Inggris Diminta Cadangkan Bellingham di Piala Dunia 2026: Alasannya?

bola7 Dilihat

DermayuMagz.com – Legenda timnas Inggris, Alan Shearer, menyarankan agar Jude Bellingham dicadangkan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Ia berpendapat bahwa ada pemain lain yang lebih cocok mengisi posisi starter demi keseimbangan taktik tim.

Pandangan Shearer ini didasari oleh keinginannya untuk membangun tim yang dapat memaksimalkan kualitas Harry Kane di lini serang. Menurutnya, pemilihan pemain harus mengutamakan kebutuhan tim secara taktis, bukan sekadar popularitas individu.

Meskipun Bellingham saat ini dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik dunia, Shearer merasa duetnya dengan Harry Kane kurang ideal. Ia melihat Morgan Rogers memiliki potensi lebih besar untuk mengisi peran di belakang Kane, sehingga mampu menjaga keseimbangan taktik tim asuhan Thomas Tuchel.

Shearer Pilih Rogers di Belakang Harry Kane

Dalam sebuah wawancara, Shearer memaparkan susunan lini tengah yang ia anggap paling ideal untuk pertandingan pembuka Inggris di Piala Dunia 2026. Ia secara eksplisit menyatakan bahwa Jude Bellingham sebaiknya tidak menjadi starter.

Shearer mengusulkan kombinasi Elliot Anderson, Declan Rice, dan Morgan Rogers. Menurutnya, formasi ini menawarkan keseimbangan yang lebih baik antara pertahanan, distribusi bola, dan penetrasi ke area lawan.

“Jude tidak menjadi starter untuk saya pada pertandingan pertama. Saya pikir Thomas akan tetap menggunakan kombinasi yang selama ini bekerja dengan baik di timnas Inggris, yaitu Elliot Anderson dan Declan Rice di lini tengah, lalu Morgan Rogers bermain lebih maju di depan mereka. Saya memperkirakan dia akan memilih tiga pemain itu. Itulah yang akan saya lakukan,” ujar Shearer.

Baca juga : Kenaikan Harga Emas dan Minyak Goreng Dorong Inflasi Mei 2026 Capai 3,08%

Morgan Rogers sendiri telah menunjukkan performa yang menjanjikan. Ia menjadi bagian penting dari Aston Villa yang berhasil menjuarai Liga Europa 2025/2026, menunjukkan kemampuannya dalam bermain di level tinggi.

Elliot Anderson Dinilai Berkembang Pesat

Selain mendukung Morgan Rogers, Alan Shearer juga menyoroti perkembangan pesat Elliot Anderson. Pemain yang kini membela Nottingham Forest ini dinilai telah mengalami peningkatan signifikan sejak meninggalkan Newcastle United.

Shearer mengakui bahwa kepergian Anderson dari Newcastle sempat menimbulkan kekecewaan bagi para penggemar, mengingat ia adalah produk akademi klub tersebut. Namun, Shearer meyakini bahwa kepindahan itu justru menjadi katalisator bagi perkembangan karier sang gelandang.

“Anderson telah meningkat tiga atau empat level sejak meninggalkan Newcastle. Sebesar apa pun rasa kecewa saat melihatnya pergi, saya pikir kepindahan itu sangat membantunya karena sekarang dia menjadi bagian penting dari timnya,” kata Shearer.

“Dia adalah talenta luar biasa dan saya yakin dia akan terus berkembang menjadi pemain yang lebih baik lagi,” tambah mantan penyerang Newcastle United tersebut.

Kunci Kesuksesan Inggris di Piala Dunia

Dalam artikel terpisah, Alan Shearer juga menekankan pentingnya Harry Kane bagi ambisi juara Inggris di Piala Dunia 2026. Ia berpendapat bahwa The Three Lions hanya bisa meraih gelar juara jika mampu membangun sistem permainan yang berpusat pada Kane.

Pendapat ini muncul di tengah persiapan timnas Inggris yang ditangani Thomas Tuchel untuk menghadapi turnamen akbar tersebut. Inggris memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara, setelah tersingkir di perempat final pada edisi sebelumnya.

Shearer meyakini bahwa performa terbaik Kane adalah kunci utama kesuksesan Inggris. Sebagai pencetak gol terbanyak dan figur pemimpin di lapangan, peran striker Bayern Munich ini dinilai sangat krusial.

“Jika Inggris ingin tampil baik di turnamen ini, mereka harus menemukan cara untuk mendapatkan performa terbaik dari Harry Kane,” ujar Shearer.

Ia menambahkan, “Kita tidak melihat performa terbaik Harry Kane pada turnamen besar sebelumnya. Jika ingin mendapatkan kemampuan terbaiknya, seperti yang terlihat bersama Bayern Munchen musim ini, Inggris membutuhkan pemain yang terus berlari melewatinya dan bergerak ke ruang kosong di depan.”

Butuh Support yang Lebih Agresif

Shearer menjelaskan bahwa Kane sangat efektif ketika ia turun menjemput bola dan kemudian mendistribusikannya kepada rekan setim yang bergerak di belakang garis pertahanan lawan. Kemampuan Kane dalam membaca permainan dan mengirimkan umpan ke area berbahaya merupakan salah satu kekuatan terbesarnya.

Oleh karena itu, keberadaan pemain yang mampu memanfaatkan umpan-umpan tersebut menjadi sangat penting. Shearer menilai bahwa pada turnamen-turnamen sebelumnya, Inggris belum sepenuhnya memiliki pemain yang dapat memaksimalkan peran Kane dalam skema serangan.

“Dia sangat bagus saat turun ke tengah untuk mendapatkan bola dan kemudian mengirimkan umpan. Namun, Anda membutuhkan pemain yang bergerak melewatinya dan masuk ke area yang lebih tinggi. Pada turnamen sebelumnya, Inggris belum benar-benar memiliki hal tersebut,” jelasnya.