Debut Pahit Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di French Open

bola4 Dilihat

DermayuMagz.com – Debut yang kurang menyenangkan harus diterima oleh pasangan ganda putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, di ajang French Open 2026. Keduanya harus mengakhiri langkah mereka di babak pertama turnamen grand slam tersebut.

Perjalanan Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di French Open 2026 terhenti setelah takluk dari pasangan gabungan Republik Ceko dan Spanyol, yaitu Marie Bouzkova dan Sara Sorribes Tormo. Pertandingan ini menjadi debut mereka sebagai pasangan di turnamen sekelas grand slam.

Duet Indonesia ini harus mengakui keunggulan lawannya dalam pertarungan tiga set yang berlangsung di lapangan 9 area Stade Roland Garros, Paris, Prancis. Skor akhir pertandingan adalah 7-6(9-7), 2-6, dan 4-6 untuk kemenangan Bouzkova/Sorribes Tormo.

Sempat Berikan Perlawanan

Meskipun akhirnya kalah, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi menunjukkan performa yang patut diapresiasi. Mereka sempat memberikan perlawanan yang cukup sengit, terutama di set pembuka.

Janice dan Aldila berhasil bangkit dari ketertinggalan di awal set pertama. Mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4 setelah sempat tertinggal 0-1 dan 1-4. Momentum ini membawa mereka memimpin 6-5 sebelum akhirnya memenangkan set pertama dengan skor 7-6.

Namun, keunggulan di set pertama tidak mampu dipertahankan. Di set-set berikutnya, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi menghadapi kesulitan dalam menahan agresivitas permainan dari Bouzkova dan Sorribes Tormo. Mereka akhirnya menyerah dengan skor 2-6 di set kedua dan 4-6 di set penentuan.

Janice Tjen Kalah di Tunggal

Kekalahan di nomor ganda putri ini sekaligus mengakhiri seluruh perjuangan Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di French Open 2026. Janice Tjen sendiri sebelumnya juga telah tersingkir di nomor tunggal.

Dalam pertandingan tunggal putri, Janice Tjen harus mengakui keunggulan lawannya dari Amerika Serikat, Emma Navarro. Janice kalah dalam dua set langsung dengan skor 4-6 dan 3-6 pada babak pertama.

Baca juga : MPMX Tetap Bagikan Dividen Besar Meski Industri Otomotif Lesu

Sementara itu, Aldila Sutjiadi hanya fokus bermain di nomor ganda putri. Ia tidak berpartisipasi di nomor ganda campuran, sehingga kekalahannya di ganda putri menandakan akhir perjalanannya di turnamen ini.

Lanjut ke Birmingham

Setelah menyelesaikan kiprahnya di French Open 2026, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi dijadwalkan akan melanjutkan rangkaian turnamen WTA Tour 2026. Mereka akan terbang ke Inggris untuk mengikuti Birmingham Open 2026.

Birmingham Open 2026 sendiri merupakan turnamen level WTA 125 yang akan diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 8 Juni. Di turnamen ini, Janice Tjen akan turun di nomor tunggal dan juga ganda bersama Aldila Sutjiadi.

Liputan6.com, Jakarta – Kejutan luar biasa datang dari pebulu tangkis muda Indonesia, Alwi Farhan, di babak kedua Singapore Open 2026. Ia berhasil mengalahkan Shi Yu Qi, juara dunia asal Tiongkok, dan melaju ke babak perempat final.

Alwi Farhan menunjukkan performa gemilang dalam pertandingan babak 16 besar yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Kallang. Ia memenangkan duel tiga set melawan Shi Yu Qi dengan skor akhir 21-16, 19-21, dan 21-14 pada Kamis (28/5).

“Pertama-tama alhamdulillah, terima kasih kepada semuanya yang tetap mendukung di kondisi berat,” ujar Alwi Farhan usai pertandingan, seperti dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.

“Bahagia pastinya, bangga juga bisa mendapat pengalaman dari peringkat satu dunia,” tambahnya.

Kemenangan Penting

Kemenangan atas Shi Yu Qi merupakan sebuah pencapaian signifikan bagi Alwi Farhan. Lawannya tersebut adalah juara dunia edisi 2025 di Paris dan saat ini menduduki peringkat satu dunia.

Alwi mengakui bahwa pertandingan melawan Shi Yu Qi tidaklah mudah. Ia menyadari bahwa lawannya akan berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, meskipun ia sempat unggul beberapa kali.

“Dia gayanya seperti orang kelelahan tapi memang di situ cara dia untuk membuat saya lebih nafsu mungkin, selain itu kondisi angin cukup susah untuk dikontrol. Kemenangan yang penting bagi saya dengan tantangan seperti itu,” tuturnya.

Belajar dari Pengalaman

Selain memanfaatkan momen dan kondisi lawan, Alwi Farhan juga menekankan pentingnya ketenangan dan pengendalian diri dalam pertandingan. Ia mengaku belajar dari pengalaman sebelumnya.

“Beberapa kali saya belajar dari pengalaman, ketika saya terlalu ingin menang malah membuat blunder,” jelasnya.

Oleh karena itu, di gim kedua yang sempat kalah, Alwi berusaha untuk tetap tenang dan memfokuskan kembali pikirannya. Ia menyadari bahwa pertandingan belum berakhir dan masih ada kesempatan untuk meraih kemenangan.

“Jadi ketika lepas gim kedua tadi, saya coba lebih tenang, balikin fokusnya lagi karena saya tahu pertandingan belum selesai dan kita masih punya kesempatan yang sama untuk menang,” tambah Alwi.

Belum Puas

Meskipun meraih kemenangan besar atas Shi Yu Qi, Alwi Farhan menegaskan bahwa perjuangannya di Singapore Open 2026 belum berakhir. Ia masih memiliki target untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini.

“Tapi perjalanan belum cukup, karena masih ada babak-babak yang penting selanjutnya. Saya tetap harus fokus,” ucap Alwi.

“Memang saya menang dengan Shi Yu Qi tapi perjalanan masih sangat panjang, mari kita teruskan perjalanan ini,” pungkasnya.