Kebakaran Besar Melanda Fasilitas Pertamina di Losarang, Dandim Indramayu Tinjau Langsung

Indramayu4 Dilihat

DermayuMagz.com – Kebakaran hebat melanda fasilitas milik Pertamina di SPU-C Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa ini sontak menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar dan petugas yang berada di lokasi. Asap hitam pekat membubung tinggi ke udara, terlihat dari jarak yang cukup jauh, menandakan besarnya api yang membakar.

Menyikapi insiden serius ini, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0616 Indramayu, Letkol Infanteri Arif Wicaksana, secara sigap langsung turun ke lapangan. Kehadirannya di lokasi kejadian menunjukkan betapa pentingnya penanganan kebakaran ini.

Beliau didampingi oleh sejumlah perwira staf dan personel TNI untuk memantau langsung situasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan efektif dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Pihak Pertamina melalui Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa api berhasil dikendalikan dalam waktu yang relatif cepat.

Eko Kristiawan menambahkan bahwa tim pemadam kebakaran Pertamina telah bergerak cepat begitu laporan diterima. Langkah-langkah penanggulangan segera diambil untuk memadamkan api dan mencegahnya meluas.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan awal masih ditelusuri, namun fokus utama saat ini adalah pada pemulihan dan evaluasi kerugian.

Meskipun api telah berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan pendinginan di area yang terdampak. Hal ini penting untuk mencegah api kembali menyala dan memastikan keamanan lokasi.

Dandim 0616 Indramayu, Letkol Infanteri Arif Wicaksana, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Ia memuji kerja sama yang solid antara TNI, Polri, Pertamina, dan tim pemadam kebakaran setempat.

Koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi situasi darurat seperti ini. Kecepatan respons dan sinergi antarinstansi sangat krusial untuk meminimalisir risiko.

Lebih lanjut, Dandim mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Pihak berwenang akan terus memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan hasil investigasi.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya, terutama di area yang berkaitan dengan industri energi seperti fasilitas Pertamina. Keselamatan warga adalah prioritas utama.

Baca juga: Rapat Kerja Komisi IV DPRD, Pramuka Majalengka Jelaskan Prestasi dan Rencana 2026

Pihak Pertamina memastikan bahwa pasokan energi tidak terganggu akibat insiden ini. Operasional di fasilitas lain tetap berjalan normal, dan upaya perbaikan di lokasi kebakaran akan segera dilakukan setelah investigasi selesai.

Tim investigasi gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, Pertamina, dan ahli forensik akan bekerja keras untuk mengungkap akar permasalahan kebakaran. Hasil investigasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai penyebab kejadian.

Beberapa saksi mata di lokasi kejadian menceritakan detik-detik awal munculnya api. Mereka mengaku terkejut melihat kobaran api yang begitu besar dan cepat membesar.

Warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan lokasi fasilitas Pertamina sempat merasakan kekhawatiran yang mendalam. Namun, mereka lega karena api dapat segera dikendalikan oleh petugas.

Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga turut memantau situasi. Mereka siap memberikan dukungan logistik dan bantuan lain yang dibutuhkan dalam penanganan pasca-kebakaran.

Dandim Arif Wicaksana menegaskan komitmen TNI untuk selalu siap siaga dalam membantu penanganan bencana dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Indramayu.

Insiden kebakaran di fasilitas Pertamina ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan operasional yang ketat. Perawatan rutin dan pengecekan berkala pada setiap instalasi industri sangat vital untuk mencegah kejadian serupa.

Pihak Pertamina berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan di SPU-C Rajaiyang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan sistem pengamanan dan mencegah terulangnya insiden ini di masa mendatang.

Kerugian materiil akibat kebakaran ini masih dalam perhitungan. Namun, prioritas utama saat ini adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan memulihkan kondisi operasional secepat mungkin.

Dandim 0616 Indramayu berharap masyarakat dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini, terutama terkait pentingnya menjaga lingkungan dan melaporkan setiap potensi bahaya yang terlihat.

Dengan sigapnya penanganan dan kerja sama yang baik, situasi darurat di Losarang ini berhasil diatasi. Masyarakat Indramayu dapat bernapas lega, meskipun investigasi penyebab kebakaran masih terus berlanjut.