DermayuMagz.com – Jakarta tengah berada di puncak bonus demografi, sebuah periode emas di mana mayoritas penduduknya berada dalam usia produktif. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa generasi Milenial dan Generasi Z mendominasi populasi ibu kota.
Total penduduk Jakarta tercatat mencapai 10,72 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, generasi Milenial menyumbang 24,82 persen, sementara Generasi Z menyusul dengan 24,12 persen dari total populasi.
Jika digabungkan dengan kelompok Post Generasi Z yang memiliki porsi 17,78 persen, ketiga generasi muda ini secara kolektif menguasai 66,72 persen dari seluruh penduduk Jakarta.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menegaskan bahwa komposisi demografi ini menandakan dominasi kaum muda di Jakarta.
“Dari potret demografi Jakarta 2025 penduduk generasi Milenial mencapai 24,82 persen dan Gen Z 24,12 persen dan ini mendominasi,” ujar Chico dalam keterangan resminya.
Generasi Milenial umumnya merujuk pada individu yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996. Sementara itu, Generasi Z lahir pada rentang tahun 1997 hingga 2012.
Kelompok Post Generasi Z mencakup mereka yang lahir pada tahun 2013 dan setelahnya. Generasi X, yang lahir antara 1965-1980, masih menjadi kelompok usia produktif yang signifikan.
Kelompok Baby Boomer, lahir pada 1946-1964, dan Pre-Boomer (lahir sebelum 1945) merupakan segmen penduduk yang lebih tua.
Data ini mengindikasikan bahwa Jakarta sedang menikmati momentum bonus demografi, yaitu periode ketika proporsi penduduk usia produktif sangat tinggi dibandingkan usia nonproduktif.
Chico Hakim menambahkan bahwa Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 memberikan indikasi kuat bahwa Jakarta berada di puncak bonus demografinya.
Selain Milenial dan Generasi Z, penduduk Jakarta dari kelompok Generasi X tercatat sebesar 21,85 persen. Kelompok Baby Boomer menyumbang 10,72 persen, dan Pre-Boomer sekitar 0,71 persen.
Penduduk lanjut usia di Jakarta sendiri mencapai 12,01 persen dari total populasi.
Meskipun jumlah penduduk terus mengalami peningkatan, laju pertumbuhan penduduk Jakarta menunjukkan perlambatan. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan penduduk di ibu kota tercatat sebesar 0,32 persen per tahun.
Total penduduk Jakarta saat ini mencapai 10.724.330 jiwa. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 162.240 jiwa dibandingkan Sensus Penduduk 2020 (SP2020).
Jika dibandingkan dengan Sensus Penduduk 2010 (SP2010), jumlah penduduk Jakarta bertambah sebanyak 1.116.540 jiwa.
Dalam konteks bonus demografi, rasio ketergantungan penduduk Jakarta tercatat sebesar 40,34. Angka ini tergolong rendah, menandakan bahwa beban penduduk usia nonproduktif terhadap usia produktif masih relatif ringan.
Tingkat fertilitas total atau Total Fertility Rate (TFR) di Jakarta adalah 1,79 anak per perempuan. Angka ini mengindikasikan laju kelahiran yang relatif terkendali.
Prevalensi penggunaan alat kontrasepsi di Jakarta mencapai 54,72 persen, yang turut berkontribusi pada pengendalian angka kelahiran.
Menyadari potensi besar dari bonus demografi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah merancang berbagai program strategis. Fokus utamanya adalah memanfaatkan komposisi penduduk usia muda yang melimpah.
Salah satu program unggulan adalah penguatan layanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana di seluruh fasilitas kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan generasi muda.
Di samping itu, Pemprov DKI Jakarta juga berupaya keras dalam pengembangan sumber daya manusia. Ini dilakukan melalui program pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Selain itu, program inkubasi startup dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif juga digalakkan untuk mendorong inovasi dan kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Baca juga: Damkar Batalyon TP 889 Berjuang Padamkan Api di Pertamina Rajaiyang
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi bonus demografi, mengubahnya menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi Jakarta.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk mendapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.






