Catatan Andrew Susanto: Edukasi Gaya Hidup Sehat di Bulan Kesadaran Migrain

showbiz9 Dilihat

DermayuMagz.com – Juni diperingati sebagai bulan kesadaran migrain sedunia. Selebgram sekaligus pengusaha Andrew Susanto memberikan catatan khusus soal sakit kepala yang kerap disebut sebagai pusing. Padahal, dalam kasus tertentu, dokter mungkin saja menegakkan diagnosis migrain, vertigo, dan lainnya.

Karenanya, edukasi menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran publik bahwa sakit kepala “punya banyak nama” tergantung karakteristik dan gejala. Andrew Susanto membenarkan, edukasi merupakan fondasi utama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

“Saya setuju. Edukasi adalah fondasi utama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Seseorang cenderung mengambil tindakan ketika memahami manfaat dan risiko,” ujar Andrew Susanto dalam wawancara eksklusif melalui ponsel dengan Showbiz Liputan6.com, pekan ini.

“Melalui edukasi, masyarakat bisa tahu pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan lebih awal, dan memahami bahwa pola hidup sehari-hari berpengaruh terhadap kondisi tubuh mereka,” tambahnya.

Dengan pengetahuan yang tepat, masyarakat tidak hanya menjadi lebih sadar, tetapi juga lebih terdorong untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga kesehatan. Pesohor dengan lebih dari 800 ribu pengikut di Instagram itu menambahkan bahwa bersama tim, ia “merayakan” bulan kesadaran migrain sedunia dengan mengadakan edukasi bertajuk “Kenali Migrain, Kendalikan Gejalanya untuk Hidup Lebih Berkualitas” di Superhouse Paskal, Bandung, pada Minggu (14/6/2026).

Andrew Susanto tidak henti-hentinya mengingatkan, dalam kondisi ekonomi seperti sekarang, menjaga kesehatan adalah prioritas. Dengan sehat, orang bisa bekerja dan berpenghasilan. Karenanya, gangguan kesehatan sekecil apa pun jangan disepelekan.

Edukasi dan Pembicara

Andrew Susanto menerangkan bahwa edukasi seputar migrain mendatangkan pembicara dr. Ivana Lola dari Rumah Sakit Siloam Purwakarta, Jawa Barat. Edukasi dimulai dari hal paling mendasar, yaitu definisi, gejala, dan pencegahan.

Migrain merupakan salah satu gangguan neurologis yang paling sering menyebabkan penurunan kualitas hidup. Menjaga pola tidur, mengelola stres, dan olahraga rutin adalah tiga “senjata” utama untuk mencegah datangnya migrain.

“Seringkali migrain dianggap sepele,” ujar Andrew Susanto. Padahal, kondisi ini dapat mengganggu produktivitas dan aktivitas sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Andrew Susanto berharap dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai migrain.

Sering Dianggap Sepele

Menurut dr. Ivana Lola, migrain dapat berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa hari. Penyebabnya seringkali dipicu oleh stres, kurang tidur, hingga pola makan yang tidak teratur. Berkaca pada penjelasan dokter, Andrew Susanto berbagi pendapat.

“Migrain sering dianggap sepele, padahal kondisi ini dapat mengganggu produktivitas dan aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan ini kami ingin memberi pemahaman yang benar kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak meremehkan gejala sakit kepala yang mungkin merupakan migrain.

Berbagai Faktor Risiko

“Lewat edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk ratusan warga kelurahan Pasir Kaliki, saya bersama tim menyuarakan pentingnya deteksi dini untuk mengetahui berbagai faktor risiko kesehatan,” Andrew Susanto memaparkan.

Ia menyampaikan hal ini dalam kapasitasnya sebagai Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli. Bagi Andrew Susanto, berbagi pengetahuan dan konsisten menyuarakan gaya hidup sehat kepada sesama adalah kegiatan yang sangat menyenangkan.

Andrew Susanto berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan mereka, terutama terkait kondisi seperti migrain yang seringkali diabaikan.

DermayuMagz.com – Di tengah perjuangan komedian Haji Bolot melawan penyakitnya, pihak keluarga merasa terganggu dengan banyaknya postingan yang tidak menunjukkan simpati di media sosial. Sebagai rekan seprofesi, Rico Ceper pun turut mengungkap rasa kecewa kepada oknum yang menyebarkan foto sang komedian dalam kondisi yang kurang pantas.

“Termasuk ada foto tayangan mungkin ada kerabat teman yang habis besuk dan lain sebagainya, foto cekrek mungkin sama dia terus gambarnya kan nggak elok lah ya, nggak etis gitu maksudnya. Itu keluarga sangat menyesalkan sekali,” ujar Rico Ceper di Kawasan Senayan, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).

Rico mengatakan bahwa pihak keluarga memohon kepada siapa pun yang menjenguk untuk tidak mendokumentasikan kondisi Haji Bolot. Mereka ingin agar publik mengingat sang pelawak dalam kondisi yang ceria dan penuh tawa seperti biasanya.

“Janganlah, jangan foto Bapak lagi begitu. Pak Haji lagi sakit jangan yang kayak begitulah,” kata Rico menyesalkan. Ia menambahkan bahwa hal ini juga disampaikan oleh anak-anak Haji Bolot.

“Prihatin aja orang, doain aja. Ambil yang bagus-bagusnya,” lanjutnya, merujuk pada unggahan di akun Instagram pribadinya.

Kekecewaan ini bertambah ketika foto-foto tersebut justru dijadikan alat untuk menyebarkan berita bohong mengenai Haji Bolot. Rico mengingatkan bahwa ada etika yang harus dikedepankan saat berhadapan dengan orang yang sedang tertimpa musibah.

“Kita kecelakaan aja di jalan raya kan di-blur ya wajahnya. Ini ini janganlah lagi posenya posisi juga lagi nggak bagus. Doain ajalah gitu,” keluh Rico.

Kesedihan Keluarga Haji Bolot

Lebih lanjut Rico menceritakan betapa terpukulnya anak-anak Haji Bolot mendapati sang ayah digosipkan telah meninggal dunia, yang beredar lewat pesan grup WhatsApp. Ia sendiri merasa bertanggung jawab untuk membantu memberikan klarifikasi demi menjaga perasaan keluarga besar.

“Mpok Ade, itu bagaimana yang saya posting di Instagram saya tuh, Mpok Ade itu bener nggak sih, kan nggak bener kan?’ ‘Kagak Bang Rico, kita juga kaget nyeselin bla bla bla.’ Ada di Instagram saya di feed saya,” ungkap Rico mengenai perbincangannya dengan anak Haji Bolot.

Keluarga Haji Bolot sangat berharap agar publik dapat memberikan doa dan dukungan, bukan malah menyebarkan informasi yang tidak benar dan tidak etis.

Perkembangan Positif Haji Bolot

Meski masih harus menjalani perawatan, kondisi Haji Bolot menunjukkan perkembangan positif karena sudah mampu merespons instruksi suster. Rico melihat sendiri bagaimana sang komedian berusaha keras menunjukkan kemajuannya.

“Saya lihat tuh susternya yang ngasih tahu, ‘Udah Sus, kalau itu jangan, saya dari jauh sama masuk nggak apa-apa,’ saya bilang gitu. Susternya ngasih kode tangannya, ‘Pak, bangun ayo bangun, Pak Bolot bangun,’” tuturnya.

Perkembangan ini tentu menjadi kabar baik bagi keluarga dan para penggemar Haji Bolot.

Minta Doa untuk Haji Bolot

Rico mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan Haji Bolot. Ia berharap sang komedian lekas pulih dan kembali menghibur seperti sedia kala.

“Semoga Pak Haji Bolot cepat sembuh. Semangat Pak Haji ya, banyak yang merindukan Pak Haji, hiburannya Pak Haji ya,” ucap Rico Ceper.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga privasi pasien dan berempati, terutama di saat-saat sulit seperti yang dialami oleh Haji Bolot dan keluarganya.