka selama 27 tahun dengan sebuah konser perpisahan akbar yang penuh haru di Tokyo Dome pada 31 Mei 2026.
Konser bertajuk “We Are Arashi” ini menjadi penutup epik bagi grup yang telah menghibur jutaan penggemar di seluruh dunia. Para anggota, Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno, dan Sho Sakurai, tampil memukau membawakan 33 lagu hits mereka.
Momen paling emosional terjadi ketika Satoshi Ohno, sang leader, menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh hati para penggemar yang hadir maupun yang menyaksikan dari berbagai penjuru dunia.
Konser dimulai dengan lagu “Love Rainbow” yang membangkitkan semangat penonton. Jun Matsumoto segera menyambut antusiasme penggemar dengan seruan, “Arashi telah kembali!”.
Sepanjang konser, lautan penlights berwarna-warni menghiasi Tokyo Dome, menciptakan pemandangan yang memukau. Para anggota Arashi, yang kini telah memasuki usia 40-an, menunjukkan kedekatan mereka satu sama lain dan berinteraksi hangat dengan para penggemar.
Pesan dari Satoshi Ohno menjadi puncak emosional konser. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas dukungan para penggemar selama ini. “Hari ini menandai akhir dari aktivitas kami, tapi Arashi yang kita buat bersama akan terus hidup,” ujar Ohno dengan suara bergetar.
Pesan perpisahan yang sama juga dibagikan Arashi melalui akun Instagram resmi mereka. Unggahan tersebut menampilkan tanda tangan kelima anggota dan sebuah kalimat singkat yang merangkum perjalanan mereka.
“Thank you for 26 and a half years!!!!! 2026.5.31 ARASHI Masaki Aiba Jun Matsumoto Kazunari Ninomiya Satoshi Ohno Sho Sakurai With you,” tulis mereka.
Kolom komentar di unggahan Instagram tersebut langsung dibanjiri ucapan terima kasih dan doa dari penggemar dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Mereka mengungkapkan rasa sedih namun juga bahagia atas karya dan kenangan yang telah diciptakan Arashi.
Antusiasme penggemar terlihat sejak sepekan sebelum konser. Banyak dari mereka yang berdatangan ke Tokyo Dome untuk mengabadikan momen di depan instalasi logo Arashi bertuliskan “Kami adalah Arashi.”
Pasca konser perpisahan, Satoshi Ohno secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari agensi Starto Entertainment Inc., yang sebelumnya dikenal sebagai Johnny & Associates Inc.
The Japan Times melaporkan bahwa tur konser perpisahan Arashi tidak hanya digelar di Tokyo, tetapi juga mencakup kota-kota besar lainnya di Jepang. Total ada 15 pertunjukan yang direncanakan.
Harga tiket konser dibanderol sebesar 12 ribu yen, atau sekitar 1,3 juta rupiah. Pendistribusian tiket dilakukan melalui sistem lotere khusus bagi anggota klub penggemar yang berdomisili di Jepang.
Baca juga : Gaya Hidup di Asia Tenggara: Kehidupan dan Realita Anak di Vidio
Diperkirakan, total penonton yang akan menyaksikan 15 konser perpisahan Arashi ini mencapai angka 700.000 orang, menunjukkan skala besar dan popularitas grup ini yang tak lekang oleh waktu.
Grup idola ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap industri musik Jepang, meninggalkan warisan yang kaya akan lagu-lagu ikonik dan penampilan yang tak terlupakan.
Perjalanan 27 tahun Arashi menjadi bukti dedikasi, kerja keras, dan ikatan kuat antar anggota serta dengan para penggemarnya.
Meskipun kini Arashi telah resmi bubar, karya-karya mereka akan terus dikenang dan dinikmati oleh generasi mendatang.
Para penggemar berharap para anggota dapat meraih kesuksesan dalam karier masing-masing di masa depan.
Momen konser perpisahan ini menjadi pengingat akan pentingnya menghargai setiap perjalanan dan kenangan yang telah tercipta.
Arashi telah memberikan warna tersendiri dalam sejarah musik J-Pop dan akan selalu memiliki tempat spesial di hati para penggemarnya.
Ucapan manis dan terima kasih dari para anggota Arashi menjadi penutup yang sempurna untuk sebuah era.
Mereka meninggalkan panggung hiburan dengan meninggalkan kesan mendalam dan kenangan indah.
Penggemar setia Arashi akan selalu merindukan penampilan mereka di masa mendatang.
Namun, semangat Arashi akan terus hidup melalui karya-karya mereka.
Perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru bagi setiap anggota.
Fans internasional pun turut merasakan kesedihan namun juga kebahagiaan atas perjalanan luar biasa Arashi.
Konser perpisahan ini menjadi bukti nyata kekuatan fandom dan pengaruh musik Arashi.
Dukungan dan cinta dari penggemar menjadi bahan bakar utama bagi perjalanan panjang mereka.
Kisah Arashi akan terus menjadi inspirasi bagi banyak musisi muda di industri hiburan.
Mereka telah menetapkan standar tinggi dalam hal profesionalisme dan dedikasi.
Arashi tidak hanya dikenal sebagai grup idola, tetapi juga sebagai ikon budaya pop Jepang.
Penampilan mereka selalu dinanti dan memberikan energi positif.
Perpisahan ini menandai berakhirnya sebuah era, namun kenangan akan tetap abadi.
Terima kasih Arashi, atas segala karya dan kebahagiaan yang telah diberikan.
Perjalananmu akan selalu menjadi bagian dari sejarah musik dunia.
Semoga sukses untuk Satoshi Ohno, Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, dan Sho Sakurai di jalan masing-masing.
Terima kasih telah menjadi bagian dari hidup kami.
Arashi, selamanya di hati.






