Chery Kembangkan Mobil Listrik Kecil untuk Pasar Jepang

Otomotif8 Dilihat

DermayuMagz.com – Chery dikabarkan tengah menyiapkan mobil listrik mungil atau yang dikenal sebagai kei car untuk pasar Jepang. Model baru ini akan diluncurkan di bawah merek Emta dan diposisikan sebagai pesaing langsung BYD Racco, yang telah lebih dulu menarik perhatian di segmen kendaraan kompak Jepang.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi Chery di pasar kendaraan listrik global, khususnya di Jepang yang merupakan basis utama mobil kei car.

Pengembangan mobil listrik mungil ini dilaksanakan melalui perusahaan patungan bernama Electric Mobility Technologies (EMT). Perusahaan patungan ini melibatkan sejumlah pemain besar di industri otomotif, termasuk Chery, Jiangsu Yueda Automobile Group, Autobacs Seven, Gotion, dan Anest.

Mobil pertama dari merek Emta dijadwalkan akan meluncur di Jepang pada tahun 2027. Kendaraan ini akan hadir dalam format kei car lima pintu dengan desain yang khas, yaitu bodi mengotak atau boxy, yang umum ditemukan pada mobil perkotaan di Jepang.

Secara visual, mobil ini disebut memiliki kemiripan dengan Chery QQ Ice Cream, yang saat ini sudah dipasarkan di pasar domestik Tiongkok.

Sebagai informasi, kei car adalah segmen kendaraan mungil yang sangat populer di Jepang. Mobil jenis ini dikenal dengan dimensinya yang ringkas, efisiensi bahan bakar yang tinggi, serta biaya kepemilikan yang relatif lebih terjangkau dibandingkan mobil konvensional.

Popularitas kei car sangat signifikan, bahkan mampu menyumbang sekitar sepertiga dari total pasar otomotif Jepang.

Merek Emta akan memanfaatkan berbagai teknologi yang dimiliki oleh Chery. Ini mencakup platform kendaraan, sistem penggerak listrik, hingga fitur-fitur bantuan pengemudi modern.

Untuk pasokan baterai, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan Gotion sebagai pemasok utama.

Proses produksi kendaraan ini akan dilakukan di fasilitas di Yancheng, Tiongkok. Fasilitas ini sebelumnya digunakan untuk memproduksi kendaraan Kia dan HiPhi.

Menariknya, desain dan konsep produk Emta dikembangkan oleh tim yang berasal dari Jepang. Tim ini memiliki pengalaman bekerja di perusahaan otomotif ternama seperti Honda dan Mazda.

Baca juga : 10 Pilihan Rak Handuk Dinding untuk Kamar Mandi, Praktis dan Menarik

Kei car listrik pertama dari Emta dilaporkan memiliki panjang sekitar 3,4 meter dan lebar 1,48 meter. Ukuran ini sesuai dengan regulasi kendaraan kei car yang berlaku di Jepang.

Meskipun memiliki dimensi yang kecil, pihak perusahaan mengklaim bahwa mobil ini tetap menawarkan standar keselamatan yang setara dengan kendaraan berukuran lebih besar.

Informasi Spesifikasi Masih Terbatas

Namun, hingga saat ini, spesifikasi lengkap, termasuk kapasitas baterai dan harga jual resmi, belum diumumkan secara rinci.

Meskipun demikian, mobil listrik mungil ini diperkirakan akan bersaing ketat dengan BYD Racco. BYD Racco saat ini dipasarkan dengan harga sekitar 2,5 juta yen, yang setara dengan Rp 280 jutaan.

Sebelumnya, BYD telah memperkenalkan Racco sebagai kendaraan listrik kei car pertama mereka yang khusus ditujukan untuk pasar Jepang.

Mobil listrik mungil ini hadir dengan desain boxy, pintu geser di bagian belakang, serta memiliki jarak tempuh sekitar 180 km dalam sekali pengisian daya.

Persaingan antara Chery dan BYD memang semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya tengah bersaing untuk menjadi eksportir mobil terbesar dari Tiongkok.

Berdasarkan data terbaru, BYD mencatat ekspor sekitar 135 ribu kendaraan pada April 2026. Sementara itu, Chery berhasil membukukan ekspor lebih dari 177 ribu unit pada periode yang sama.

Tidak hanya fokus pada kei car listrik, Emta juga dikabarkan tengah menyiapkan tiga model lain untuk pasar Jepang hingga tahun 2029. Model-model tersebut meliputi hatchback, SUV, dan minivan yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen Jepang.

Bahkan, jika penjualan kendaraan Emta di Jepang terbukti sukses, perusahaan mempertimbangkan pembangunan fasilitas produksi langsung di Jepang setelah tahun 2030.