Bek Liverpool Ini Pilih Bertahan di Anfield Meski Tanpa Arne Slot

bola9 Dilihat

DermayuMagz.com – Bek Liverpool, Kostas Tsimikas, dilaporkan telah memutuskan untuk bertahan di Anfield pada musim depan. Keputusan ini diambil menyusul perubahan signifikan dalam jajaran kepelatihan klub.

Musim panas ini diprediksi menjadi periode krusial bagi Liverpool. Keputusan klub untuk mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot pada Sabtu lalu diperkirakan akan membawa dampak besar pada arah kebijakan transfer tim.

Dengan potensi kedatangan Andoni Iraola sebagai pelatih baru, perubahan besar dalam skuad dan taktik permainan sangat mungkin terjadi. Iraola diprediksi akan mengevaluasi seluruh pemain yang ada.

Situasi ini membuka peluang bagi para pemain untuk membuktikan diri. Salah satunya adalah Kostas Tsimikas, yang kini bertekad untuk memperjuangkan tempatnya di tim utama Liverpool.

Tsimikas Ingin Bertahan di Liverpool

Menurut laporan dari pakar transfer Ben Jacobs, Tsimikas sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan Liverpool pada bursa transfer musim panas ini. Namun, rencana tersebut berubah setelah adanya keputusan pemecatan Arne Slot.

Bek kiri asal Yunani ini kini dikabarkan ingin memanfaatkan potensi kepergian Andrew Robertson untuk bersaing merebut posisi bek kiri utama.

Tsimikas yakin bahwa ia memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi pilihan utama di pos bek kiri. Ia berharap kedatangan pelatih baru, Andoni Iraola, akan memberikan kesempatan yang adil baginya.

Baca juga : KPK Segera Tindak Lanjuti Kasus Gus Yaqut Pasca Haji 2026

Persaingan Sengit dengan Kerkez

Dengan kemungkinan Robertson hengkang, Liverpool hanya akan memiliki dua opsi bek kiri. Mereka adalah Kostas Tsimikas dan Milos Kerkez, yang baru didatangkan dari Bournemouth musim lalu.

Tsimikas dilaporkan cukup percaya diri mampu mengungguli Kerkez dalam perebutan posisi starter. Bek muda asal Hungaria tersebut dinilai masih berjuang untuk beradaptasi dengan ritme permainan Liverpool.

Situasi ini berpotensi berlanjut di bawah kepelatihan Iraola. Di sisi lain, Tsimikas merasa yakin dengan kemampuannya, terutama setelah menjalani masa peminjaman yang sukses di AS Roma.

Sumber: Ben Jacobs

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Norwegia tampil dominan dan mengalahkan Timnas Swedia dengan skor 3-1 dalam pertandingan uji coba internasional yang berlangsung di Ullevaal Stadion, Selasa (2/6/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi bagian dari persiapan kedua negara menjelang Piala Dunia 2026.

Sejak menit awal, pasukan Stale Solbakken langsung menguasai jalannya permainan dengan pendekatan yang agresif. Jorgen Strand Larsen tampil sebagai aktor utama kemenangan lewat dua gol yang bersarang pada menit ke-9 dan ke-37.

Satu gol tambahan Norwegia lahir dari kaki Antonio Nusa pada menit ke-18. Adapun Swedia yang diasuh Graham Potter hanya mampu membalas melalui Alexander Isak pada menit ke-76 untuk memperkecil ketertinggalan.

Kemenangan ini menjadi bekal positif bagi Norwegia sebelum memasuki turnamen akbar yang sudah di depan mata. Sebaliknya, Swedia harus menerima sejumlah catatan evaluasi setelah kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah selama 90 menit.

Babak Pertama

Norwegia langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit kick-off dibunyikan. Antonio Nusa menjadi momok tersendiri di sisi kiri, berulang kali membuat lini belakang Swedia kelabakan.

Keunggulan pertama tercipta pada menit kesembilan. Umpan terukur Julian Ryerson ke kotak penalti disambut sundulan Jorgen Strand Larsen yang mengarah tepat ke sudut bawah gawang, membuka skor 1-0 untuk tuan rumah.

Swedia berusaha merespons melalui Anthony Elanga dan Gustaf Nilsson. Namun, upaya keduanya masih mentah di hadapan tembok pertahanan yang dikawal Torbjorn Heggem dan Kristoffer Ajer.

Norwegia justru memperlebar jarak pada menit ke-18. Sander Berge memberikan umpan matang kepada Antonio Nusa, yang langsung melepaskan tembakan kaki kanan ke pojok bawah gawang. Jacob Widell Zetterstrom tak berdaya menghentikannya.

Tertinggal dua gol, Swedia sempat mendapat peluang terbaik mereka di menit ke-27. Gustaf Nilsson memperoleh dua kesempatan beruntun, namun satu tembakan diblok dan percobaan berikutnya digagalkan kiper Orjan Nyland.

Tekanan Norwegia tak mereda, dengan Strand Larsen, Alexander Sorloth, dan Oscar Bobb terus mengancam. Zetterstrom dipaksa melakukan beberapa penyelamatan penting demi menjaga agar ketertinggalan tim tamu tidak semakin besar.

Gol ketiga tuan rumah lahir dari situasi sepak pojok pada menit ke-37. Ryerson kembali menjadi kreator dengan umpan silang yang kembali dituntaskan Strand Larsen lewat sundulan jarak dekat, mengubah papan skor menjadi 3-0 hingga turun minum.