Fresha Rezkana, Anggota DPRD, Hadiri Festival Mapag Sri dan Sunatan Massal

Indramayu6 Dilihat

DermayuMagz.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Fresha Rezkana, turut serta dalam memeriahkan acara Mapag Sri yang merupakan tradisi budaya lokal. Selain itu, beliau juga menghadiri kegiatan sosial berupa sunatan massal yang diselenggarakan di Kecamatan Kertasemaya.

Acara Mapag Sri ini merupakan sebuah ritual adat yang sangat penting bagi masyarakat agraris, khususnya di wilayah Indramayu. Tradisi ini biasanya dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah dan sebagai harapan agar kesuburan tanah serta keberkahan senantiasa menyertai para petani.

Fresha Rezkana, dalam kehadirannya, menunjukkan perhatian dan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah. Keikutsertaannya dalam Mapag Sri diharapkan dapat memberikan semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mewariskan tradisi leluhur kepada generasi penerus.

Selain merayakan tradisi budaya, kegiatan sunatan massal yang juga dihadiri oleh Fresha Rezkana ini merupakan wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat. Acara ini memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan hak khitan secara gratis.

Dalam kegiatan sunatan massal tersebut, tercatat sebanyak 35 anak yang telah mengikuti proses khitan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan program sosial yang sangat bermanfaat ini.

Fresha Rezkana mengapresiasi penyelenggaraan kedua kegiatan tersebut. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara menjaga warisan budaya dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan seperti Mapag Sri ini adalah aset berharga yang harus kita jaga bersama. Sementara itu, sunatan massal adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak,” ujar Fresha Rezkana.

Baca juga: Pramuka Jatim Berikan 725 Seragam untuk Pelajar Aceh Tamiang

Beliau menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga dan juga antara wakil rakyat dengan konstituennya. Melalui kegiatan ini, aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan secara langsung.

Partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan anggota dewan, sangat dibutuhkan untuk kelancaran dan keberlanjutan acara-acara semacam ini.

Mapag Sri sendiri memiliki makna filosofis yang dalam. Kata “Mapag” berarti menjemput atau menyambut, sementara “Sri” merujuk pada Dewi Padi atau kesuburan. Jadi, Mapag Sri dapat diartikan sebagai ritual menyambut kemakmuran yang dilambangkan dengan padi.

Prosesi Mapag Sri biasanya diawali dengan berbagai ritual adat, seperti tahlilan, pembacaan doa, dan arak-arakan hasil bumi. Masyarakat meyakini bahwa dengan melakukan Mapag Sri, mereka dapat memohon perlindungan dari Dewa Pertanian agar panen selalu melimpah dan terhindar dari hama penyakit.

Di sisi lain, sunatan massal memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Khitan merupakan salah satu syariat Islam dan juga memiliki manfaat medis yang telah diakui secara luas, termasuk mengurangi risiko infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual di kemudian hari.

Pelaksanaan sunatan massal ini menjadi solusi bagi banyak keluarga yang mungkin kesulitan secara finansial untuk melakukan khitan bagi anak-anak mereka. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak dapat menjalankan kewajiban agama dan mendapatkan manfaat kesehatan tanpa beban.

Kehadiran Fresha Rezkana di kedua acara tersebut menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk tidak hanya fokus pada tugas legislasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan pelestarian budaya.

Beliau berharap agar tradisi Mapag Sri terus lestari dan memberikan manfaat spiritual serta ekonomi bagi masyarakat Indramayu. Begitu pula dengan kegiatan sunatan massal, diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan untuk membantu lebih banyak anak.

Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas dalam pelaksanaan kedua kegiatan ini. Masyarakat bahu-membahu mempersiapkan acara, mulai dari prosesi adat hingga penyediaan fasilitas untuk sunatan massal.

Fresha Rezkana juga berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluh kesah dan aspirasi mereka. Dialog seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang dibuat oleh DPRD benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Acara Mapag Sri dan sunatan massal di Kertasemaya ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan yang menggabungkan aspek budaya dan sosial dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran serta aktif berbagai elemen, termasuk panitia pelaksana, para relawan, tenaga medis yang bertugas, serta dukungan dari pemerintah daerah.

Diharapkan, sinergi antara anggota dewan, pemerintah, dan masyarakat akan terus terjalin erat demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Indramayu.