DermayuMagz.com – Timnas Brasil memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan performa gemilang. Kemenangan telak 3-0 atas Skotlandia di laga terakhir Grup C tidak hanya mengukuhkan posisi mereka sebagai juara grup, tetapi juga diwarnai dengan catatan rekor apik, terutama bagi Vinicius Junior.
Pertandingan yang digelar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada 25 Juni 2026, menampilkan dominasi Brasil sejak awal. Vinicius Junior menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol di babak pertama, membuka keunggulan yang kemudian dipertegas oleh Matheus Cunha di paruh kedua. Hasil ini mengantar Brasil mengoleksi tujuh poin, sementara Skotlandia harus puas di peringkat ketiga dengan tiga poin.
Vinicius Jr Ukir Rekor Spesial Bersama Brasil
Kemenangan Brasil atas Skotlandia tidak hanya sekadar tiga poin. Bagi Vinicius Junior, laga tersebut menjadi saksi bisu terciptanya sebuah rekor pribadi yang membanggakan. Pemain berusia 25 tahun ini tampil luar biasa, membuktikan statusnya sebagai salah satu aset berharga bagi Selecao di turnamen akbar ini.
Dari lima gol yang telah dicetak Vinicius di Piala Dunia 2026, tiga di antaranya menjadi gol pembuka bagi Brasil. Catatan ini menunjukkan ketajamannya dalam mengawali serangan dan memberikan momentum positif bagi timnya. Lebih jauh lagi, Vinicius telah menjadi figur sentral dalam kontribusi gol Brasil dalam dua edisi Piala Dunia terakhir.
Secara total, Vinicius terlibat dalam delapan dari lima belas gol yang dicetak Brasil dalam dua turnamen Piala Dunia terakhir. Rinciannya adalah lima gol yang ia cetak sendiri dan tiga assist yang ia berikan. Angka ini menegaskan betapa vitalnya peran sang winger bagi lini serang timnas berjuluk Selecao.
Tak hanya itu, Vinicius juga berhasil menyamai pencapaian langka para legenda Brasil. Ia menjadi pemain kelima dalam sejarah Brasil yang mampu mencetak gol di setiap pertandingan fase grup dalam satu edisi Piala Dunia. Sebelum Vinicius, rekor serupa diukir oleh nama-nama besar seperti Jairzinho pada Piala Dunia 1970, Romario pada 1994, serta duo Ronaldo Nazario dan Rivaldo pada edisi 2002.
Menariknya, Brasil berhasil meraih gelar juara dunia pada ketiga edisi di mana para pemain tersebut mencatatkan rekor mencetak gol di setiap laga fase grup. Hal ini tentu menjadi pertanda positif dan memberikan optimisme tersendiri bagi para penggemar Brasil di Piala Dunia 2026.
Bruno Guimaraes Tampil Efektif
Selain Vinicius Junior, gelandang Bruno Guimaraes juga menunjukkan performa impresif dalam kemenangan Brasil atas Skotlandia. Pemain yang merumput di Newcastle United ini menjadi pilar penting di lini tengah, tidak hanya dalam menjaga keseimbangan permainan tetapi juga dalam mendistribusikan bola.
Dalam pertandingan ini, Bruno Guimaraes berhasil mencatatkan dua assist. Ini merupakan kali pertama baginya mencatatkan dua assist dalam satu pertandingan bersama tim nasional Brasil. Keberhasilannya dalam mengirimkan umpan matang kepada rekan-rekannya semakin menunjukkan kedalaman skuad Brasil.
Lebih lanjut, Bruno Guimaraes juga menjadi pemain yang paling banyak menciptakan peluang berbahaya bagi Brasil di laga tersebut. Ia tercatat menciptakan tiga peluang emas, hanya kalah dari Lucas Paqueta dan Rayan yang masing-masing menciptakan empat peluang. Hal ini menunjukkan kontribusinya yang signifikan dalam upaya membongkar pertahanan lawan.
Dominasi Brasil dalam pertandingan ini juga tercermin dari statistik tembakan. Selecao melepaskan total 11 tembakan di babak pertama, jumlah tertinggi yang mereka catatkan sebelum jeda di Piala Dunia sejak tahun 2018. Catatan ini menyamai jumlah tembakan yang mereka lepaskan saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, menegaskan agresivitas dan intensitas serangan yang ditunjukkan oleh tim asuhan Carlo Ancelotti.
Kemenangan ini tidak hanya mengamankan posisi Brasil di puncak klasemen Grup C, tetapi juga memberikan suntikan moral yang besar menjelang babak gugur. Dengan performa solid dari para pemain kunci seperti Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes, Brasil semakin memantapkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Sumber: FotMob






