Emery Tak Terkalahkan di Liga Europa

bola3 Dilihat

DermayuMagz.com – Unai Emery kembali mengukuhkan statusnya sebagai raja Liga Europa. Pelatih asal Spanyol ini sukses membawa Aston Villa meraih gelar juara Liga Europa musim 2025/2026, menambahkan trofi kelimanya di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.

Kemenangan telak 3-0 atas Freiburg di partai final menegaskan dominasi Emery yang belum tertandingi oleh pelatih mana pun dalam sejarah Liga Europa. Ia telah membuktikan diri sebagai spesialis kompetisi ini, hampir selalu membawa tim yang dilatihnya meraih gelar juara.

Meskipun belum pernah merasakan manisnya gelar Liga Champions, Emery membangun reputasi gemilang di Liga Europa. Aston Villa menjadi klub teranyar yang merasakan sentuhan magisnya, mengakhiri penantian panjang mereka untuk trofi kontinental.

Pria berusia 54 tahun ini memang memiliki rekam jejak impresif di Liga Europa. Tiga gelar pertamanya diraih bersama Sevilla secara beruntun, menandai periode emas bagi klub asal Andalusia tersebut.

Baca juga : Gubernur BI Optimistis Rupiah Menguat di Juli-Agustus 2026

Dari musim 2013/2014 hingga 2015/2016, Emery membawa Sevilla juara Liga Europa tiga kali berturut-turut. Gelar pertama diraih setelah mengalahkan Benfica melalui adu penalti pada tahun 2014, sebuah awal yang gemilang bagi dominasinya.

Setahun kemudian, Sevilla kembali mengangkat trofi setelah menaklukkan Dnipro di final musim 2014/2015. Kesuksesan ini berlanjut pada final 2016, di mana Sevilla mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1, melengkapi hattrick trofi.

Perjalanan Emery di Liga Europa sempat diwarnai satu kekalahan di final saat ia melatih Arsenal pada musim 2018/2019. The Gunners takluk 1-4 dari Chelsea, yang menjadi satu-satunya noda dalam rekor finalnya di kompetisi ini.

Namun, Emery segera bangkit dari kekalahan tersebut. Bersama Villarreal pada musim 2020/2021, ia kembali menunjukkan kelasnya dengan membawa klub tersebut menjadi juara. Kemenangan dramatis melalui adu penalti atas Manchester United di final menjadi bukti konsistensinya.

Kesuksesan bersama Villarreal semakin memperkuat argumen bahwa kemampuan Emery di Liga Europa bukanlah kebetulan. Ia mampu membentuk mental juara pada tim yang seringkali tidak diunggulkan.

Kini, Aston Villa menjadi klub kelima yang merasakan dampak positif dari tangan dingin Emery di kompetisi Eropa. Performa impresif The Villans di final Liga Europa 2025/2026 melawan Freiburg, yang berakhir dengan skor 3-0, menjadi bukti nyata.

Dengan lima gelar Liga Europa, Unai Emery kini memimpin jauh di depan para pelatih elite lainnya. Giovanni Trapattoni berada di posisi kedua dengan tiga trofi, sementara nama-nama besar seperti Jose Mourinho, Rafael Benitez, Diego Simeone, dan Juande Ramos masing-masing baru mengoleksi dua gelar.

Catatan impresif ini menjadikan Unai Emery sebagai sosok yang tak tertandingi dalam sejarah Liga Europa, sebuah pencapaian luar biasa yang sulit untuk disamai oleh pelatih mana pun di masa depan.