DermayuMagz.com – Timnas Italia berhasil memetik kemenangan tipis atas Timnas Yunani dalam laga uji coba yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) dini hari WIB. Bertanding di kandang lawan, Gli Azzurri mengamankan skor 1-0 berkat gol tunggal Pio Esposito.
Pertandingan antara Yunani dan Italia berjalan cukup ketat. Tuan rumah mampu memberikan perlawanan sengit dan mengimbangi permainan Italia dengan kolektivitas tim.
Meskipun demikian, minim peluang berbahaya tercipta sepanjang laga. Gol yang menentukan kemenangan Italia dicetak melalui sepakan Pio Esposito.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Italia dalam laga uji coba, setelah sebelumnya mereka juga meraih hasil serupa 1-0 melawan Luksemburg. Raihan dua kemenangan ini dapat menjadi hiburan bagi timnas Italia setelah mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dari Bosnia dan Herzegovina.
Duel Alot, Gol Esposito Jadi Pembeda
Sejak awal pertandingan, Italia menunjukkan intensitas menyerang yang tinggi dan menciptakan beberapa peluang yang berpotensi menjadi gol. Jeff Ekhator sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper, namun sepakannya masih melebar tipis dari gawang.
Yunani tidak tinggal diam dan mencoba membalas melalui serangan balik cepat. Namun, upaya mereka belum mampu mengancam gawang Italia secara signifikan.
Tekanan dari tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-18. Berkat kerja sama apik antara Cher Ndour dan Ekhator di dalam kotak penalti, Pio Esposito berhasil mencetak gol pembuka. Gol tersebut membawa Italia unggul 1-0 dan meningkatkan dominasi mereka dalam penguasaan bola.
Memasuki babak kedua, Italia nyaris menggandakan keunggulan mereka. Tembakan Luca Koleosho sempat membentur tiang gawang. Serangan cepat lainnya juga tercipta, namun penyelesaian akhir masih belum optimal.
Yunani sesekali mencoba membalas melalui serangan balik, yang memaksa Gianluigi Donnarumma bekerja keras untuk menjaga gawangnya.
Situasi pertandingan berubah pada menit ke-68 ketika Italia harus bermain dengan sepuluh pemain. Luca Reggiani dihadiahi kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran terhadap Tasos Douvikas yang berstatus sebagai pemain terakhir di lini pertahanan. Keadaan ini membuat Yunani semakin percaya diri untuk menekan dan meningkatkan intensitas serangan.
Di menit-menit akhir pertandingan, Yunani terus memberikan tekanan dan menciptakan beberapa peluang emas. Namun, Donnarumma tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang Vangelis Pavlidis. Laga akhirnya berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Italia, meskipun Yunani terus berusaha menyamakan kedudukan hingga peluit akhir dibunyikan.
Susunan Pemain Yunani vs Italia
Yunani (3-4-1-2): Odysseas Vlachodimos; Panagiotis Retsos, Pantelis Hatzidiakos, Konstantinos Koulierakis; Georgios Vagiannidis, Nectarios Triantis, Christos Mouzakitis, Georgios Kyriakopoulos; Christos Tzolis; Giorgos Masouras, Tasos Douvikas.
Pelatih: Ivan Jovanovic
Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Honest Ahanor, Pietro Comuzzo, Fabio Chiarodia, Davide Bartesaghi; Niccolo Pisilli, Luca Lipani, Cher Ndour; Jeff Ekhator, Francesco Pio Esposito, Luca Koleosho.
Pelatih: Silvio Baldini (caretaker)
DermayuMagz.com – Timnas Kroasia berhasil meraih kemenangan dramatis atas Timnas Slovenia dalam laga uji coba yang digelar pada Senin (8/7/2026) dini hari WIB. Bertanding di Stadion Andelko Herjavec, Vatreni menang dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan antara Kroasia dan Slovenia berlangsung terbuka sejak awal. Tim asuhan Zlatko Dalic mendominasi jalannya laga dan berupaya menekan pertahanan lawan, meskipun kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar matang.
Gol kemenangan Kroasia dicetak oleh Luka Modric dan Mario Pasalic. Sementara itu, gol balasan Slovenia disumbangkan oleh Andraz Sporar.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Kroasia menjelang partisipasi mereka di Piala Dunia 2026. Di pertandingan perdana ajang tersebut, Kroasia dijadwalkan akan berhadapan dengan Timnas Inggris.
Duel Kroasia vs Slovenia Berakhir Dramatis
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi. Peluang pertama tercipta melalui sundulan Ante Budimir pada menit kedua yang masih melebar. Tak lama berselang, Danijel Sturm membalas dengan sundulan yang juga belum tepat sasaran.
Slovenia beberapa kali mengancam gawang Kroasia melalui aksi Sandi Lovric dan Sturm, namun penyelesaian akhir mereka belum cukup akurat. Di sisi lain, Kroasia mulai meningkatkan intensitas serangan dan memaksa kiper Slovenia, Jan Oblak, melakukan penyelamatan penting atas tembakan Ivan Perisic dan sundulan Budimir.
Menjelang akhir babak pertama, kedua tim memiliki kesempatan untuk mencetak gol pembuka. Namun, penampilan sigap dari Dominik Livakovic di bawah mistar gawang Kroasia serta Oblak di kubu Slovenia membuat skor imbang 0-0 bertahan hingga jeda.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-51. Luka Modric berhasil mencetak gol pembuka untuk Kroasia. Gelandang veteran tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut bawah gawang, setelah menerima umpan matang dari Ivan Perisic.
Slovenia tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Andraz Sporar pada menit ke-83. Skor imbang membuat pertandingan kembali terbuka.
Saat laga tampak akan berakhir dengan skor seri, Mario Pasalic tampil sebagai pahlawan. Ia berhasil mencetak gol kemenangan untuk Kroasia pada menit ke-90+3, memastikan tim tuan rumah meraih kemenangan dramatis 2-1.
Susunan Pemain Kroasia vs Slovenia
Kroasia: Dominik Livakovic; Josip Stanisic, Marin Erlic, Marin Pongracic, Josko Gvardiol, Mateo Kovacic, Luka Modric, Ivan Perisic, Andrej Kramaric, Marco Pasalic, Ante Budimir.
Pelatih: Zlatko Dalic.
Slovenia: Jan Oblak; Erik Janza, Vanja Drkusic, Jaka Bijol, Marcel Ratnik, Sandi Lovric, Adam Gnezda Cerin, Zan Karnicnik, Tjas Begic, Danijel Sturm, Zan Vipotnik.
Pelatih: Bostjan Cesar.






