Fakta di Balik Heboh Tas Kuning Zhang Jingyi Bernilai Jutaan

Gaya Hidup4 Views

DermayuMagz.com – Sebuah peristiwa unik sempat menghebohkan jagat maya ketika aktris muda Tiongkok, Zhang Jingyi, terlihat membawa sebuah kresek berwarna kuning.

Kresek tersebut sontak menjadi sorotan publik, bahkan beredar kabar bahwa itu bukanlah kresek biasa, melainkan sebuah produk mewah dari rumah mode ternama Balenciaga yang dibanderol dengan harga fantastis mencapai Rp26 juta.

Kabar ini dengan cepat menyebar dan memicu beragam reaksi dari warganet. Fenomena ini bahkan sampai menginspirasi munculnya berbagai meme kocak dan video parodi yang beredar luas di media sosial.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata kresek kuning yang ditenteng oleh Zhang Jingyi bukanlah sebuah tas mahal dari Balenciaga seperti yang ramai diperbincangkan.

Faktanya, kresek kuning tersebut adalah sebuah properti yang digunakan dalam film terbaru yang dibintangi oleh Jingyi, yang berjudul “The One”.

Menurut laporan dari media Tiongkok, manajer Zhang Jingyi telah mengonfirmasi bahwa benda yang dibawa oleh artisnya itu memang merupakan bagian dari kebutuhan syuting dan digunakan sebagai materi promosi film tersebut.

Dalam sebuah video pendek yang sempat beredar, Zhang Jingyi terlihat menghadiri sebuah acara formal. Ia tampil anggun mengenakan gaun hitam, sambil memegang payung transparan di tangan kanannya dan kresek kuning di tangan kirinya.

Meskipun telah terungkap bahwa kresek tersebut adalah properti film, kisah ini menarik perhatian karena Balenciaga memang pernah merilis koleksi tas yang mirip dengan kresek, yang diberi nama ‘trash pouch’.

Koleksi tas ‘trash pouch’ dari Balenciaga tersebut memang memiliki harga yang sangat tinggi, mencapai kisaran Rp26 juta, yang membuatnya semakin relevan dengan kehebohan yang terjadi.

Balenciaga sendiri memang dikenal sering kali menghadirkan koleksi-koleksi yang unik dan tak terduga, bahkan terkadang dianggap nyeleneh oleh sebagian orang.

Rumah mode ini pernah merilis berbagai produk yang menarik perhatian, seperti gelang yang menyerupai lakban bening dengan harga puluhan juta rupiah.

Selain itu, ada juga rok yang terbuat dari bahan handuk dengan harga sekitar Rp15 juta, jaket yang terlihat compang-camping dengan sebutan ‘Destroyed Hoodie’, hingga anting-anting yang terbuat dari tutup botol.

Baca juga di sini: Kemenangan Bayern Munich atas Stuttgart 3-1 di Bundesliga

Balenciaga didirikan oleh seorang desainer bernama Cristóbal Balenciaga pada tahun 1917 di San Sebastián, Spanyol.

Butik pertamanya dibuka di sana, sebelum akhirnya rumah mode ini resmi berekspansi ke Paris pada tahun 1937.

Perkembangan Balenciaga di Paris sangat pesat, namun sayangnya sempat mengalami penutupan pada tahun 1972 ketika Cristóbal Balenciaga memutuskan untuk pensiun.

Rumah mode ini kemudian melakukan peluncuran ulang pada tahun 1986 dengan kepemilikan dan konsep yang baru.

Sejak tahun 2001 hingga saat ini, Balenciaga berada di bawah akuisisi oleh grup mewah Kering.

Balenciaga dikenal dengan gaya desainnya yang mewah dan seringkali menampilkan potongan busana yang oversized.

Inovasi menjadi salah satu kunci utama yang mendorong kepopuleran rumah mode ini.

Belakangan ini, Balenciaga semakin berani menampilkan desain produk yang unik dan bahkan dianggap ‘gila’.

Meskipun desainnya terkadang nyeleneh dan dibanderol dengan harga belasan hingga puluhan juta rupiah, produk-produk Balenciaga selalu saja laris manis di pasaran.

Kisah kresek kuning Zhang Jingyi ini menjadi pengingat bahwa apa yang terlihat mahal belum tentu benar, dan terkadang sebuah benda sederhana bisa menjadi sorotan karena konteks yang berbeda.