Dua Pilar Penting Timnas Maroko Alami Cedera Jelang Piala Dunia 2026

bola1 Dilihat

2 Pemain Kunci Timnas Maroko Cedera Menjelang Piala Dunia 2026

Maroko mendapat kabar buruk jelang Piala Dunia 2026 setelah Noussair Mazraoui dan Abde Ezzalzouli mengalami cedera saat laga uji coba melawan Norwegia.

OlehAsad ArifinDiterbitkan 08 Juni 2026, 15:33 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarBek Manchester United, Noussair Mazraoui (kiri), menyumbangkan satu assist saat Timnas Maroko menang 2-0 atas Comoros pada laga perdana Grup A Pial Afrika 2025 di Stade Prince Moulay Abdallah, Rabat, Senin (22/12/2025) dini hari WIB. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Maroko menghadapi situasi yang jauh dari ideal menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Tim yang menjadi semifinalis pada edisi 2022 itu diterpa kabar buruk setelah dua pemain penting mengalami cedera dalam laga pemanasan terakhir.

Masalah tersebut muncul saat Maroko berhadapan dengan Norwegia dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion Sports Illustrated, New Jersey, Minggu malam waktu setempat. Laga itu seharusnya menjadi kesempatan terakhir untuk mematangkan persiapan sebelum turun di turnamen utama.

Namun, pertandingan justru menghadirkan kekhawatiran besar bagi pelatih Mohamed Ouahbi. Dua pemain yang memiliki peran penting dalam skuad Singa Atlas harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena masalah fisik.

Situasi ini tentu menjadi perhatian serius mengingat Maroko akan memulai perjalanan mereka di Grup C Piala Dunia 2026 dalam waktu kurang dari satu pekan. Kondisi kedua pemain kini menjadi fokus utama tim medis menjelang laga pembuka melawan Brasil.

Cedera Mazraoui Jadi Kekhawatiran BesarPerbesarPara pemain Maroko merayakan gol mereka ke gawang Niger dalam pertandingan kualifikasi Grup E Piala Dunia di Stade Prince Moulay Abdallah, Rabat, Maroko, Sabtu (6-9-2025) dini hari WIB. (Foto AP)

Kabar buruk pertama datang dari bek andalan Maroko, Noussair Mazraoui. Pemain Manchester United itu hanya mampu bermain selama 29 menit sebelum akhirnya ditarik keluar lapangan.

Mazraoui terlihat mengalami ketidaknyamanan saat pertandingan berlangsung. Tim pelatih kemudian memutuskan menggantinya dengan Youssef Belammari untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami Mazraoui. Namun, keputusan pergantian cepat mengindikasikan bahwa tim medis tidak ingin mengambil risiko menjelang Piala Dunia.

Absennya Mazraoui tentu akan menjadi kerugian besar bagi Maroko. Sejak menjalani debut pada 2018, bek berusia 28 tahun itu telah mencatatkan 45 penampilan dan menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad nasional.

Abde Ezzalzouli Ikut Tumbang, Maroko Siapkan Opsi DaruratPerbesarSelebrasi Abde Ezzalzouli dalam laga final UEFA Conference League antara Real Betis vs Chelsea, Kamis (29/5/2025). (AP Photo/Czarek Sokolowski)

Masalah Maroko tidak berhenti pada cedera Mazraoui. Pemain sayap Real Betis, Abde Ezzalzouli, juga mengalami cedera setelah terlibat benturan dengan rekan setimnya, Chadi Riad.

Ezzalzouli tampak kesakitan dan harus mendapatkan penanganan di lapangan. Ia kemudian digantikan oleh Soufiane Rahimi sebelum babak pertama berakhir.

Di tengah situasi tersebut, Maroko sebenarnya mampu menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Norwegia. Gol semata wayang pada paruh pertama pertandingan dicetak oleh Brahim Diaz pada menit kedelapan.

Jika salah satu pemain dinyatakan tidak fit untuk tampil di Piala Dunia 2026, Mohamed Ouahbi masih memiliki kesempatan untuk memanggil pemain pengganti. Namun, pergantian hanya dapat dilakukan hingga 24 jam sebelum laga pertama dan harus berasal dari daftar sementara berisi 55 pemain yang telah didaftarkan sebelumnya.

Sumber: talkSPORT

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan SeputarSimak Artikel Lain Tentang Piala Dunia FIFA 2026Lihat Semua

Prediksi Eks Pemain MU tentang Juara Piala Dunia 2026: Bukan Argentina atau Brasil, Prancis Jadi Favorit

Update Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026: Raphinha Akui Belum Capai Kondisi Terbaik

Timnas Prancis dan Misi ‘Happy Ending’ Bersama Didier Deschamps di Piala Dunia 2026

Lanjut Baca:

Remaja Tangerang Wakili Indonesia di Kejuaraan Gokar Dunia di Italia

Asad ArifinTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • EventPiala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen, diselenggarakan di tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko) dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026 Info
  • Tim SepakbolaTim nasional sepak bola Maroko merupakan sebuah tim nasional sepak bola yang berada di bawah Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko.Lihat SelengkapnyaTimnas Maroko
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Noussair Mazraoui
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Jadwal, Hasil, dan Klasemen Grup B Piala Dunia 202645 menit yang lalu
    • Sambut Piala Dunia 2026, Jersey Tim Peserta Dipamerkan di Jakarta4 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Masih Milik Negara Eropa dan Amerika Latin5 jam yang lalu
    • Nazar Unik Lamine Yamal dan Optimisme Spanyol Raih Gelar Piala Dunia 20267 jam yang lalu
    • Klarifikasi Rafael Leao Usai Diganjar Kartu Merah saat Hadapi Chile: Cuma Ingin Bela Rekan Setim7 jam yang lalu
    • Apa Alasan Lamine Yamal Selalu Memakai Perban di Tangannya?8 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026: Insiden Penembakan di Dekat Markas Inggris di Kansas City Timbulkan Sorotan soal Keamanan8 jam yang lalu
    • Prediksi Eks Pemain MU tentang Juara Piala Dunia 2026: Bukan Argentina atau Brasil, Prancis Jadi Favorit8 jam yang lalu
    • Update Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026: Raphinha Akui Belum Capai Kondisi Terbaik8 jam yang lalu
    • Timnas Prancis dan Misi ‘Happy Ending’ Bersama Didier Deschamps di Piala Dunia 20268 jam yang lalu
    • 2 Pemain Kunci Timnas Maroko Cedera Menjelang Piala Dunia 20268 jam yang lalu
    • Maroko dan Gelombang Kebangkitan Negara Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 20268 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Remaja Tangerang Wakili Indonesia di Kejuaraan Gokar Dunia di Italia

    Bayu Anantha Depthios akan ikut berlaga di ajang gokart Sodi World Series International E-Final 2026 yang berlangsung di Italia.

    OlehThomasDiterbitkan 08 Juni 2026, 22:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarBayu Anantha Depthios

    Liputan6.com, Jakarta – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Tangerang. Seorang remaja berusia 14 tahun, Bayu Anantha Depthios, mendapat kesempatan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Sodi World Series (SWS) International E-Final 2026 yang akan berlangsung di Sicilia, Italia.

    Bayu bersama lima atlet lainnya bertolak ke Italia pada 7 Juni 2026 untuk memperkuat tim Indonesia dalam kejuaraan yang digelar di Rush Speed Arena, Sicilia, pada 11 hingga 13 Juni 2026. Mereka akan bersaing pada kategori Junior Cup dan Senior menghadapi para pebalap dari sekitar 50 negara.

    “Saya berangkat bersama tim dari Barcode Gokart untuk mewakili Indonesia. Semoga mendapat hasil yang memuaskan,” ujar Bayu.

    Kesempatan tampil di ajang internasional tersebut diraih Bayu setelah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan di kompetisi e-SWS yang digelar di Sirkuit Barcode Gokart, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Berkat konsistensinya meraih posisi juara, Bayu berhasil mengamankan tiket menuju kompetisi dunia.

    Persiapan Matang

    Menjelang keberangkatannya, Bayu mengaku telah melakukan berbagai persiapan, terutama untuk meningkatkan ketahanan fisik dan fokus selama balapan.

    “Yang pasti latihan untuk ketahanan fisik selama balapan. Karena balapan di trek kecil harus benar-benar fokus,” katanya.

    Meski baru mengenal olahraga gokar pada awal 2025, Bayu menunjukkan perkembangan yang pesat. Latihan rutin dan partisipasi dalam berbagai kompetisi menjadi modal penting yang mengantarkannya hingga ke level internasional.

    Menurut Bayu, olahraga gokar memiliki daya tarik tersendiri karena menghadirkan tantangan sekaligus memacu adrenalin.

    “Saya menyukai olahraga ini karena memberikan banyak tantangan dan adrenalin. Saya senang saat berada di atas gokar karena tidak perlu memikirkan yang lain, hanya fokus balapan,” ungkapnya.

    Dapat Dukungan dari KONI dan IMI Kabupaten Tangerang

    Sebelum berangkat ke Italia, Bayu didampingi kedua orang tuanya, Herson Depthios dan Dinar Susilo, melakukan silaturahmi dengan Ketua IMI Kabupaten Tangerang, Cecep Mulyadi, serta Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu.

    Dalam kesempatan tersebut, keduanya memberikan dukungan serta doa agar Bayu mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

    “Kami sebagai perwakilan pemerintah daerah merasa bangga dan akan terus mendukung talenta muda yang ada di Kabupaten Tangerang. Pembinaan terhadap atlet muda dan olahraga baru terus kami lakukan,” ujar Eka Wibayu.

    Ayah Bayu, Herson Depthios, berharap putranya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk para senior di dunia gokar Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui KONI dan IMI Kabupaten Tangerang yang telah memberikan perhatian kepada perkembangan atlet muda.

    “Semoga perjalanan kami dilancarkan dan pulang dengan hasil yang memuaskan,” kata Herson.

     

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Lanjut Baca:

    Jadwal, Hasil, dan Klasemen Grup B Piala Dunia 2026

    ThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanNegarasalah satu negara yang dilintasi dengan garis khatulistiwa. Negara ini memiliki Batik sebagai ikon budayanya.Lihat SelengkapnyaIndonesia

  • NegaraItalia merupakan salah satu negara republik di EropaLihat SelengkapnyaItalia
  • Bayu Anantha Depthios
  • Gokart
  • Sodi World Series International E-Final 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Jadwal, Hasil, dan Klasemen Grup B Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Sambut Piala Dunia 2026, Jersey Tim Peserta Dipamerkan di Jakarta4 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Masih Milik Negara Eropa dan Amerika Latin6 jam yang lalu
    • Nazar Unik Lamine Yamal dan Optimisme Spanyol Raih Gelar Piala Dunia 20267 jam yang lalu
    • Klarifikasi Rafael Leao Usai Diganjar Kartu Merah saat Hadapi Chile: Cuma Ingin Bela Rekan Setim8 jam yang lalu
    • Apa Alasan Lamine Yamal Selalu Memakai Perban di Tangannya?8 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026: Insiden Penembakan di Dekat Markas Inggris di Kansas City Timbulkan Sorotan soal Keamanan8 jam yang lalu
    • Prediksi Eks Pemain MU tentang Juara Piala Dunia 2026: Bukan Argentina atau Brasil, Prancis Jadi Favorit8 jam yang lalu
    • Update Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026: Raphinha Akui Belum Capai Kondisi Terbaik8 jam yang lalu
    • Timnas Prancis dan Misi ‘Happy Ending’ Bersama Didier Deschamps di Piala Dunia 20269 jam yang lalu
    • 2 Pemain Kunci Timnas Maroko Cedera Menjelang Piala Dunia 20269 jam yang lalu
    • Maroko dan Gelombang Kebangkitan Negara Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 20269 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya