Fakta di Balik Tas Kresek Kuning Zhang Jingyi yang Sempat Menghebohkan

Hiburan5 Views

DermayuMagz.com – Sebuah insiden menarik perhatian publik terkait aktris muda Tiongkok, Zhang Jingyi, yang terlihat membawa sebuah kresek berwarna kuning.

Kresek tersebut seketika menjadi sorotan karena santer dikabarkan merupakan produk dari merek mewah Balenciaga dengan harga fantastis mencapai Rp26 juta.

Kabar ini sontak memicu kehebohan di kalangan warganet, bahkan tak sedikit yang membuat meme dan video komedi yang mengocok perut.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata cerita mengenai kresek kuning Zhang Jingyi tersebut memiliki fakta yang berbeda.

Kresek kuning yang ditenteng oleh Zhang Jingyi ternyata bukanlah keluaran Balenciaga, apalagi dengan banderol harga Rp26 juta.

Fakta sebenarnya adalah, kresek kuning tersebut merupakan properti yang digunakan dalam film terbaru yang dibintangi Jingyi, berjudul “The One”.

Media di China mengutip konfirmasi dari sang manajer yang menyatakan bahwa kresek tersebut memang sengaja digunakan sebagai bagian dari properti syuting.

Penggunaan kresek tersebut juga merupakan salah satu strategi promosi untuk film terbarunya.

Dalam sebuah video pendek yang beredar luas, Zhang Jingyi terlihat mengenakan gaun hitam yang anggun dalam sebuah acara formal.

Baca juga di sini: Gala Premier Film 'Lingkaran Penderitaan' Meramaikan Ngabuburit di Cianjur

Ia tampak menawan dengan memegang payung transparan di tangan kanannya, sementara tangan kirinya menggenggam kresek kuning tersebut.

Meskipun telah terkonfirmasi bahwa kresek tersebut adalah properti film, namun fenomena ini mengingatkan kembali pada koleksi tas ‘trash pouch’ dari Balenciaga.

Balenciaga memang dikenal kerap merilis produk-produk yang unik dan terkadang nyeleneh, namun tetap diminati pasar.

Salah satu contohnya adalah tas ‘trash pouch’ yang memang memiliki kemiripan dengan kantong sampah dan dibanderol dengan harga sekitar Rp26 juta.

Koleksi nyeleneh dari Balenciaga tidak berhenti di situ.

Merek rumah mode asal Spanyol ini juga pernah meluncurkan berbagai item tak biasa lainnya.

Ada gelang yang menyerupai lakban bening (Tape Bracelet) dengan harga puluhan juta rupiah.

Selain itu, ada pula rok yang terbuat dari bahan handuk dengan harga Rp15 juta.

Jaket dengan tampilan compang-camping atau yang dikenal sebagai “Destroyed Hoodie” juga pernah menjadi sorotan.

Bahkan, anting yang terbuat dari tutup botol pun pernah dirilis oleh Balenciaga.

Balenciaga sendiri didirikan oleh desainer Cristóbal Balenciaga pada tahun 1917 di San Sebastián, Spanyol.

Butik pertamanya dibuka di kota tersebut, sebelum akhirnya berkembang pesat dan membuka cabang di Paris pada tahun 1937.

Rumah mode ini mengalami masa kejayaan di Paris, namun sempat mengalami penutupan pada tahun 1972 ketika Cristóbal Balenciaga memutuskan pensiun.

Balenciaga kemudian melakukan peluncuran kembali (re-launched) pada tahun 1986 dengan kepemilikan dan konsep yang baru.

Sejak tahun 2001 hingga saat ini, Balenciaga telah diakuisisi oleh grup mewah Kering.

Balenciaga dikenal dengan gaya desainnya yang mewah dan seringkali mengusung potongan oversized.

Inovasi menjadi salah satu kunci utama kepopuleran mereka di industri mode global.

Kreativitas Balenciaga semakin terlihat “liar” dengan peluncuran produk-produk yang unik dan tidak biasa.

Meskipun desainnya terkadang nyeleneh dan dibanderol dengan harga belasan hingga puluhan juta rupiah, produk-produk Balenciaga selalu saja berhasil menarik perhatian dan laris di pasaran.