DermayuMagz.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu mengambil langkah sigap dalam upaya pencegahan banjir dengan melakukan pengurasan saluran talang tembaga yang telah lama tersumbat. Tindakan ini merupakan respons langsung terhadap keluhan masyarakat dan potensi genangan air yang mengancam kenyamanan serta keselamatan warga.
Saluran irigasi yang berlokasi di Jalan Tala, Indramayu, ini diketahui mengalami pendangkalan dan penumpukan lumpur yang parah selama kurang lebih 15 tahun. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air menjadi terhambat, terlebih saat musim hujan tiba, yang berisiko menimbulkan banjir.
Kepala Dinas PUPR Indramayu, H. Asep Jubaedi, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), H. Sutisna, menjelaskan bahwa kegiatan normalisasi ini merupakan bagian dari program rutin dinas untuk menjaga kelancaran sistem drainase di wilayah Indramayu.
“Kami merespons cepat laporan dari masyarakat terkait kondisi saluran yang sangat memprihatinkan ini. Penumpukan lumpur yang sudah belasan tahun ini jelas sangat menghambat aliran air,” ujar H. Sutisna dalam keterangannya pada Selasa, 3 Mei 2026.
Proses pengurasan melibatkan sejumlah personel dari Dinas PUPR yang diterjunkan langsung ke lokasi. Mereka menggunakan alat berat dan peralatan manual untuk mengangkat lumpur yang mengendap di dasar saluran. Fokus utama adalah memastikan seluruh endapan lumpur dapat dibersihkan secara menyeluruh.
Pendangkalan saluran irigasi ini tidak hanya berdampak pada potensi banjir, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas lingkungan sekitar. Penumpukan sampah dan material organik yang bercampur dengan lumpur dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sarang vektor penyakit.
Lebih lanjut, H. Sutisna menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air. Ia mengimbau agar warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran irigasi atau sungai.
“Peran serta masyarakat sangat krusial. Kami berharap warga tidak lagi membuang sampah ke saluran air, baik itu sampah rumah tangga maupun limbah lainnya. Saluran yang bersih berarti lingkungan yang sehat dan bebas banjir,” tambahnya.
Baca juga di sini: Gubernur Malut Luncurkan Inovasi untuk Percepatan Pendidikan di Wilayah 3T
Kegiatan normalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran air pada saluran talang tembaga tersebut. Dengan demikian, risiko terjadinya genangan air saat curah hujan tinggi dapat diminimalisir secara signifikan.
Dinas PUPR Indramayu berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan rutin terhadap seluruh infrastruktur drainase di Kabupaten Indramayu. Upaya ini dilakukan demi mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Pelaksanaan normalisasi saluran irigasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi warga. Penanganan masalah drainase yang telah bertahun-tahun menjadi keluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang.
Selain pengurasan fisik, Dinas PUPR juga berencana untuk melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Diharapkan dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, masalah banjir yang sering terjadi di beberapa titik di Indramayu dapat teratasi secara berkelanjutan.
Keberhasilan program ini juga bergantung pada kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan tidak membuang sampah sembarangan, masyarakat turut berkontribusi dalam menjaga kelancaran sistem drainase yang telah dibangun dan dipelihara oleh pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya melalui berbagai program pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur. Salah satunya adalah penanganan masalah saluran air yang krusial untuk mencegah bencana alam seperti banjir.
Seluruh proses kegiatan pengurasan saluran talang tembaga ini dilakukan secara transparan dan dapat diamati oleh masyarakat setempat. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.
Pihak Dinas PUPR Indramayu juga membuka diri terhadap saran dan masukan dari masyarakat terkait penanganan masalah drainase lainnya. Koordinasi yang baik antara dinas dan warga diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.






