Kebakaran Pabrik BYD di Subang, Ini Penjelasan BYD

Otomotif1 Dilihat

DermayuMagz.com – Sebuah insiden kebakaran dilaporkan terjadi di salah satu gedung yang masih dalam tahap pembangunan di area pabrik PT BYD Motor Indonesia yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik setelah beredarnya foto dan video yang menunjukkan kepulan asap tebal membubung tinggi di lokasi kejadian.

Menanggapi laporan tersebut, pihak PT BYD Motor Indonesia melalui Head of Public & Government Relations, Luther Panjaitan, membenarkan adanya insiden kebakaran di proyek pabrik mereka.

“BYD Indonesia mengetahui adanya insiden yang terjadi di salah satu bangunan yang saat ini masih dalam tahap konstruksi di area BYD Subang,” ujar Luther melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Kamis (4/6/2026).

Lebih lanjut, Luther menjelaskan bahwa kebakaran yang terjadi tergolong kecil dan hanya melanda bagian atap bangunan, sehingga menimbulkan asap.

Situasi tersebut dilaporkan berhasil ditangani dengan cepat. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat insiden ini.

“Penyebab insiden masih dalam proses investigasi. Sementara itu, kami telah menginstruksikan kontraktor untuk semakin memperkuat penerapan protokol dan standar keselamatan di seluruh area proyek,” tambah Luther.

Ia juga menyatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran belum dapat disampaikan kepada publik saat ini, mengingat proses investigasi yang masih berlangsung.

Pabrik BYD di Subang dipilih karena pertimbangan strategis lokasinya yang berdekatan dengan Pelabuhan Patimban. Selain itu, area ini merupakan bagian dari koridor industri otomotif yang terhubung dengan kawasan industri di Karawang dan Cikarang.

Dengan luas lahan mencapai 100 hektar, fasilitas ini direncanakan akan menjadi pusat produksi kendaraan listrik (EV) bagi BYD. Produksi tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik Indonesia, tetapi juga untuk keperluan ekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara.

Investasi BYD di Indonesia

Sebagai bentuk keseriusan dalam memasuki pasar otomotif Indonesia, BYD telah mengalokasikan investasi yang signifikan, diperkirakan mencapai Rp 11,7 triliun untuk pembangunan pabrik ini.

Pada fase awal operasionalnya, kapasitas produksi pabrik ini ditargetkan mampu menghasilkan 150.000 unit kendaraan listrik per tahun.

Progres pembangunan pabrik terus berjalan sesuai rencana. Dengan target untuk mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun mendatang, fasilitas ini diharapkan akan menjadi tonggak penting bagi BYD dalam memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik di Indonesia.