Cerita Dee Lestari Rilis Album Baru Setelah 18 Tahun, Usai Diprotes Arie Dagienkz
Dee Lestari sebenarnya sudah cukup lama ingin kembali bermusik, tapi ia ragu. Ada apa?
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 04 Juni 2026, 13:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarDee Lestari dalam album ( Jangan ) Jatuh Cinta. (ist)
Liputan6.com, Jakarta – Suasana Coma di M Bloc Space pada Rabu (3/6/2026) siang kemarin terasa hangat dan meriah, dengan Dee Lestari sebagai medan magnetnya. Untuk pertama kalinya, ia memperdengarkan lagu-lagu yang ia muat dalam album terbarunya, ( Jangan ) Jatuh Cinta. Ini terbilang momen bersejarah dalam kariernya, karena terakhir kali ia merilis album adalah 18 tahun silam, lewat Rectoverso (2008).
Untuk memperkenalkan album ini, ia menggelar hearing session dengan mengundang media hingga sahabat. Sejumlah nama beken terlihat ikut menghadiri acara ini, termasuk Titi DJ dan Thomas Djorghi, Sita Nursanti, Mikha Angelo, Rendy Pandugo, hingga sang adik, Arina Ephipania.
Kembali terjun ke dunia tarik suara setelah sekian lama, ada sejumlah hal baru di industri musik yang membuatnya terkaget-kaget. Termasuk hearing session ini sendiri.
“Sungguh kegiatan yang sangat asing sekali,” tuturnya, disambut tawa hadirin.
Ia juga menceritakan deretan momen yang membuatnya kembali yakin untuk kembali ke dunia musik. Salah satunya, adalah momen diskusi dengan sang suami, Reza Gunawan, yang telah berpulang pada 2022 lalu.
“Ketika almarhum Reza masih ada, kami sempat berdiskusi dan dia bilang, ‘Nyanyi itu jati diri kamu juga. Kayaknya kita selama ini agak berat sebelah memperlakukan karier menulis dan karier bermusik’, Sangat terlihat buku saya sudah 18, albumnya baru mau tiga. Perbedaan yang terlalu mencolok,” tuturnya.
Dee Lestari Diprotes Arie DagienkzPerbesarHearing session album (Jangan) Jatuh Cinta dari Dee Lestari. (Ratnaning Asih/ Liputan6.com)
Hanya saja, jeda yang terlalu panjang dalam bermusik membuatnya belum berani mengambil aksi nyata. “Saya sudah tidak kenal industrinya hari ini. Karena saya orang lama, masih ngalamin rekaman pakai pita,” kata dia.
Penyanyi yang juga dikenal dengan nama Dewi Lestari ini menambahkan, “Kalau industri yang dulu saya paham sekali. Waktu itu selalu ada ragu-ragu, mau nyemplung tapi enggak tahu mau ngapain.”
Dee kemudian berdiskusi dengan salah satu sahabatnya, Arie Dagienkz. Presenter kondang ini kaget begitu tahu album terakhir Dee dirilis dua windu lalu. “‘Rectoverso? Ini enggak bener! Enggak bisa, enggak bisa kalau kayak gini. Elo harus bikin album lagi’,” kata Dee menirukan ucapan Arie Dagienkz kala itu.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Lanjut Baca:
Tak cuma protes, Ari Dagienkz terjun langsung dalam pembuatan album ini, lewat manajemen TnT Production. Dirumuskan konsep album ini, termasuk penyertaan karya-karya lawas Dee Lestari, dan pembuatan lagu baru pada 2025.
Ada delapan lagu dalam album ini yakni “(Jangan) Jatuh Cinta”, “Patah Hati”, “Kabarku”, “Hujan Bulan Juni”, “Jadi Udara”, “Perahu Kertas”, “Cuma Satu Nama”, dan “Bintang Utara.”
Dalam keterangan tertulisnya, (Jangan) Jatuh Cinta adalah upaya menggambarkan perjalanan hati mengarungi berbagai pengalaman cinta. Penyusunan lagu di album ini disusun sedemikian rupa untuk menggambarkan warna-warni dan naik turunnya perjalanan ini.
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanArtisDewi Lestari adalah seorang penyanyi dan penulis asal Indonesia.
Lihat SelengkapnyaDewi Lestari
Cerita Dee Lestari Rilis Album Baru Setelah 18 Tahun, Usai Diprotes Arie Dagienkz
Dee Lestari sebenarnya sudah cukup lama ingin kembali bermusik, tapi ia ragu. Ada apa?
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 04 Juni 2026, 13:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarDee Lestari dalam album ( Jangan ) Jatuh Cinta. (ist)Album (Jangan) Jatuh Cinta
Tak cuma protes, Ari Dagienkz terjun langsung dalam pembuatan album ini, lewat manajemen TnT Production. Dirumuskan konsep album ini, termasuk penyertaan karya-karya lawas Dee Lestari, dan pembuatan lagu baru pada 2025.
Ada delapan lagu dalam album ini yakni “(Jangan) Jatuh Cinta”, “Patah Hati”, “Kabarku”, “Hujan Bulan Juni”, “Jadi Udara”, “Perahu Kertas”, “Cuma Satu Nama”, dan “Bintang Utara.”
Dalam keterangan tertulisnya, (Jangan) Jatuh Cinta adalah upaya menggambarkan perjalanan hati mengarungi berbagai pengalaman cinta. Penyusunan lagu di album ini disusun sedemikian rupa untuk menggambarkan warna-warni dan naik turunnya perjalanan ini.
Rilis 10 Juni 2026
Sejumlah lagu yang terasa personal diselipkan dalam album ini. Salah satunya adalah “Hujan Bulan Juni”, yang liriknya didasarkan kepada puisi legendaris Sapardi Djoko Damono. Lagu ini awalnya hendak disertakan dalam film Hujan Bulan Juni yang tayang 2017 silam, tapi batal dilakukan.
Ada pula lagu “Cuma Satu Nama” yang liriknya ditulis Dee Lestari dengan mendiang Reza Gunawan.
Album (Jangan) Jatuh Cinta akan dirilis pada 10 Juni mendatang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanArtisDewi Lestari adalah seorang penyanyi dan penulis asal Indonesia.
Lihat SelengkapnyaDewi Lestari
Cerita Dee Lestari Rilis Album Baru Setelah 18 Tahun, Usai Diprotes Arie Dagienkz
Dee Lestari sebenarnya sudah cukup lama ingin kembali bermusik, tapi ia ragu. Ada apa?
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 04 Juni 2026, 13:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarDee Lestari dalam album ( Jangan ) Jatuh Cinta. (ist)
Liputan6.com, Jakarta – Suasana Coma di M Bloc Space pada Rabu (3/6/2026) siang kemarin terasa hangat dan meriah, dengan Dee Lestari sebagai medan magnetnya. Untuk pertama kalinya, ia memperdengarkan lagu-lagu yang ia muat dalam album terbarunya, ( Jangan ) Jatuh Cinta. Ini terbilang momen bersejarah dalam kariernya, karena terakhir kali ia merilis album adalah 18 tahun silam, lewat Rectoverso (2008).
Untuk memperkenalkan album ini, ia menggelar hearing session dengan mengundang media hingga sahabat. Sejumlah nama beken terlihat ikut menghadiri acara ini, termasuk Titi DJ dan Thomas Djorghi, Sita Nursanti, Mikha Angelo, Rendy Pandugo, hingga sang adik, Arina Ephipania.
Kembali terjun ke dunia tarik suara setelah sekian lama, ada sejumlah hal baru di industri musik yang membuatnya terkaget-kaget. Termasuk hearing session ini sendiri.
“Sungguh kegiatan yang sangat asing sekali,” tuturnya, disambut tawa hadirin.
Ia juga menceritakan deretan momen yang membuatnya kembali yakin untuk kembali ke dunia musik. Salah satunya, adalah momen diskusi dengan sang suami, Reza Gunawan, yang telah berpulang pada 2022 lalu.
“Ketika almarhum Reza masih ada, kami sempat berdiskusi dan dia bilang, ‘Nyanyi itu jati diri kamu juga. Kayaknya kita selama ini agak berat sebelah memperlakukan karier menulis dan karier bermusik’, Sangat terlihat buku saya sudah 18, albumnya baru mau tiga. Perbedaan yang terlalu mencolok,” tuturnya.
Dee Lestari Diprotes Arie DagienkzPerbesarHearing session album (Jangan) Jatuh Cinta dari Dee Lestari. (Ratnaning Asih/ Liputan6.com)
Hanya saja, jeda yang terlalu panjang dalam bermusik membuatnya belum berani mengambil aksi nyata. “Saya sudah tidak kenal industrinya hari ini. Karena saya orang lama, masih ngalamin rekaman pakai pita,” kata dia.
Penyanyi yang juga dikenal dengan nama Dewi Lestari ini menambahkan, “Kalau industri yang dulu saya paham sekali. Waktu itu selalu ada ragu-ragu, mau nyemplung tapi enggak tahu mau ngapain.”
Dee kemudian berdiskusi dengan salah satu sahabatnya, Arie Dagienkz. Presenter kondang ini kaget begitu tahu album terakhir Dee dirilis dua windu lalu. “‘Rectoverso? Ini enggak bener! Enggak bisa, enggak bisa kalau kayak gini. Elo harus bikin album lagi’,” kata Dee menirukan ucapan Arie Dagienkz kala itu.
Album (Jangan) Jatuh Cinta
Tak cuma protes, Ari Dagienkz terjun langsung dalam pembuatan album ini, lewat manajemen TnT Production. Dirumuskan konsep album ini, termasuk penyertaan karya-karya lawas Dee Lestari, dan pembuatan lagu baru pada 2025.
Ada delapan lagu dalam album ini yakni “(Jangan) Jatuh Cinta”, “Patah Hati”, “Kabarku”, “Hujan Bulan Juni”, “Jadi Udara”, “Perahu Kertas”, “Cuma Satu Nama”, dan “Bintang Utara.”
Dalam keterangan tertulisnya, (Jangan) Jatuh Cinta adalah upaya menggambarkan perjalanan hati mengarungi berbagai pengalaman cinta. Penyusunan lagu di album ini disusun sedemikian rupa untuk menggambarkan warna-warni dan naik turunnya perjalanan ini.
Rilis 10 Juni 2026
Sejumlah lagu yang terasa personal diselipkan dalam album ini. Salah satunya adalah “Hujan Bulan Juni”, yang liriknya didasarkan kepada puisi legendaris Sapardi Djoko Damono. Lagu ini awalnya hendak disertakan dalam film Hujan Bulan Juni yang tayang 2017 silam, tapi batal dilakukan.
Ada pula lagu “Cuma Satu Nama” yang liriknya ditulis Dee Lestari dengan mendiang Reza Gunawan.
Album (Jangan) Jatuh Cinta akan dirilis pada 10 Juni mendatang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanArtisDewi Lestari adalah seorang penyanyi dan penulis asal Indonesia.
Lihat SelengkapnyaDewi Lestari






